Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Hari Pertama Kuliah


__ADS_3

Hari ini Jihan akan pindah kuliah di kampus ternama di Jakarta.pagi" sekali dia sudah berangkat menuju kampus.


"Jihan sarapan dulu Sayang.. " ucap Papi Alex


"Nanti aja deh Pi,aku buru" soalnya.. " ucap Jihan


" Sayang.. jaga kesehatanmu,setidaknya minum susu dan makan roti bakar dulu ini. Kasihan Bibi sudah membuatkan untukmu.. " ucap Papi Alex


"Iya deh pi.. " ucap Jihan


Kini Jihan terpaksa memakan sarapannya di rumah. setelah selesai, dia cepat" pergi ke kampusnya


"Pi aku berangkat dulu ya.. " ucap Jihan


" Iya Sayang.. hati " di jalan, jangan ngebut.semangat kuliahnya ya.. " ucap Alex tersenyum


" Iya Pi.. Assalamualaikum.. " ucap Jihan sambil mencium tangan Papinya


" Wa'alaikum sallam.. " ucap Alex


" Maafkan Papi Jihan,Papi belum bisa memberitahukan kebenarannya padamu. Papi tidak mau kamu kecewa sama Papi nak.dan untuk Kak Celine, maafkan aku karena sudah membawa putrimu tanpa seijin mu... " ucap Alex


Alex memang sudah tau kalau Celine telah kehilangan Kinan. dia juga sempat datang ke pemakaman Kinan.bahkan selamatannya pun diadakan di rumah Celine.


Kini Jihan sudah berada di kampusnya,semua orang kaget saat melihat Jihan. mereka kira dia adalah Kinan.


Saat Jihan berjalan masuk ke kelas, dia langsung duduk di kursi tanpa melihat kesana kemari. tiba" Dea yang melihat Jihan, dia kaget dan mendekatinya


" Kinan... kamu Kinan kan. syukurlah kamu masih hidup. ternyata kabar tentang kamu meninggal itu hoax Ki.. " ucap Dea sambil memeluk Jihan


Jihan yang di peluk tiba" merasa terkejut, apalagi dia mendengar tentang meninggal.


" Maaf maksud kamu apa ya? apa kita sudah pernah bertemu sebelumya.. " ucap Jihan

__ADS_1


" Kinan.. kamu lupa sama aku? sahabatmu sendiri.. " ucap Dea kecewa


" Bukan begitu, emm maksudnya siapa Kinan.namaku Jihan,aku pindahan dari Singapore.. " ucap Jihan tersenyum


" Ooh Jihan, aku kira kamu Kinan.kamu sangat mirip sekali dengannya, bahkan seperti kembar.cuma bedanya kamu lebih modis dan cantik sih. kalau Kinan, dia anaknya sederhana.. " ucap Dea


Deg..." Kembar? apa iya aku punya kembaran.tapi Papi tidak pernah berbicara apapun tentang kehidupanku... " ucap Jihan dalam hati


"Emm...mungkin hanya mirip saja kali.. " ucap Dea tersenyum


" Ooh iya namaku Dea,Dea Anandita... " ucap Dea sambil mengulurkan tangannya pada Jihan


" Iya.. aku Jihan. Jihan Anastasya.. " ucap Jihan membalas uluran tangan Dea


" Bolehkah aku menjadi temanmu Jihan.. " ucap Dea


" Iya.. boleh kok,terimakasih ya sudah mau berteman denganku disini. aku jadi ada teman deh,senang berteman denganmu Dea... " ucap Jihan senang


Dosen datang dan di belakangnya terlihat Sandi baru masuk.Sandi langsung duduk di kursi kosong dekat dengan Jihan.


Deg... " itu kan gadis ya g kemarin makan di restoran.ternyata dia kuliah disini juga... " ucap Sandi saat melihat Jihan


Jihan yang ditatap oleh Sandi tidak memperdulikan nya.dia tetap fokus mengikuti pelajaran.


Setelah bel berbunyi,kini waktunya mereka beristirahat. Jihan dan Dea berjalan ke kantin.


" Jihan kamu mau pesan makanan apa?.. " ucap Dea


" Emm.. Bakso aja deg De, sama es teh manis.. " ucap Jihan


Deg.. " Bahkan kalian suka makanan yang sama.Kinan apa benar ini bukan kamu.. " ucap Dea


" De.. kok melamun,apa ada yang salah sama pesanan ku... " ucap Jihan

__ADS_1


" Eh... enggak kok,ya udah aku pesan dulu ya.. " ucap Dea meninggalkan Jihan sendiri di bangku


"Ehem.. permisi, boleh saya duduk di sini?.. " ucap Sandi


" Oh silahkan.. " ucap Jihan


Setelah itu Jihan kembali melihat Hp nya kembali, dia terlihat cuek dengan kehadiran Sandi


" Sikapnya sangat dingin sekali ternyata... " ucap Sandi dalam hati


Setelah cukup lama, Dea datang membawa pesanan mereka.


" Loh San, ternyata kamu disini.. " ucap Dea


" I... iya De.. " ucap Sandi tersenyum kikuk


" Jihan, ini Sandi teman sekelas kita.dia anak pemilik kampus ini loh.. " ucap Dea


Jihan menatap Sandi dan tersenyum


Tapi sesaat kemudian dia ingat, kalau pernah ketemu dengan Sandi di Restoran kemarin.


"Bukannya kita pernah ketemu ya,di resto kemarin kalau nggak salah... " ucap Jihan


" I.. iya, kemarin kita bertemu di resto.. " ucap Sandi tersenyum


"Ooh... aku Jihan.. " ucap Jihan mengulurkan tangannya


" Aku Sandi... " ucap Sandi tersenyum


Sandi merasa sangat bahagia, ternyata Tuhan mempertemukan dia dengan orang yang mirip dengan Kinan.


" Alhamdulillah ya Allah,aku bisa bertemu dengannya.aku berharap ini awal yang baik buatku.. " ucap Sandi dalam hati

__ADS_1


__ADS_2