Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Kekecewaan Mega Pada Rayyan


__ADS_3

Kinan merasa sangat hina dan rendah.Rayyan yang sudah menodainya malah menghina dia serendah" nya. dia juga punya perasaan,dia juga bukan barang yang seenaknya saja di lemparkan kesana kemari .


" Kamu jahat Rayyan.aku akan selalu mengingat semua perkataanmu. walaupun aku hamil, aku tidak akan pernah meminta pertanggungjawaban darimu.lebih baik aku pergi saja dari sini.aku tidak mau lagi bertemu dan melihat dia... " ucap Kinan


Kinan membereskan semua barangnya, dia akan pergi kalau di rumah ini tidak ada orang.Kinan juga menulis surat untuk Bi Minah dan Bu Mega, dia meminta maaf dan berterimakasih atas kebaikan meeka selama ini.


Sore ini rumah terlihat sepi.Bu Mega dan Pak Devan sedang pergi ke luar kota, sedangkan Sandi ke rumah temannya.Rayyan sedang di kamarnya, istirahat.


Kinan pergi saat Bi Minah juga di kamar mandi.dia tidak ingin kalau Bi Minah melihat kepergiannya, pasti akan banyak Pertanyaan.


Kinan pergi dengan langkah cepat.dia keluar dengan memakai masker.Setelah berhasil keluar dari rumah,dia langsung menyetop taksi.


" Alhamdulillah ya Alloh tidak ada yang lihat. aku harus cepat " pergi dari kota ini. aku harus pergi jauh sejauh mungkin.. " ucap Kinan dalam hati setelah sudah berada di dalam taksi


" Mau kemana Neng?.. " ucap Sopir taksi


" Ke Stasiun ya Pak.. " ucap Kinan


Kinan menyandarkan badannya di kursi penumpang,dia menutupi wajahnya dan meneteskan air mata kesedihan.


" Kenapa nasibku begini Tuhan, kapan aku merasakan kebahagiaan.aku sudah tidak punya harga diri lagi, tidak ada lagi laki" yang mau menerima ku.aku sudah ternoda, aku hina dan kotor... " ucap Kinan dalam hati


Kinan menangis, dia terlalu merasakan sakit hatinya.orang" menghinanya, bahkan tidak tau dia salah apa.Ibunya yang berbuat, anaknya yang harus menanggung semua penderitaan.


" Maaf Neng,ini ada tisu kalau mau.. " ucap Pak Sopir yang melihat Kinan menangis


" Terimakasih Pak, maaf mengganggu bapak.. " ucap Kinan


" Tidak apa Neng, kalau sedih keluarkan saja. jangan di tahan... " ucap Pak Sopir tersenyum


Setelah cukup lama, kini Kinan sudah sampai di stasiun.dia membayar dan langsung turun dari taksi.


" Terimakasih ya pak.. " ucap Kinan


" Iya Neng, sama"... " ucap Pak Sopir tersenyum


Kinan langsung memesan tiket untuk ke luar kota. dia akan pergi ke kota Jawa Tengah.


Saat ini Kinan sudah berada di dalam kereta.dia duduk bersandar di kursi penumpang dan menatap ke luar jendela.


" Mungkin kalau aku dulu tidak di bawa oleh Papa Galang, aku sudah tiada di dunia ini.lebih baik aku mati daripada hidup selalu menderita... " ucap Kinan dalam hati


Kinan terus saja meneteskan air mata.rasanya sangat sakit dan tidak bisa melupakan ucapan orang" yang menghinanya.


" Aku harus kuat jalani hidup ini,walaupun aku sudah kotor, aku akan berusaha memperbaiki hidupku.. " ucap Kinan


Tiba" ada seorang wanita berhijab yang duduk di samping Kinan.


" Permisi mba, boleh saya duduk disini... " ucap Wanita tersebut

__ADS_1


" Iya Bu, silahkan.. " ucap Kinan tersenyum


" Mba mau kemana?.. " ucap Wanita tersebut


Kinan menggeleng pelan


" Jadi kamu tidak tau mau pergi kemana.. " ucap Bu Siti


"Tidak Bu, saya pergi dari rumah majikan saya karena ada sesuatu hal.saya ingin pergi jauh Bu.. " ucap Kinan berkaca"


" Ya sudah,kamu ikut ibu saja ya.kebetulan ibu mau pulang kampung.. " ucap Bu Siti


" Perkenalkan saya Bu Siti... " ucap Bu Siti sambil mengulurkan tangannya


" Saya Ki..... emm. saya Ais Bu... " ucap Kinan


Dia ingin merubah panggilannya.dia tidak mau orang" mengetahui jati dirinya.


" Ooh Ais,pasti Aisyah ya... " ucap Bu Siti


" Iya Bu.. " ucap Kinan tersenyum


Bu Siti menatap wajah Kinan


" Sepertinya kamu memikul beban yang sangat berat Ais,ibu bisa lihat dari matamu.di matamu tersimpan kesedihan yang amat sangat dalam.. " ucap Bu Siti dalam hati


" Bu, sebenarnya saya dari jakarta. saya pergi dari rumah karena mereka ternyata bukan orangtuaku.saya pergi ke Bandung dan bertemu Bu Mega dan bekerja disana.tapi sekitar satu minggu yang lalu, aku dinodai oleh anaknya majikanku Bu.yang ternyata dua adalah pacar dari Kakak angkatku.aku memilih pergi dari rumah itu.aku sudah kotor Bu, aku hina.. " ucap Kinan menangis


" Astaghfirullah,jadi kamu sudah di p****** oleh anaknya majikanmu... " ucap Bu Siti kaget


" Iya Bu, tapi dia tidak mau bertanggungjawab atas perbuatan nya.malah dia menghinaku habis" an.. " ucap Kinan


"Kamu yang sabar ya ndok,kamu ikut Ibu ke rumah.Ibu juga hidup sendiri, suami ibu menikah lagi dulu.anak ibu satu sedang kuliah di jakarta.. " ucap Bu Siti


" Tapi saya takut merepotkan Bu.. " ucap Kinan


" Kamu tidak usah khawatir,malah ibu senang jadi ada teman ngobrol di rumah... " ucap Bu Siti


Sedangkan di Bandung.


Rayyan turun dari kamarnya, dia ingin melihat Kinan. setelah penghinaan nya tadi, dia ingin melihat Kinan. apakah dia baik" saja atau malah terpuruk.


Rayyan mengedarkan pandangan nya, tetapi tidak terlihat Kinan sama sekali.


" Bi Kinan mana, kok dia nggak kelihatan. suruh dia bikinin kopi ya bi.antarkan ke taman.. " ucap Rayyan pada Bi Minah


" Baik Den... " ucap Bi Minah


Bi Minah berjalan ke kamar Kinan, dia mengetok pintu tetapi tidak ada jawaban.akhirnya dia membuka pintu kamarnya dan masuk kedalam.

__ADS_1


" Neng... neng Kinan... " ucap Bi Minah


Saat sudah masuk,dia melihat di atas bantal terdapat selembar kertas.Bibi segera mengambilnya dan membaca tulisan tersebut. Alangkah kagetnya dia saat tau kalau Kinan ternyata sudah pergi dari sini.


Bi Minah langsung berlari mencari Rayyan.


" Den... Den Rayyan.Neng Kinan Den.dia pergi dari sini.. " ucap Bi Minah sambil memberikan selembar kertas pada Rayyan


" Pergi?.. maksudnya... " ucap Rayyan sambil menerima kertas tersebut


Rayyan membaca tulisan dari Kinan,dia juga kaget.ternyata,Kinan memang benar" pergi.


" Kinan kamu pergi dari rumah ini,apa kata" ku terlalu menyakiti mu Kinan.. " ucap Rayyan


Tiba" Sandi pulang,Bi Minah juga mengatakan hal itu pada Sandi. Sandi juga kaget, dia langsung mendekati Rayyan.


" Ini semua gara" kamu Kak.kamu sudah memperkosa Kinan dan menghina dia.dia itu tidak salah apa",kenapa harus jadi korban hah!! kamu sudah keterlaluan,kamu sudah menghancurkan masa depannya... " ucap Sandi marah


" Ku memperkosa dia itu tidak sengaja San,aku juga tidak mungkin menikahinya. karena aku tidak mencintai nya... " ucap Rayyan


Sandi yang marah, dia pergi lagi. dia akan mencari Kinan.


Deg... " Pah apa Mama tidak salah dengar,Rayyan memperkosa Kinan.dan kini Kinan pergi Pah... " ucap Mama Mega shock


" Sabar Mah, kita tanya dulu sana Rayyan... " ucap Devan


" Rayyan apa benar yang kamu katakan itu hah?!!! kamu sudah memperkosa Kinan, tapi kamu malah tidak mau bertanggungjawab.hati nurani mu itu dimana Rayyan.apa pernah,Papa ajarkan kamu untuk jadi seorang pengecut.kamu itu laki", seharusnya kamu punya rasa tanggungjawab yang besar. jangan jadi pecundang... " ucap Devan marah


" Maafin aku Mah Pah.aku memang salah, aku sudah menodai Kinan.. " ucap Rayyan


" Maafmu sudah terlambat. kenapa kamu tidak jujur pada kita kemarin".bagaimana kalau dia sampai hamil,apa kamu tidak kasihan kalau kelak anakmu akan dipandang gina okeh orang" Ray.. " ucap Mama Mega menangis


Rayyan terduduk di kursi panjang, dia menutupi wajahnya dan mengusap nya kasar.


" Sekarang cari dia,kamu harus bertanggungjawab.soal Maura, biar nanti kita hadapi bersama.yang lebih penting sekarang Kinan harus ketemu dulu... " ucap Papa Devan


" Tapi Pah,aku tidak mau menikahinya.lalu Maura bagaimana.. " ucap Rayyan


"Maura lagi,buat apa kamu mikirin Maura.kamu sudah mengkhianati nya, apa masih punya muka kamu pada dia.kamu sudah menodai orang lain,tapi kamu ingin menikahi Maura... " ucap Papa Devan


" Mama kecewa sama kamu Ray,Mama selalu mengajarkan kamu untuk menghormati wanita.bukan menyakiti nya.. " ucap Mama Mega menangis


Rayyan duduk termenung.dia tidak ingin menyakiti hati Maura, tetapi dia juga harus bertanggungjawab atas perbuatan nya pada Kinan.


Mama Mega dan Papa Devan masuk ke rumah, mereka langsung masuk ke kamar.Mega menangis, dia sangat kecewa dengan perilaku anaknya.


"Semoga Kinan bisa kita temukan.kasihan kalau dia sampai hamil, aku tidak mau dia merasakan seperti aku dulu. hamil tanpa suami, dihina dan dipandang rendah orang".rasanya sakit Pah..." ucap Mega


" Iya Mah, pasti Kinan akan kita temukan. aku akan menyuruh orang untuk mencari keberadaannya.. " ucap Papa Devan sambil memeluk tubuh istrinya

__ADS_1


__ADS_2