Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Kinan Bertemu Rayyan


__ADS_3

Maura kini sudah berhasil menjadi Dokter, dia kuliah di ilmu kedokteran.Galang membuat kan rumah sakit untuk Maura praktek. Galang dan Syafa ingin Maura jadi Dokter yang berguna bagi semua orang.


Pagi ini mereka sarapan bersama.di sela" sarapan mereka,Syafa berbicara pada Putrinya.


" Sayang hari ini kamu mulai praktek kan di rumah sakit?.. " ucap Syafa sambil melihat Maura


" Iya Mah, aku mulai praktek di sana... " ucap Maura tersenyum


"Syukurlah, semoga kamu bisa jadi Dokter yang baik dan menolong sesama manusia ya sayang.. " ucap Syafa


Maura mengangguk dan tersenyum pada Mamanya, sedangkan Kinan hanya menunduk, dia terus memakan makanannya.Kinan akan berangkat ke kampus pagi ini.


" Mah Pah aku pamit dulu... " ucap Kinan sambil mencium tangan kedua orang tua nya


" Iya Kinan hati"... " ucap Syafa dan Galang


" Oma, aku pergi dulu ya... " ucap Kinan juga mencium tangan Oma nya


" Iya Sayang, semangat menuntut ilmunya ya, hati" di jalan... " ucap Bu Murni


" Iya, Assalamu'alaikum... " ucap Kinan melangkah keluar


Tidak lama kemudian, Maura juga pamit. dia mencium pipi Mamanya dan Papanya, beda dengan Kinan tadi.Kinan yang belum sampai pintu, dia melirik ke Maura.ada, rasa sedikit kesal pada Orang tuanya.Tapi rasa itu dia tepis, dia bergegas mengambil motornya dan segera meninggalkan rumahnya.


Di dalam perjalanan, Kinan terus saja terbayang perlakuan Orangtuanya tadi.di saat Kinan mencium tangan Mamanya, bahkan Syafa tidak sedikitpun menoleh ke arahnya, dia sibuk melahap makanan nya. tapi beda dengan Maura, pada saat Kakaknya pamitan.Orang tuanya mencium pipi Maura dan terlihat sangat menyayangi nya.


Pada saat Kinan sedang mengendarai motornya,karena dia sambil memikirkan sesuatu dia tidak fokus.Kinan hampir saja menabrak mobil yang berhenti di depannya. alhasil Kinan menghindari mobil tersebut dan menabrakkan motornya ke trotoar. Kinan terjatuh tertindih motornya


Brak.... suara motor Kinan jatuh menabrak trotoar.


"Auh... astaghfirullah... " ucap Kinan


Pria yang berada di mobil tersebut keluar dan mendekati Kinan, karena melihat motor Kinan terjatuh.


Pria tersebut langsung menolong Kinan


" Are you oke Nona?.. " ucap Rayyan sambil membantu Kinan berdiri


" Iya saya tidak apa", Terima kasih sudah menolong saya.. " ucap Kinan sambil memegangi tangannya yang luka


Rayyan yang melihat tangan Kinan berdarah, dia langsung memberikan sapu tangannya untuk menahan darah yang mengalir di tangan Kinan.


" Tangan kamu berdarah, biar aku antar kamu ke rumah sakit.lukamu harus segera di obati.. " ucap Rayyan


" Tidak apa" ini cuma luka ringan kok.. " ucap Kinan


" Lihat kaki kamu juga kayanya terkilir deh,ayo aku antar ke rumah sakit. biar motor kamu anak buahku yang urus.. " ucap Rayyan

__ADS_1


Sebenarnya Kinan merasakan nyeri di tangannya, dan kakinya juga terasa sakit.Kiban mencoba berjalan tetapi kakinya terasa sangat nyeri.


"Auh... " ucap Kinan memegangi kakinya yang sakit


" Sudah ayo... " ucap Rayyan memapah Kinan menuju mobilnya


Kinan merasa malu, tetapi karena terpaksa akhirnya dia mau mengikuti saran Rayyan.


Sampai di mobil, Rayyan menyuruh Rendi membawa motor Kinan ke bengkel terdekat.


" Ren, kamu bawa motor itu ke bengkel ya.aku mau antar dia ke rumah sakit dulu.. " ucap Rayyan


" Iya Ray,ngomong" aku nanti langsung ke kantor atau nganter motornya ke rumah dia... " ucap Rendi


" Kamu langsung ke kantor saja, motornya tinggal dulu.. " ucap Rayyan


" Oke Bos.. " ucap Rendi sambil keluar dari mobil


Kini Rayyan menjalankan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.


" Maaf nama kamu siapa? aku Rayyan... " ucap Rayyan sambil melirik ke Kinan


Kinan menatap wajah Rayyan.memang mereka belum pernah ketemu sebelumnya. tapi Kinan merasa tidak asing dengan wajah Rayyan.


" Em... saya Kinan Kak... " ucap Kinan


Tidak lama kemudian mereka sampai di rumah sakit yang masih tergolong baru,Rayyan masuk memapah Kinan dan memanggil Suster.


"Suster tolong teman saya sus.. " ucap Rayyan


Suster datang membawa kan kursi roda untuk Kinan.


Rayyan mendorong kursi roda dan masuk ke ruangan periksa.


" Maaf Pak silahkan anda keluar dulu,biar kami periksa dulu teman anda.silahkan urus administrasi nya dulu ya Pak.. " ucap Suster


" Baik Suster... " ucap Rayyan keluar dari ruangan tersebut


Pada saat Rayyan keluar tidak sengaja berpapasan dengan Maura


"Loh Sayang kok kamu ada di sini?.. " ucap Maura pada Rayyan


" Maura,kamu praktek disini Sayang?.. " ucap Rayyan


Maura dan Rayyan memang berpacaran, mereka menjalin hubungan pada saat kuliah dulu sampai sekarang.Memang Rayyan sesekali datang ke rumah Maura, tetapi tidak pernah bertemu dengan Kinan.


" Iya Sayang aku antar cewek yang hampir nabrak mobil aku tadi,dia menabrak trotoar dan jatuh dari motornya. dia terluka jadi aku antar dia ke rumah sakit... " ucap Rayyan

__ADS_1


"Ooh cewek ya... " ucap Maura


" Engga sayang, kan di hati aku udah ada kamu.. " ucap Rayyan


"Oke percaya deh,ya sudah aku mau periksa dulu pasien di dalam ya... " ucap Maura sambil meninggal kan Rayyan


Maura masuk dan mendekati pasien yang sedang di tangani Suster.


"Loh Dek... kamu kenapa?.. " ucap Maura


" Kakak?.. "ucap Kinan kaget


" Kamu kenapa kok bisa gini sih?.. "ucap Maura


" Nggak apa" kok Kak. cuma lecet sedikit.. " ucap Kinan


Pada saat Maura memeriksa Kinan, Rayyan masuk ke ruangan tersebut.


"Gimana keadaan kamu? nggak parah kan... " ucap Rayyan


" Ooh jadi Kinan yang kamu maksud tadi Ray?... "ucap Maura pada Rayyan


" Loh kok kamu kenal dia?.. " ucap Rayyan


" Ya kenal lah,Kinan ini adik aku tau... " ucap Maura tersenyum


" Ooh pantes saja agak mirip dikit.. " ucap Rayyan


Kinan juga bingung melihat obrolan mereka.


" Oh iya Dek, ini Rayyan pacar Kakak.. " ucap Maura pada Kinan


" Ooh,iya Kak aku juga baru kenal Kak Rayyan tadi... "ucap Kinan


" Kamu gimana sih Dek,kok kamu bisa kecelakaan begini.makanya kalau naik motor itu jangan sambil melamun.. " ucap Maura


"Iya Kak.. " ucap Kinan menunduk


" Ya sudah Kinan, Maura.aku pergi dulu ke kantor ya.Kinan kamu cepat sembuh ya.. " ucap Rayyan


" Iya Kak, terimakasih sudah menolong aku.. " ucap Kinan tersenyum


" Iya sama ".... " ucap Rayyan


Maura mengantar Rayyan keluar,Kinan melihat kepergian mereka dengan perasaan yang campur aduk.


"Ternyata dia pacarnya Kak Maura, beruntung sekali kamu Kak. sudah di sayang sama Mama dan Papa,punya pacar juga baik ganteng lagi. semoga aku kelak bisa dapat jodoh yang baik juga ya Alloh.. amin.. " ucap Kinan

__ADS_1


__ADS_2