Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Hari Pertama Masuk Kantor


__ADS_3

Hari ini Amel akan berangkat kerja.


Pak Arya dan Devan menyuruh Amel ikut bekerja di Perusahaan milik keluarganya. Sebenarnya Amel tidak mau tapi Ayahnya dan Devan memaksanya


" Mel kamu berangkat sama aku aja ya,, " ucap Devan


" nggak ah kak, aku berangkat sendiri saja,, " ucap Amel


" Emangnya kenapa ngga mau sama Kakak, apa kamu malu,, " ucap Devan


" Enggak Kak, cuma pengin berangkat sendiri aja,, " ucap Amel sambil mengunyah makanannya


Sesudah sarapan mereka berangkat kerja dengan membawa mobil sendiri "


"Aku berangkat dulu Mah,, " ucap Amel sambil mencium tangan Mamanya


" Iya Sayang,hati" ya,,,, " ucap Bu Dela


Kini Amel masuk ke mobilnya dan dia pun berangkat ke kantor


Setelah sekitar 20 menitan Amel sampai ke Kantor


Dia berjalan masuk ke ruangannya


Dean yang melihat Amel datang,dis langsung menyapanya


"Pagi Mel,, " ucap Dean


" Pagi juga Kak,, " ucap Amel tersenyum


" Kamu sudah tau belum mel, di mana ruangan kamu,,, " ucap Dean


" Belum Kak,ini mau aku cari,," ucap Amel


" Ya udah aku anterin ya cari ruangannya,," ucap Dean


" Oke deh,," ucap Amel senyum


Kini Dean mengantarkan Amel ke ruangannya


Ruangan Sekertaris Devan


Mereka naik lift untuk menuju lantai lima


Amel terlihat kikuk karena mereka berdua di dalam lift


" Aduh kok kita cuma berdua sih,, kan aku jadi grogi,, " ucap Amel dalam hati


" Ehem,, Mel maafin aku waktu itu ya,,, aku terlalu sibuk dengan urusanku jadi aku sampai lupa meninggalkan kamu sendiri,, " ucap Dean

__ADS_1


"I,,, iya Kak ngga apa", lagipula dia lebih penting dari aku kok,, " ucap Amel


" Tapi,,, " ucap Dean menggantung karena pintu lift sudah terbuka


Amel melangkah keluar dari lift duluan dan di ikuti Dean


" Amel ini meja kerja kamu dan itu meja kerja aku, kita satu ruangan,, " ucap Dean menunjukkan meja kerja pada Amel


" Iya Kak,, Terima kasih,, " ucap Amel


Amel langsung duduk di meja kerjanya dan langsung melaksanakan tugasnya


" Mel kalau ada yang belum kamu tau,tanyakan saja padaku. nanti aku bantu,, " ucap Dean


" Oke Kak, siap,,, " ucap Amel tersenyum


Kini Dean menuju meja kerjanya


Dean yang meja kerjanya tidak jauh dari Amel


Dia sering melirik ke Amel


" Andai kamu tau Mel, dari dulu aku sudah menyukai kamu. tapi aku takut jika jujur padamu,, " ucap Dean dalam hati


Kini mereka fokus bekerja sampai jam istirahat


" Mel, kamu mau makan siang dimana? mau ngga kalau kita makan siang bersama,, " ucap Dean


Dean sangat senang karena bisa makan siang bersama dengan Amel


Dean bertanya pada Amel


" Mel,kita makan di mana. itu ada tukang bakso kamu mau ngga,, " ucap Dean


" Boleh deh, ayo,,, " ucap Amel


Mereka menyebrang jalan, karena tukang bakso nya ada di seberang jalan depan Kantor


Karena Sekarang waktu istirahat, tempat" makanan dan jajanan di depan Kantor terasa sangat ramai


Devan yang melihat Amel dan Dean makan bersama hanya melihat nya sekilas


Dia tidak mendekati mereka, karena dia akan makan siang bersama kliennya di Resto dekat Kantor


Kini Amel dan Devan sudah duduk di bangku dan menunggu pesanan


" Silahkan Neng,, Mas,,, " ucap Abang bakso sambil menaruh dua mangkok bakso di depan Amel dan Dean


" Iya Pak,, terimakasih,, " ucap Amel dan Dean

__ADS_1


Amel membumbui baksonya dengan di beri kecap, saus dan sambal


Dean yang melihat Amel menaruh sambal yang lumayan banyak jadi ngeri


" Mel,jangan kebanyakan sambalnya nanti perutmu sakit loh,," ucap Dean


"Tenang saja Kak, aku udah biasa makan sambal banyak,, " Ucap Amel sambil menyeruput kuah baksonya


Dean yang melihat hanya geleng" kepala


Kini mereka makan dan sesekali mengobrol


" Gimana Mel pekerjaan nya, apa ada yang kamu ngga ngerti,, " ucap Dean


" Em sementara ini ngga ada sih Kak, tenang saja kalo nanti ada yang aku ngga paham, aku tanya deh sama Kamu,, " ucap Amel


" Baguslah kalau begitu, semoga kamu betah deh,, " ucap Dean tersenyum


" Ya semoga saja Kak,, " ucap Amel


Kini mereka sudah selesai dan mereka akan kembali lagi ke kantor


Mereka menyebrang untuk menuju Kantor. Tetapi tiba" ada mobil yang melewati mereka dengan cepat.


" Awas Mel,, " ucap Dean sambil menarik Amel ke pelukannya


"Aahh,,, " ucap Amel sambil menutup matanya


Dean memeluk Amel dengan erat,Amel juga memeluk Dean


Mereka menjadi perhatian orang" di sekelilingnya


" Kamu ngga apa" kan Mel,, " ucap Dean sambil memandangi wajah Amel


" E,, enggak Kak cuma kaget aja tadi,, " ucap Amel yang masih merasakan gemetaran


" Ya sudah ayo kita masuk,, " ucap Dean sambil menggandeng tangan Amel


Amel hanya nurut saja saat Dean menggandeng tangannya


Kini Mereka sudah sampai di atas dan Devan mendekati mereka


" Ada apa tadi Dev,, kok semua karyawan membicarakan kamu Sama Amel,, " tanya Devan


"Tadi kota habis makan siang Dev, tapi saat kita nyebrang ada mobil yang melaju dengan kencang. hampir saja kita jadi korban nya. untuk kita cepat menghindar,, " ucap Dean


"Ya ampun,,,kalian ngga kenapa" kan Dek,makannya kalo nyebrang tuh hati" ,,, " ucap Devan


" Iya Kak,aku ngga apa" kok.cuma aku kaget aja tadi,, " ucap Amel

__ADS_1


" Ya sudah lanjutkan pekerjaan kalian, aku masuk dulu,, " ucap Devan


Kini mereka melanjutkan pekerjaannya masing" sampai jam pulang tiba


__ADS_2