Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Maura Wisuda


__ADS_3

18 Tahun Kemudian


Gadis cantik yang baru saja lulus kuliah itu, sedang berfoto ria dengan para sahabatnya. Ya,dia adalah Maura Adinda.putri dari Syafa dan Galang.Maura kini sudah dewasa,begitu juga dengan Rayyan.putra dari Mega dan Devan,Mereka kuliah di kampus yang sama.


" Alhamdulillah selamat ya sayang,kamu sudah berhasil. semoga kedepannya kamu bisa sukses... " ucap Syafa pada putrinya


" Makasih Mah,ini semua berkat doa" kalian semua.makasih selama ini sudah mensupport apapun keinginanku Mah.. " ucap Maura sambil memeluk mamanya


" Iya sayang, itu sudah kewajiban kita sebagai orang tua untuk mendukung apapun yang terbaik buat kamu... " ucap Syafa terharu


" Ehem.. Oma nya di lupakan ini hem... " ucap Bu Murni pada Maura


Maura mendekati Oma nya, dia memeluk nya juga


" Makasih Oma, selama ini sudah menyayangi aku dan mendukung apapun keputusan ku.Oma adalah Oma yang terbaik buatku.. " ucap Maura


" Iya Sayang, Oma selalu mendukung apapun keputusanmu selagi itu masih baik buatmu. kalau tidak baik ya Oma melarangnya. iya kan?.. "ucap Bu Murni


Mereka semua tertawa dengan kata" Bu Murni.

__ADS_1


" Ya sudah ayo kita pulang.hari sudah mulai sore.. " ucap Bu Murni pada anak dan cucunya


Mereka semua pulang.Sebenarnya Maura kecewa dengan Papanya,karena tidak datang di acara yang sangat penting ini.Tetapi memang pekerjaan Galang tidak bisa di tinggalkan.Dia sedang berada di luar kota untuk mengurus bisnisnya.


Syafa yang melirik ke putrinya,Maura terlihat sedikit sedih karena Papa nya tidak hadir di acara wisuda nya.


" Sayang,sudah ya jangan di pikirkan lagi.Papa ngga datang kan karena ada urusan bisnis yang tidak bisa di tinggalkan.walaupun Papa ngga datang,kan Mama sama oma datang sayang.kamu tadi lihat kan,teman kamu Reva ya kalau ngga salah.dia kasihan loh, ngga ada satupun keluarga nya yang datang. padahal dia kan anak orang kaya ya Bu... " ucap Syafa sambil menyetir


" Iya Maura,seharusnya kamu itu bersyukur.kamu masih ada Oma dan Mama kamu yang datang.coba teman kamu, pasti dia merasakan sedih sekali... " ucap Bu Murni


"Iya Mah,maafin aku yang sudah tidak memahami keadaan Papa.. " ucap Maura menunduk


" Iya sayang,sekarang jangan sedih lagi ya.kita semua sayang kamu.Mama ngga pernah beda" in kamu sama adikmu sayang.kamu sama Kinan sama" berharga di hidup Mama... " ucap Syafa tersenyum dan melirik ke Maura


Syafa mempunyai dua putri,Maura dan Kinan.mereka berselisih sekitar 4 tahun.


Sekarang Kinan masih kuliah semester awal.


Kinan tidak bisa datang di acara Kakaknya, karena dia sedang ada tugas bersama teman-teman nya.

__ADS_1


Mobil yang mereka tumpangi kini sudah sampai.Mereka turun dari mobil dan Maura yang turun duluan, dia masuk ke rumah dengan Oma dan Syafa di belakangnya.


" Surprise.... " ucap Kinan dan Papanya sambil membawa buket untuk di serahkan ke Maura


Maura kaget dan sedetik kemudian dia menangis.Maura langsung memeluk Kinan dan papanya.


" Selamat ya Kak,semoga cita" kamu tercapai.. " ucap Kinan sambil melerai pelukan mereka


Maura mengangguk dan meneteskan air mata.Maura kini menatap ke Papa nya dan bertanya


" Katanya Papa ngga bisa pulang,kok sekarang ada di sini.. " ucap Maura


" Iya sayang, Papa bela" in buat datang ke acara kamu. eh malah sudah telat, ya sudah kita buat surprise deh sama adikmu ini.. " ucap Galang sambil mengelus rambut Kinan


" Mas, kok kamu bisa cepat pulang, memangnya pekerjaan kamu sudah selesai di sana?.. " ucap Syafa mendekati suaminya


" Iya Mah,Papa sudah menyelesaikan semuanya. paling tinggal ngurus pembayaran pekerja,sudah Papa serahkan pada Rangga... " ucap Galang


Syafa mengangguk dan mengajak mereka duduk di meja makan.

__ADS_1


" Sekarang kita makan dan merayakan syukuran atas keberhasilan Maura.. " ucap Syafa


Semua makanan sudah tersedia di sana,Syafa menyuruh Bi Siti memasak semua makanan kesukaan Maura.


__ADS_2