Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Berduka


__ADS_3

Mega berjalan menelusuri jalanan yang ramai


Hatinya hancur ketika mengetahui kekasihnya telah menikah dengan gadis lain


Mega berpacaran dengan Dika sudah berjalan Satu tahun


Tetapi hari ini Mega di kejutkan oleh Pernikahan Dika dan Anis yang merupakan teman kuliah Mega


Ternyata selama ini Dika sudah menghianati Mega


Dulu Mega bertemu Dika karena Dika adalah seniornya


Dika lebih tua 2 tahun dari Mega


" Tega sekali kamu Dik kau mempermainkan perasaanku...." ucap Mega yang kini duduk di bangku taman


Tiba" ada telepon dari tetangganya dan mengabarkan kalau Ibunya mengalami kecelakaan


" Assalamu'alaikum Mega ini Ibu Asih nak, Ibumu mengalami kecelakaan dan sekarang sedang di bawa ke Rumah Sakit oleh warga, kamu cepat menyusul ya...." ucap Bu Asih


" Wa' alaikum salam Bu,Inalillahi iya Bu saya akan segera ke sana..."ucap Mega langsung mematikan telepon nya dan langsung datang ke Rumah Sakit


Kini Mega sudah berada di Rumah Sakit dan di situ Bu Asih langsung mendekati Mega


" Mega, kamu kemana saja nak ayo sekarang Ibumu ada di ruang ICU...." ucap Bu Asih


Mega mendekati Ibunya yang terbaring di ranjang Rumah Sakit

__ADS_1


Ada berbagai alat yang menempel di tubuhnya


Air mata Mega luruh seketika melihat Ibunya terbaring tak berdaya


padahal waktu Mega berangkat kuliah, Ibunya masih sehat dan masih beraktifitas


" Ibu kenapa ibu jadi begini hiks..hiks...."ucap Mega memeluk tubuh Ibunya


" Nak maaf kan Ibu yang tak bisa mendampingi kamu sampai dewasa, jaga diri kamu baik" nak. I....Ibu sudah tidak kuat lagi,, " ucap Ibu nya Mega sambil menahan sakit


" Bu aku mohon Ibu jangan bicara yang tidak" Ibu cepat sembuh ya ibu yang kuat bu..." ucap Mega menangis


Tangan Ibu Rani mengelus pipi Mega untuk yang terakhir kalinya


" Asyhadu alla illa ha illalloh WA asyhadu anna muhammadarrosululloh..."tiba" Ibu Rani memejamkan matanya untuk selamanya


Tubuh Mega luruh ke lantai,dia tidak kuat menopang tubuhnya


Kini jenazah Bu Rani di bawa ke rumah duka,


Di sana sudah banyak orang" yang mendatangi rumah Mega


Mega yang baru sadar dari pingsannya, langsung berlari menuju Jenazahnya Ibunya yang sudah terbungkus kain Kafan


" Ibu kenapa Ibu tinggalin Mega Bu.sudah tidak ada lagi yang bangunin Mega, sudah tidak ada lagi orang yang sayangi Mega Bu Aku mau ikut Ibu hiks,, hiks,,, ajak Aku Bu Ibu..." ucap Mega menangis histeris


Ibu Asih merangkul Mega agar menjauh dari jenazah ibunya karena akan segera di kebumikan

__ADS_1


" Nak ikhlaskan Ibumu, ini sudah takdirnya.ikhlaskan Sayang dan doakan Ibumu, jangan di tangisi terus, jangan memberatkan langkahnya Sayang..." ucap Bu Asih memeluk Mega


Kini Jenazah Ibu Rani sudah di antar ke peristirahatan terakhirnya


Mega ikut mengantarkan dengan di papah Bu Asih dan tetangga lainnya


Mega terus menangis, seakan tak percaya Ibu nya yang tadi pagi masih menyiapkan sarapan untuknya,kini sudah terbungkus kain kafan tak bernyawa


Mega terus melihat proses pemakaman Ibunda tercinta


hingga seluruh tubuhnya sudah tidak terlihat.


kini hanya gundukan tanah Merah yang bisa ia pandangi


Satu persatu orang" sudah meninggalkan pemakaman


Kini tinggal Mega dan Ibu Asih


" Nak,, sekarang kita pulang ya,doakan Ibumu jangan di tangisi terus. biarkan Ibumu beristirahat dengan tenang sayang.." ucap Bu Asih menuntun Mega


Mega bangun dan meninggalkan Makam Ibunya


" Istirahat dengan tenang Bu, aku akan selalu doakan Ibu..." ucap Mega dalam hati


Kini Mega berada di rumah, dia berdiam diri di kamar


Menangis dan memegang foto Ibunya

__ADS_1


Di rumah itu masih ada tetangga yang menemani Mega.karena tidak tega kalau Mega di tinggal sendirian


__ADS_2