
Mega memang sekarang tinggal di Bandung dengan suaminya Devan.Tetapi Sandi kuliah di jakarta, dan Rayyan juga tinggal di apartemen di sana karena harus mengurus perusahaan ayahnya. Tapi seminggu sekali Rayyan ataupun Sandi pulang ke Bandung, ke rumah orang tuanya.
Hari ini kebetulan hari sabtu, artinya Rayyan dan Sandi pulang ke rumah Mama Mega.
Kinan yang sedang membantu Bi Minah memasak.Mereka sesekali mengobrol tentang kehidupan Bi Minah maupun Kinan.
" Ooh jadi Neng pergi dari rumah?.. " ucap Bi Minah
" Iya Bi, karena saya tidak mau jadi beban mereka.lagipula saya juga tidak berhak tinggal disana.. " ucap Kinan
" Jangan sedih ya Neng,anggap saja Bibi sebagai Orangtua kamu.Bibi juga sebenarnya tidak punya anak.suami Bibi sudah meninggal dua tahun yang lalu.kita sama" tidak punya siapa" neng... " ucap Bi Minah
" Terimakasih Bi,aku akan anggap Bibi seperti ibuku sendiri.. " ucap Kinan meneteskan air mata
Bi Minah memeluk Kinan, dia juga merasa kasihan pada gadis di depannya tersebut.dia masih muda tetapi sudah tidak punya siapa".bukan tidak punya,hanya saja dia tidak di inginkan di dunia ini oleh orangtuanya.
Tiba" Mama Mega memanggil Bi Minah
" Bibi... " ucap Mega
" Iya Bu.. " jawab Bi Minah
" Bi, suruh Kinan membereskan kamar Nandra dan Sandi ya bi.. " ucap Mama Mega
" Iya Bu.. " ucap Bi Minah
Bi Minah pergi ke belakang, dia menghampiri Kinan yang sedang mengupas bawang.
" Neng, disuruh Ibu untuk membereskan kamar Den Nandra dan Den Sandi.maei Bibi antar Neng.. " ucap Bi Minah
" Oh iya Bi.. " ucap Kinan
" Sandi, apa dia Sandi teman kuliah ku ya.ah tapi nggak mungkin, kan rumah dia di jakarta... ucap Kinan dalam hati
Kinan mengikuti Bi Minah,hingga sampai di lantai atas.
__ADS_1
" Neng ini kamar Den Nandra dan yang itu kamar Den Sandi.kamu ganti seprei nya dan membereskan semuanya ya Neng,sebentar lagi mereka pasti pulang... " ucap Bi Minah
" Em maaf Bi, putra Bu Mega di mana ya? kok mereka ngga pernah kelihatan... " ucap Kinan penasaran
" Den Nandra dan Den Sandi di Jakarta.mereka tinggal di apartemen karena mengurus perusahaan di sana. sedangkan pulang kesini cuma seminggu sekali.. " ucap Bi Minah
"Ooh... " ucap Kinan sambil mengangguk kan kepala nya
" Ya sudah kamu kerjakan,Bibi ke bawah dulu.. " ucap Bi Minah
" Iya Bi.. " ucap Kinan
Kinan mulai masuk ke kamar Rayyan,aroma wangi khas pria tercium di hidung Kinan.Dia mengedarkan pandangannya, terlihat di sana lemari yang sangat besar dan juga kasur king size yang sangat rapi.
"Wanginya membuat aku tenang.. " ucap Kinan sambil melangkah menuju kasur untuk mengganti seprei nya
Kinan terus mengerjakan tugas nya,pada saat Kinan baru selesai,tiba" pintu di buka dari luar.
Ceklek.. Rayyan masuk, dia tidak tau ada Kinan di sana
Kinan melangkah keluar, dia juga tidak tau Rayyan masuk.akhirnya Kinan menabrak Rayyan
" Hem... " Rayyan langsung melangkah tanpa melihat siapa yang ia tabrak
Kinan juga terus menundukkan kepalanya hingga dua keluar dari kamar Rayyan. Kinan menaruh seprei di bawah. dia lalu ke atas lagi membereskan kamar Sandi.
Kinan masuk, dan di kamar Sandi juga tercium wangi khas cowok.Dia lanjut mengerjakan tugas nya.
Setelah selesai Kinan pergi ke bawah.ternyata Bu Mega, Pak Devan dan Rayyan sedang sarapan bersama.Kinan berjalan pelan dengan menundukkan kepalanya.
" Permisi Bu, Pak.. " ucap Kinan saat melewati meja makan
" Iya.oh iya kamu sama Bibi sarapan dulu ya Ki.. " ucap Mega
" Iya Bu... " jawab Kinan
__ADS_1
Tapi Rayyan tidak menengok ke Kinan sedikitpun, dia pikir itu bukan Kinan.
" Mah,itu anak baru ya?.. " ucap Rayyan
" Iya Nan,Mama ketemu dia kemarin di depan toko. dia nolongin Mama, karena tas Mama terbuka dan hp nya mau jatuh.dia itu anak yang baik, dia datang dari jakarta untuk mencari pekerjaan di sini.jadi ya sudah Mama ajak dia kesini untuk bantu" Bibi.. " ucap Mama Mega
" Kok Mama gampang banget sih percaya sama orang asing,kalau dia ternyata orang jahat bagaimana.. " ucap Rayyan
" Ah kamu Nan,jangan berpikiran buruk dulu sama orang.ya semoga saja dia benar" gadis yang baik... " ucap Mama Mega
" Terserah deh.. " ucap Rayyan
Kini mereka selesai sarapan.sebenarnya, Rayyan malam ini akan ada acara reuni dengan teman SMA nya dulu.
Kini Kinan terus mengerjakan tugasnya,dia di suruh Bu Mega membersihkan taman di samping rumah nya.
" Kiki tolong kamu bereskan bunga" yang di taman ya,kalau ada bunga yang layu atau mati kamu ganti dengan bunga yang masih bagus.. " ucap Mega
" Baik Bu... " ucap Kinan
Kini Kinan sedang menata bunga" di taman,Rayyan yang sedang berdiri di balkon kamarnya melihat Kinan dari atas. tetapi dia tidak melihat wajah Kinan,dia hanya melihat punggung Kinan.
" Badannya kok seperti aku kenal ya,seperti tidak asing bagiku.tapi siapa... " ucap Rayyan
Tiba" ada telepon,Rayyan akhirnya mengangkat telepon tersebut.
" Halo Sayang...kapan kamu bilang sama Orangtua kamu.Mama dan Papaku sudah nanyain hubungan kita loh yang.. " ucap Maura
" Iya Ra sabar dulu ya. pasti nanti aku akan bilang kok, sekarang aku lagi sibuk mau reuni nanti malam.. " ucap Rayyan
" Reuni? di mana Yang, aku ikut dong.. " ucap Maura
" Ra ngga bisa dong, ini kan reuni sekolah aku dulu.lagipula kan kamu nggak kenal sama mereka.. " ucap Rayyan
" Iya juga sih.tapi beneran ya,kamu bilang sama Orangtua kamu tentang hubungan kita.. " ucap Maura
__ADS_1
" Iya Ra, kamu tenang saja.ya sudah aku tutup dulu.. " ucap Rayyan
Kini Hari sudah malam,Rayyan sudah bersiap" pergi ke acara Reuni di cafe Cinta.