
Hari ini Amel akan berangkat kerja.
Pak Arya dan Devan menyuruh Amel ikut bekerja di Perusahaan milik keluarganya. Sebenarnya Amel tidak mau tapi Ayahnya dan Devan memaksanya
" Mel kamu berangkat sama aku aja ya,, " ucap Devan
" nggak ah kak, aku berangkat sendiri saja,, " ucap Amel
" Emangnya kenapa ngga mau sama Kakak, apa kamu malu,, " ucap Devan
" Enggak Kak, cuma pengin berangkat sendiri aja,, " ucap Amel sambil mengunyah makanannya
Sesudah sarapan mereka berangkat kerja dengan membawa mobil sendiri "
"Aku berangkat dulu Mah,, " ucap Amel sambil mencium tangan Mamanya
" Iya Sayang,hati" ya,,,, " ucap Bu Dela
Kini Amel masuk ke mobilnya dan dia pun berangkat ke kantor
Setelah sekitar 20 menitan Amel sampai ke Kantor
Dia berjalan masuk ke ruangannya
Dean yang melihat Amel datang,dis langsung menyapanya
"Pagi Mel,, " ucap Dean
" Pagi juga Kak,, " ucap Amel tersenyum
" Kamu sudah tau belum mel, di mana ruangan kamu,,, " ucap Dean
" Belum Kak,ini mau aku cari,," ucap Amel
" Ya udah aku anterin ya cari ruangannya,," ucap Dean
" Oke deh,," ucap Amel senyum
Kini Dean mengantarkan Amel ke ruangannya
Ruangan Sekertaris Devan
Mereka naik lift untuk menuju lantai lima
Amel terlihat kikuk karena mereka berdua di dalam lift
" Aduh kok kita cuma berdua sih,, kan aku jadi grogi,, " ucap Amel dalam hati
" Ehem,, Mel maafin aku waktu itu ya,,, aku terlalu sibuk dengan urusanku jadi aku sampai lupa meninggalkan kamu sendiri,, " ucap Dean
__ADS_1
"I,,, iya Kak ngga apa", lagipula dia lebih penting dari aku kok,, " ucap Amel
" Tapi,,, " ucap Dean menggantung karena pintu lift sudah terbuka
Amel melangkah keluar dari lift duluan dan di ikuti Dean
" Amel ini meja kerja kamu dan itu meja kerja aku, kita satu ruangan,, " ucap Dean menunjukkan meja kerja pada Amel
" Iya Kak,, Terima kasih,, " ucap Amel
Amel langsung duduk di meja kerjanya dan langsung melaksanakan tugasnya
" Mel kalau ada yang belum kamu tau,tanyakan saja padaku. nanti aku bantu,, " ucap Dean
" Oke Kak, siap,,, " ucap Amel tersenyum
Kini Dean menuju meja kerjanya
Dean yang meja kerjanya tidak jauh dari Amel
Dia sering melirik ke Amel
" Andai kamu tau Mel, dari dulu aku sudah menyukai kamu. tapi aku takut jika jujur padamu,, " ucap Dean dalam hati
Kini mereka fokus bekerja sampai jam istirahat
" Mel, kamu mau makan siang dimana? mau ngga kalau kita makan siang bersama,, " ucap Dean
Dean sangat senang karena bisa makan siang bersama dengan Amel
Dean bertanya pada Amel
" Mel,kita makan di mana. itu ada tukang bakso kamu mau ngga,, " ucap Dean
" Boleh deh, ayo,,, " ucap Amel
Mereka menyebrang jalan, karena tukang bakso nya ada di seberang jalan depan Kantor
Karena Sekarang waktu istirahat, tempat" makanan dan jajanan di depan Kantor terasa sangat ramai
Devan yang melihat Amel dan Dean makan bersama hanya melihat nya sekilas
Dia tidak mendekati mereka, karena dia akan makan siang bersama kliennya di Resto dekat Kantor
Kini Amel dan Devan sudah duduk di bangku dan menunggu pesanan
" Silahkan Neng,, Mas,,, " ucap Abang bakso sambil menaruh dua mangkok bakso di depan Amel dan Dean
" Iya Pak,, terimakasih,, " ucap Amel dan Dean
__ADS_1
Amel membumbui baksonya dengan di beri kecap, saus dan sambal
Dean yang melihat Amel menaruh sambal yang lumayan banyak jadi ngeri
" Mel,jangan kebanyakan sambalnya nanti perutmu sakit loh,," ucap Dean
"Tenang saja Kak, aku udah biasa makan sambal banyak,, " Ucap Amel sambil menyeruput kuah baksonya
Dean yang melihat hanya geleng" kepala
Kini mereka makan dan sesekali mengobrol
" Gimana Mel pekerjaan nya, apa ada yang kamu ngga ngerti,, " ucap Dean
" Em sementara ini ngga ada sih Kak, tenang saja kalo nanti ada yang aku ngga paham, aku tanya deh sama Kamu,, " ucap Amel
" Baguslah kalau begitu, semoga kamu betah deh,, " ucap Dean tersenyum
" Ya semoga saja Kak,, " ucap Amel
Kini mereka sudah selesai dan mereka akan kembali lagi ke kantor
Mereka menyebrang untuk menuju Kantor. Tetapi tiba" ada mobil yang melewati mereka dengan cepat.
" Awas Mel,, " ucap Dean sambil menarik Amel ke pelukannya
"Aahh,,, " ucap Amel sambil menutup matanya
Dean memeluk Amel dengan erat,Amel juga memeluk Dean
Mereka menjadi perhatian orang" di sekelilingnya
" Kamu ngga apa" kan Mel,, " ucap Dean sambil memandangi wajah Amel
" E,, enggak Kak cuma kaget aja tadi,, " ucap Amel yang masih merasakan gemetaran
" Ya sudah ayo kita masuk,, " ucap Dean sambil menggandeng tangan Amel
Amel hanya nurut saja saat Dean menggandeng tangannya
Kini Mereka sudah sampai di atas dan Devan mendekati mereka
" Ada apa tadi Dev,, kok semua karyawan membicarakan kamu Sama Amel,, " tanya Devan
"Tadi kota habis makan siang Dev, tapi saat kita nyebrang ada mobil yang melaju dengan kencang. hampir saja kita jadi korban nya. untuk kita cepat menghindar,, " ucap Dean
"Ya ampun,,,kalian ngga kenapa" kan Dek,makannya kalo nyebrang tuh hati" ,,, " ucap Devan
" Iya Kak,aku ngga apa" kok.cuma aku kaget aja tadi,, " ucap Amel
__ADS_1
" Ya sudah lanjutkan pekerjaan kalian, aku masuk dulu,, " ucap Devan
Kini mereka melanjutkan pekerjaannya masing" sampai jam pulang tiba