Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Terluka untuk yang ke dua kalinya


__ADS_3

Mega sudah sampai rumah,,, dia beristirahat sebentar sebelum berangkat kerja


Walaupun hari minggu, Mega tetap bekerja karena pada hari minggu atau libur, cafe akan semakin ramai


Kini sudah waktunya Mega berangkat kerja,,


Mega sedang menunggu angkutan umum,,


Andre yang melihat Mega sedang berdiri di tepi jalan menghentikan motornya


" Mega,, kamu lagi nungguin angkot,, " ucap Andre


" Iya ndre,, kamu baru berangkat,, " ucap Mega


" Iya,, ayo sekalian kita bareng,, ini sudah jam 3 lewat loh,, " ucap Andre


Karena takut telat, Mega ikut dengan Andre


Ternyata ada yang melihat kedekatan Andre dan Mega,


" Kurang Ajar,,, dasar murahan,,, sudah jadi Istri orang pun masih ganjen sama laki" lain,, " ucap Devan sewot


Devan kebetulan sedang jalan,, dia ada janji dengan temannya di Cafe Cinta. tetapi di perjalanan melihat Mega dengan laki" lain


" Biar ku beri pelajaran dia,,, awas nanti kau Mega,, " ucap Devan


Kini Mega sudah sampai di tempat kerja,,


Devan juga sedang ketemuan dengan temannya


" Dev,,, gimana a hubungan lo sama Celine,, " ucap Radit


" Seperti biasa lah dit,, dia ingin pernikahan dipercepat,, " ucap Devan


" Memangnya lo benar" menyayangi Celine,, " ucap Radit


" Ya iyalah,, tak ada satupun wanita yang mampu menggantikan posisi Celine di hatiku,, " ucap Devan


Deg,,, Mega yang kebetulan mengantar makanan dan minuman merasakan sesak di dadanya


" Heran deh gue sama lo Dev,, kaya ngga ada wanita lain saja yang lebih baik dari dia,, " ucap Radit


" Lo kenapa sih Dit,, selalu saja menjelekan Celine,, Gue ga perduli apapun. gue sangat mencintai Dia,, " ucap Devan


" Terserah lo deh,, Cinta memang buta ya,, " ucap Radit


Kini Mega berjalan ke belakang,, dia duduk di kursi,,


" Mba Mega,, mba sakit ya,, " ucap Mita


" Engga kok Mit,, cuma sedikit pusing saja,, " ucap Mega


" Ya sudah biar mba istirahat dulu,,, " ucap Mita


Andre juga melihat Mega seperti tidak bersemangat


" Kamu kenapa Mega,, apa kamu sakit kok lesu gitu,, " ucap Andre


" Engga ndre,, cuma sedikit pusing saja,, " ucap Mega


" Atau pulang saja,, biar aku antar ya,, " ucap Andre


"Enggak usah ndre,, bentar juga sembuh,, " ucap Mega


Sebenarnya Andre ingin sekali mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Mega


Rencananya nanti pulang kerja, Andre ingin berbicara pada Mega


Kini Mega melanjutkan pekerjaannya


Hari ini adalah hari di mana semua karyawan gajian


Tepat jam 8 semua karyawan berkumpul


Hari ini Cafe tutup lebih awal


" Sini semua kumpul,,,yey semua gajian hari ini,, " ucap Inces

__ADS_1


Satu persatu karyawan di panggil dan mendapatkan gajinya


" Mega,, ini buat yey,, semangat terus kerjanya,, yang rajin biar bisa beli motor buat berangkat kerja,, " ucap Inces


" Terimakasih Ces,, " ucap Mega sambil tersenyum


" Ya sudah giliran kalian pulang,, dan hati" di jalan,,, " ucap Inces ke semua karyawannya


Andre langsung mendekati Mega


Mega,,, kita mampir di taman sebentar ya,, ada yang mau aku omongin sama kamu,, " ucap Andre


" Mau ngomong apa ndre,, " ucap Mega


" Penting pokoknya,, " ucap Andre


Kini Mereka sudah berada di Taman dan Andre duduk bersebelahan dengan Mega


" Mega,, sebenarnya selama ini aku menyukai kamu,, " ucap Andre


Deg,,,, Mega kaget dengan perkataan Andre, dia menatap mata Andre, dia melihat tidak ada kebohongan di mata Andre


" Ndre,,, tapi kita kan teman,, " ucap Mega


" Mega,,, Cinta itu tidak memandang apapun. mau teman, bos,sahabat, bahkan orang yang ngga kenal sekalipun kalau sudah jodohnya ya pasti bertemu Meg,, " ucap Andre


"Ndre,,, aku tidak bisa menerima perasaan kamu, mungkin kalau dulu kamu mengatakan ini aku akan menerimanya,, tapi sekarang aku tidak bisa ndre. maaf,,, " ucap Mega


" Tapi kenapa Mega,, bukankah status kamu single,, atau kamu sudah mencintai orang lain,, " ucap Andre


" tidak ndre,, aku tidak mencintai orang lain,, tapi,,,, " ucap Mega menggantung


" Tapi apa,,,, " ucap Andre


" A,,, aku sudah ber,,,,,, suami,, " ucap Mega


Jedar,,,,,,, seakan ada petir yang menyambar telinga Andre


Dia kaget,, seakan tak percaya. karena selama ini dia tidak pernah melihat Mega berjalan dengan laki" bahkan di rumahnya pun sepi


" Su,,, suami,,, sejak kapan Mega,, " ucap Andre


" Berarti selama ini kamu menghindari aku karena kamu sudah menikah dan kenapa aku tidak pernah melihat suami kamu,, " ucap Andre penasaran


" Iya,,, aku menikah karena terpaksa,, " ucap Mega


" Coba ceritakan padaku Meg,, Aku siap mendengarkan nya,, " ucap Andre


Akhirnya Mega bercerita dari awal hingga akhir,, Mega bercerita sambil meneteskan air mata


" Jadi kamu menikah karena kesalahan, dan selama ini kamu hanya istri rahasia,, tidak pernah di anggap oleh suami kamu,, " ucap Andre


Mega menganggukkan kepalanya,,


" Seandainya kamu belum menikah, aku ingin menikahi kamu Mega. aku sangat mencintai kamu. aku tidak perduli status kamu nanti nya. aku akan menunggu jandamu,, " ucap Andre


Andre merasa kasihan dan ikut merasakan sakit mendengar cerita Mega


" Malang benar nasibmu Mega,,, hanya laki" bodoh yang menyia" kan wanita sebaik dan secantik kamu,, " ucap Andre


Mega hanya diam mendengarkan omongan Andre


"Kamu jangan khawatir Mega,, aku akan selalu ada buat kamu. aku akan melindungi kamu semampuku,seandainya kelak kau pisah sama suamimu aku siap menikahi mu Mega,, " ucap Andre


" Sudah malam,, ayo aku antar kamu pulang,, " ucap Andre


Kini Mega berjalan menuruti Andre


Andre mengantar


Mega pulang sampai rumah


Kini Mega sudah turun dan masuk ke dalam rumah. dia masuk ke kamar


Rasanya kepalanya mau pecah,,, begitu banyak beban di hidup nya


Saat Mega sedang berbaring,, mengistirahatkan badannya tiba" pintunya di ketok orang

__ADS_1


Tok,, tok,, tok,,


" Siapa sih malam",, " ucap Mega


Mega melangkah membukakan pintu rumahnya


Alangkah kagetnya dia,, melihat siapa yang datang


" Pak,,,, Devan,,, " ucap Mega


" Iya,,,, saya datang ke rumah ini tidak salah kan,,, " ucap Devan


Devan langsung mengunci pintu rumah Mega dan menggeret Mega ke kamar


"Bapak mau apa hah,, " ucap Mega melawan


" Dasar murahan,,, sudah berapa banyak laki" yang menjamah kamu hah,,!!! " ucap Devan emosi


" Maksud Bapak apa,, " ucap Mega bingung


" Jangan sok suci kamu,,, tadi sore saya melihat kamu di bonceng laki ",,mau jual diri kamu hah,,!! apa uang yang saya kasih kurang,, " ucap Devan


" Itu hanya teman kerjaku Pak,,, dia menawari saya untuk ikut bersamanya,,, saya tidak pernah berhubungan dengan siapapun,, hanya bapak yang pernah menyentuh saya,, " ucap Mega menangis


" Munafik kamu,, " ucap Devan marah


Kini Devan membuka pakaian Mega,, hingga tidak satupun tersisa


" Bapak mau apa,, jangan lakukan ini Pak,, " ucap Mega menutupi tubuhnya


" Saya ini Suami kamu,,, saya berhak atas tubuh kamu,,, kenapa tidak mau,,apa kamu akan menjual diri kamu ke lelaki di luaran sana,,,iya,, !!! " ucap Devan marah


Mega hanya diam dan menangis,,,


Devan yang melihat tubuh Mega bertambah beringas,,,


Dia langsung menciumi bibir dan seluruh wajah Mega


Rasanya Devan tidak tahan melihat Mega polos seperti itu


Kini Devan melakukan nya untuk yang je dus kali,,


" Aakkh,,,, " erangan Mega masih merasakan sakit di area sensitifnya,,


Mega mencakar dada Devan,, menyalurkan rasa sakitnya


Mega menggigit bibir bawahnya agar tidak mengeluarkan suara


Mega meneteskan air mata, bukan karena sakit. tetapi sakit atas tuduhan suaminya yang menganggap Mega dengan orang lain


" Ternyata masih sama seperti waktu pertama aku melakukannya,, ternyata dia masih sempit,,, " ucap Devan


Perlahan Devan menurunkan ritmenya,,,


Devan merasakan sesuatu yang berbeda di dalam diri Mega


Mega memejamkan matanya tetapi air matanya terus mengalir


Kini Devan sudah pada puncaknya,,, dua menyemburkan lahar panas di dalam milik Mega


Devan ambruk di atas tubuh Mega,,


Mega merasakan sakit dan sangat lelah


Mega memejamkan matanya,, dia hanya pasrah


Devan mencium pipi Mega setelah itu dia kembali memakai pakaiannya dan pergi meninggalkan Mega sendirian


Mega yang tau Devan pergi,, dia langsung mengunci rumahnya dan kamarnya


Mega menangis meraung,,,


" Ya Alloh,,, sakit sekali rasanya,, aku seperti wanita panggilan yang habis di pakai lalu di tinggalkan dan di campakkan,, " ucap Mega memegangi dadanya


" Aaakkkhhh,,,, kamu jahat Devan,,,, bajingan,,, hiks,,, hiks,,, hiks,,, " ucap Mega sambil terduduk di lantai


Mega terus menangis sampai dia lelah

__ADS_1


Sedangkan Devan, dia pulang dan langsung tidur di kasur king size nya


__ADS_2