
Sebenarnya Syafa juga ingin kembali bersama Galang, tetapi luka hatinya masih terasa hingga membuat Syafa belum mau memaafkan Galang.
Syafa memandangi wajah putrinya, wajahnya mirip sekali dengan Galang. bahkan matanya, hidungnya yang mancung dan bibirnya juga. ini adalah Galang versi perempuan.
" Sayang maafin Mama nak, mama belum bisa memaafkan ayahmu... " ucap Syafa mengelus wajah putrinya
Syafa memang mencintai Galang, tetapi dia juga tidak ingin terluka lagi seperti dulu. Syafa masih takut kalau kembali bersama, nanti Galang akan menyakiti lagi.
" Ya Alloh apa yang harus aku lakukan,Mas Galang terlihat sangat menyayangi Maura. aku juga tidak tega kalau harus memisahkan mereka. tetapi aku juga masih takut kalau dia akan menyakiti aku lagi.. " ucap Syafa
Pada saat Syafa sedang memikirkan Galang, ternyata Galang datang ke rumah. dia membawa mainan buat Putrinya, dan kali ini Galang datang bersama Ibu Fatma.
"Assalamu'alaikum.. " ucap Galang dan Bu Fatma
" Wangalaikum sallam.. " jawab Bu Murni sambil membuka pintu
Bu Murni dan Bu Fatma sama" kaget karena mereka ternyata sudah saling mengenal.
" Loh Jeng Murni.. " ucap Bu Fatma kaget
" Jeng Fatma.. " ucap Bu Murni sambil menunjuk ke Bu Fatma
Mereka berdua sama" kaget, dan Galang juga tidak menyangka Mamanya kenal dengan Namanya Syafa.
__ADS_1
" Ayo masuk silakan.. " ucap Bu Murni
Mereka masuk dan di persilahkan duduk,Bu Murni bertanya ke Galang dan Bu Fatma.
" Kok datang sama Galang Jeng, apa jangan" dia itu anakmu.. " ucap Bu Murni
" Iya Jeng, Galang putraku. dia sudah menceritakan semuanya, aku mewakili anakku meminta maaf pada jeng dan keluarga.dan aku berharap kamu tidak dendam pada anakku jeng... " ucap Bu Fatma
" Jeng Fatma, aku tidak akan menghakimi Galang. aku juga disini ikut bersalah karena dulu sudah meninggalkan Syafa,aku hanya kecewa kenapa dulu Galang menyakiti hati anakku. padahal aku tau, Syafa itu anak yang baik.. " ucap Bu Murni
" Tapi Tante aku sudah menyesali perbuatanku, aku ingin menebus semua kesalahanku dulu. aku ingin menjaga dan menyayangi Syafa dan putriku sepenuh hatiku Tan... " ucap Galang
" Iya Lang Tante tau kamu sudah berubah, tetapi mungkin Syafa masih belum bisa menerima maafmu.Tapi kamu jangan menyerah, luluhkan hati Syafa dengan ketulusan cinta dan kasih sayangmu padanya dan Maura.pasti suatu saat hatinya akan luluh, tante tau Syafa anak yang baik dan dia tidak mungkin membiarkan kamu dan Maura berpisah.hanua, saja mungkin lukanya terlalu dalam, sehingga masih sulit untuk dia percaya lagi padamu... " ucap Bu Murni
Bu Murni mengangguk kan kepalanya, dia membenarkan ucapan Bu Fatma
Bu Fatma adalah langganan di butik Bu Murni, Bu Murni memang mempunyai butik, dia menjalani bisnis ini semenjak menikah dengan Ayahnya Wildan.Pak Santoso memang sangat baik dan sangat menyayangi Bu Murni, dia ingin membahagiakan istrinya. Apapun yang di inginkan Bu Murni pasti dia mendukung nya.
" Aku tinggal sebentar ya Jeng, biar aku panggil Syafa dan Maura.. " ucap Bu Murni
" Iya jeng.. " ucap Bu Fatma
Galang juga menganggu kan kepalanya.
__ADS_1
Bu Murni naik ke atas, dia masuk ke kamar Syafa.
" Sayang lagi apa cucu Oma, di bawah ada Ayah Maura loh. turun yuk... " ucap Bu Murni ke Maura
" Fa di bawah ada Galang dan Ibunya, mereka ingin menengok Maura dan kamu. kamu turun ya temui mereka, Ibu tau perasaan kamu. semua orang itu punya masa lalu yang buruk. coba berdamai dengan keadaan, lihat putrimu dia butuh sosok seorang ayah. suatu saat dia besar, dia akan bertanya di mana ayahnya.dan di sekolah,di lingkungan bermain,dia akan melihat temannya yang mempunyai ayah.pasti dia akan merindukan sosok seorang ayah.coba buka hatimu, maafkan kesalahan nya. Ibu juga kecewa tetapi ibu juga pernah kan melakukan kesalahan padamu. tapi ibu juga menyesali perbuatan ibu,dan sekarang ibu ingin membahagiakan kamu.Galang juga begitu, dia sangat menyesali perbuatannya.dia ingin membahagiakan kamu dan putrinya... " ucap Bu Murni panjang lebar
" Tapi Bu, aku masih belum melupakan perbuatan dia padaku. aku juga takut kalau kita kembali lagi, pasti dia akan memperlakukan aku seperti dulu lagi Bu.. " ucap Syafa
" Sayang, semua orang pasti pernah berbuat kesalahan.tapi tidak selamanya kita akan melakukan kesalahan terus menerus kan.coba besarkan hatimu, maafkan kesalahan nya pasti hatimu juga akan tenang, ibu percaya Galang tidak akan menyakiti kamu lagi. kalau itu sampai terjadi, ibu yang akan melindungi kamu dan cucu ibu.. " ucap Bu Murni
Akhirnya Syafa turun setelah Bu Murni membujuk nya. Syafa mendekati Bu Fatma dan Galang, dia mencium tangan Bu Fatma.
" Syafa maafkan Galang dan Tante ya, maafkan kesalahan kami.Tante tidak tau kalau Galang susah menikahi kamu dan kamu juga hamil.Tante benar" minta maaf yang sebesar"nya padamu sayang... " ucap Bu Fatma menggenggam tangan Syafa dan menetes air mata
Syafa menganggukkan kepalanya, dia juga ikut menangis.
Bu Fatma menggendong Maura.
" Cucu Eyang, kamu persis sekali dengan ayahmu.kamu ini Galang Versi perempuan ya sayang... " ucap Bu Fatma menciumi pipi cucunya
Bu Murni mengajak Bu Fatma,Nenek Siti dan cucunya pergi ke taman dekat rumah,Bu Murni ingin Syafa dan Galang berbicara berdua dari hati ke hati.
Setelah kepergian mereka kini tinggal Galang dan Syafa
__ADS_1