
Setelah Hugo pergi Kikan bergegas mengambil tasnya kedalam kamar. Ia berpapasan dengan Vivian, mamanya.
'Mau kemana Kikan?'
"Aku keluar sebentar ma"
"Mama perhatikan kamu dekat dengan Hugo, kamu tidak sedang berpikir untuk masuk kedalam hubungan mereka kan?"
"Ma, bukankah aku sudah mengalah demi cinta mama dan papa Adyaka?"
"Mama hanya cemas Kikan, kamu tidak bisa mengendalikan diri"
Sekarang kecemasan mama itu akan terbukti ujar Kikan dalam hati.
"Mama di tuduh sebagai pelakor, kamu jangan Kikan"
"Jika iya kenapa ma? bukankah kita ini sama, tidak apa kan orang-orang menyebut kita pelakor'' Kikan berkata sinis.
"Kikan!"
"Aku mencintai Hugo ma, hubungan kami ada sebelum papa Adyaka kenal dengan mama, harusnya waktu itu mama tidak menikahi papa Adyaka" suara Kikan meninggi.
Setelah itu Kikan langsung pergi tidak mau mendengar teriakan mamanya lagi. Ia melewati Elsa dan Sean di ruang tengah tanpa menyapa.
Kikan berjalan tergesa-gesa masuk mobil dan pergi tujuannya hanya satu, kekantor stars entertainment.
***
Gedung tiga puluh lantai itu berdiri megah di tengah kota. Parkirannya juga sangat luas di kelilingi taman dan ada kolam dengan air mancur di tengahnya. Di depan itu terparkir mobil mewah dengan harga fantastis.
Kikan memarkirkan mobilnya di sana dan menengadah keatas. Hugo aku datang!
Ia menanyakan pada resepsionis dimana ruangan Hugo berada.
Lantai tiga puluh, lantai teratas di gedung itu.
Kikan langsung menuju kesana di dalam lift ia memeriksa kembali bedak dan lipstiknya. setiba di ruangan Hugo ia disambut oleh Vino dengan kerutan kening. Pria gemulai itu instingnya sungguh luar biasa. Ia menyambut Kikan sinis.
Hugo sedang sibuk dengan penataan kantor barunya itu mulai dari ruangan hingga dengan anggota bawahannya. Kikan muncul kesana dengan senyuman manis "aku tidak sengaja lewat sini, bagaimana hari pertama kamu?" tanya nya pada Hugo.
"Ya beginilah, aku merubah gaya interiornya"
"Itu lebih baik agar kamu nyaman"
__ADS_1
Kikan melihat ruangan Hugo disana ada seorang perempuan cantik berambut pendek , memakai rok span tinggi dan high heels yang sering melihat ke Hugo. Dari tatapannya tidak bisa dipungkiri ia jatuh pada pesona Hugo. Hal itu membuat Kikan emosi.
"Siapa dia?"
"Sekretarisku'
kikan melihat perempuan cantik itu cemburu.
"Kamu ingin balas dendam pada Mey?" tanya Kikan.
"Maksud kamu?"
"Ya, siapa tau dengan perselingkuhan Mey dengan dokter Surya kamu memacari sekretaris kamu"
"Jangan bahas hal itu Kikan, aku mohon"
"Maaf" kikan duduk di sofa dengan mata tidak lepas dari perempuan yang bernama Chika itu. perempuan tinggi langsing itu pergi ke ruangannya disebelah ruangan Hugo.
"Tapi kenapa kamu sangat sensitif jika membahas Mey?"
Hugo tidak menjawab karena ia tidak tau jawabannya mengapa ia tidak mau mendengar pandangan rendah pada Mey.
"Pernikahan itu dilandasi cinta Hugo bukan tanggung jawab"
"Boss mencintai nyai kok, kamu tidak lihat tadi pagi? Vino ikut menyela.
"Ya cintalah, kalau tidak mana mungkin Mey masih di samping Hugo"
"Itu karena keegoisan Hugo" balas Kikan tak mau kalah.
Hugo termenung apa iya Mey disampingnya karena keegoisannya?.
"Jangan pikirkan ucapan ikan bos, ingat tanggung jawab bos"
Vino memeletkan lidah pada Kikan yang dipanggilnya dengan sebutan ikan. Tidak lama kemudian tempat itu ramai Femi dan Roy datang kesana. Juga para artis yang kenal dengan Hugo mereka datang mengucapkan selamat. Sebelum akhirnya Hugo memperkanalkan diri di ruangan meeting.
***
Ruang tengah keluarga Adyatama ramai kedatangan teman-teman Elsa. Mereka adalah para perempuan kalangan atas cantik-cantik dan berpakaian yang mahal. Ada lima orang perempuan dan dua di antaranya yang mempunyai anak, dua orang belum lama menikah dan seorang lagi adalah perempuan lajang. Elsa memperlakukan teman-temannya dengan istimewa. Ia meminta para pelayan menghidangkan makanan-manakan produksi luar negri. Para perempuan itu bercerita tentang kesuksesan karir mereka , harta kekayaan dan kehidupan rumah tangga.
Dari semua perempuan itu yang paling rumit adalah cerita seorang perempuan yang bernama Caleya janda dari dokter Surya yang dulu pergi meninggalkan suaminya demi pria lain. Pria itu adalah sesama artis sama seperti dirinya. Perempuan itu sangat cantik turunan Jerman-Indo. Kulitnya putih tinggi dan tampilannya juga sempurna dari balik celana panjang dan baju hitam ketatnya.
"Bagaimana kabar kamu dengan Renzo?" tanya perempuan yang bernama Fujhi "apa dia masih cinta seperti dulu?'
__ADS_1
Wajah Caleya berubah sedih lalu menggeleng "semuanya tidak seperti hayalanku dulu, rumah tangga aku di ambang kehancuran oleh orang ketiga"
" Renzo sering berlaku kasar padaku kadang dia tidak segan menghardik Key" Caleya melanjutkan ceritanya dan mulai menangis.
"Sabar ya, Ley kita selalu ada untuk mau kok"
Keempat perempuan itu menghibur Caleya, mereka kasihan pada kehidupan rumah tangganya. Tapi tidak dengan seorang perempuan lagi yang bernama Alexa, perempuan lajang yang masih betah hidup sendiri. Ia terlihat ogah memeluk Caleya dan pada akhirnya dengan wajah malas ia memeluk Caleya demi formalitas pertemanan.
"Padahal dulu kamu dan Surya seperti tidak akan terpisahkan, kalian saling cinta dari SMA dan sama- sama support satu sama lain menggapai impian kalian' ujar perempuan yang benama Sarah, seorang perempuan bersuamikan pejabat.
"Diantara kita teman semasa SMA hanya Suryalah yang masih akrab, dia tidak sombong kayak teman-teman yang lain yang sok sibuk" puji Elsa.
Teman-teman Caleya memuji Surya padahal waktu selingkuh dengan Renzo mereka sama sekali tidak mendukung pria itu dan malah terus mengompori hubungan Caleya dan Renzo.
"Tapi kamu tau siapa selingkuhan Renzo?" tanya Fujhi.
Caleya menggeleng sambil menghapus air matanya "ini hukuman buatku yang telah menghianati Surya, sekarang aku tau bagaimana rasanya di hianati pasangan sendiri, Renzo adalah cinta semu ternyata selingkuh itu hanya indah disaat sementara"
"Kabarnya Surya sudah ada gandengan, dia pernah mengajaknya ke acara ulang tahun stars minggu kemaren" ujar Sarah.
"Benarkah? siapa perempuan itu?' tanya Alexa.
"Aku tidak tau hanya melihat wajahnya sekilas setelah itu perempuan itu menghilang, mungkin Elsa tau"
Elsa menggeleng "aku tidak melihatnya"
Para perempuan itu asyik dengan cerita sementara itu anak-anak mereka bermain di lantai termasuk Alfi.
Mey menemani Alfi bermain bersama anak-anak itu. Ada dua orang anak laki-laki Sean dan Miec, lalu seorang anak perempuan cantik bernama Key. Mulanya mereka main robot, mobil-mobilan dan bola tapi setelah itu mereka lari-larian sepanjang ruangan.
Anak perempuan yang bernama Key itu tertawa-tawa sambil mengejar Sean.
"Sean.. tunggu!!"
"Gak mau Key, ayo kejar!!"
BRAK!!!
Key terjatuh kelantai dan menangis. Para perempuan itu menoleh pada anak-anak itu.
"Anak kamu terjatuh Caleya" beritahu Alexa.
"Aduh, gimana baby sitter kamu sih Els, dia gak becus liatin anak-anak" ujar Caleya sembari menghampiri Key yang sedang di bujuk Mey untuk diam.
__ADS_1
Caleya mengira Mey adalah pengasuh rumah itu karena sedari tadi berada di tengah anak-anak yang sedang bermain padahal Mey disana karena menemani Alfi. Mey minta maaf pada Caleya tanpa membahas bahwa ia adalah istri Hugo bukan baby sitter. Karena bagi Mey itu saling menghargai bukan karena siapa dirinya tapi karena sesama manusia meskipun seorang baby sitter sekalipun harusnya di hargai tanpa merendahkan profesi.
Bukankah sesama manusia saling membutuhkan? meskipun ia banyak uang tanpa bantuan orang yang bekerja padanya maka perkerjaan apapun yang dilakukan tidak akan lancar. Seperti pelayan, juru masak, pengasuh dan sopir yang berkerja di rumah itu, tanpa mereka tidak mungkin penghuni dirumah itu akan bisa melakukan hal itu sendiri ditengah pekerjaan mereka yang menumpuk.