
Di sebuah rumah mewah seorang wanita sedang duduk melamun di kursi taman, dia memikirkan nasibnya kini.
" Ya Alloh semoga aku mengambil keputusan yang benar.aku akan membesarkan anakku sendirian,biarlah mereka semua menganggap aku sudah tiada lagi di dunia ini... " ucap Kinan
Saat Kinan sedang melamun sendirian, datanglah seseorang yang mendekati dia.
" Ehem... boleh saya duduk disini... " ucap Dokter Daniel
Kinan menengok ke sumber suara
" Silahkan Dokter... " ucap Kinan tersenyum kecil sambil menggeser duduknya
Dokter Daniel duduk di sebelah Kinan
" Apa yang sedang kamu pikirkan,saya perhatikan dari tadi kamu terus melamun... " ucap Dokter Daniel
Kinan kaget atas pertanyaan Dokter Daniel, memang benar dia sedang memikirkan sesuatu.
__ADS_1
" Emmm.... iya Dokter anda benar,saya memang sedang memikirkan sesuatu.tapi sudahlah saya tidak ingin merepotkan Dokter lagi.anda sudah banyak membantu saya... " ucap Kinan sambil menatap Dokter Daniel
" Bicara saja, saya akan bantu kamu semampuku.anggap saja saya itu temanmu atau kakakmu mungkin... "ucap Dokter Daniel tersenyum pada Kinan
" Sebenarnya saya sedang memikirkan, bagaimana jika suatu saat mereka tau saya masih hidup.saya sudah menipu mereka... " ucap Kinan sambil menatap ke depan
" Saya paham dengan perasaan kamu, tapi bukankah kamu yang menginginkan ini semua.kamu yang ingin menghindar dari mereka... " ucap Dokter Daniel
" Iya Dok saya tau,tapi aku takut kalau suatu saat mereka mengetahui kebenarannya. pasti mereka akan sangat marah padaku... " ucap Kinan
Kinan menatap Dokter Daniel dan dia menganggukkan kepalanya.
" Sekarang masuklah ke dalam,sudah waktunya makan siang. kamu harus jaga kesehatanmu dan juga bayi yang ada di dalam kandungan mu... " ucap Dokter Daniel
Kinan akhirnya nurut dengan perkataan Dokter Daniel,dia masuk ke dalam dan berjalan menuju meja makan.Dokter Daniel menarikan kursi untuk Kinan,mereka makan bersama berdua.Mereka makan dalam diam, sebenarnya Kinan merasa tidak enak pada Dokter Daniel,akan tetapi Kinan harus bertahan dan bersembunyi di rumah itu agar dia dan bayinya aman.
Setelah selesai makan, Kinan berpamitan pada Dokter Daniel untuk masuk ke kamarnya.
__ADS_1
" Ehmm maaf Dok,bolehkah saya kembali ke kamar... " ucap Kinan
" Iya... silahkan kamu istirahat dan jangan lupa minum obatnya,karena kondisi badanmu masih belum sembuh total... " ucap Dokter Daniel
" Iya Dokter, Terima kasih.saya permisi dulu.. "ucap Kinan sambil berjalan menuju kamarnya
Daniel menganggukkan kepalanya,dia terus menatap kepergian Kinan menuju kamarnya.
" Nasibmu begitu miris Kinan,kalau bukan karena kamu yang memaksaku dulu untuk berbohong, mungkin kamu tidak ada disini bersamaku... " ucap Dokter Daniel
Di dalam kamar, Kinan merebahkan badannya dikasur.
"Kalau saja dulu aku tidak pura" meninggal, pasti aku sekarang masih bersama mereka.hidupku sudah hancur,biarlah mereka menganggap aku sudah tiada.Ya Alloh aku berharap,jangan pernah lagi kau pertemukan aku dengan orang"di masa laluku... " ucap Kinan meneteskan air mata
Kinan sudah tidak mau lagi melihat mereka, dia ingin menjauh dari orang" yang menyakitinya. walaupun dia tau Sandi sangat mencintainya, tetapi dia tidak berhak atas cintanya. karena mereka hanya sebatas nikah untuk menutupi aib Kinan.
" Sandi.... aku memang mencintai dan menyayangimu,tapi aku harus pergi jauh darimu.aku harap setelah kepergianku, kamu akan menemukan wanita yang lebih baik dariku... "ucap Kinan
__ADS_1