Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Pertemuan Amel dan Galang


__ADS_3

Malam ini di rumah Pak Arya sudah mempersiapkan semuanya


Mereka akan menyambut kedatangan keluarga Pak Prasetyo


Bu Dela masuk ke kamar Amel menyuruh agar putrinya bersiap "


" Sayang,,, kamu sudah bersiap" kan. dandan yang cantik ya, sebentar lagi keluarga Om Pras akan datang,," ucap Bu Dela


Amel yang masih duduk di tepi ranjang cuma diam saja. dia hanya melirik sekilas pada Mamanya


" Sayang,, jangan gitu dong. cepat siap" sebentar lagi mereka akan sampai,," ucap Bu Dela


" Iya iya,,, " ucap Amel sambil melangkah ke lemari dan mengambil baju untuk dipakainya


Bu Dela turun ke bawah, karena keluarga Pak Prasetyo sudah di jalan


Kini Amel sudah bersiap" dan dia sudah berdandan cantik. Amel memakai gaun berlengan pendek selutut berwarna merah marun. rambut yang di kuncir kuda dan wajah yang dirias natural. terlihat sangat cantik


Amel keluar dari kamarnya dan turun. di sana sudah ada keluarga Pak Pras yang baru sampai


" Sayang,, sini salim sama Om Pras dan Tante Fatma,, " ucap Bu dela tersenyum


Amel mendekati dan menyalami Bu Fatma dan Pak Prasetyo


" Ooh ini yang namanya Amel,, cantik sekali ya anaknya,, " ucap Bu Fatma tersenyum


Kini Amel duduk di tengah" mereka dan Galang belum datang


" Oh iya Galang mana kok ngga ikut,, " ucap Bu Dela


" Galang baru pulang tadi,katanya dia menyusul nanti,, " ucap Bu Fatma


Mereka mengobrol tentang rencana perjodohan Amel dan Galang


Tiba" Galang datang


" Assalamu'alaikum,, " ucap Galang


"Wa'alaikum sallam Galang,,mari sini masuk" Ucap semua orang


Amel yang menatap Galang dan Galang juga menatap Amel


Galang langsung duduk di kursi dekat dengan Amel

__ADS_1


Amel menundukkan kepalanya dan meremas kedua tangannya


" Arya sekarang anak" kita sudah ada disini, jadi kita bisa membahas rencana kita kemarin,, " ucap Pak Prasetyo


" Iya Pras,, " ucap Pak Arya


" Nah Galang ini Amel dan Amel perkenalkan ini Galang, kalian akan kami jodohkan.kami sebagai Orang tua berharap kalian menerima keputusan kami semua,, " ucap Pak Prasetyo


Amel tersenyum ke Galang, tapi Galang hanya melihat Amel tanpa tersenyum sedikitpun


" Ish,,, kaku banget sih ni cowok.Apa aku bisa jadi Istrinya,, " ucap Amel dalam hati


Amel dan Galang hanya diam. mereka pasrah dengan apa yang Orang tua mereka inginkan


" Baiklah Ar, bagaimana kalau pertunangan mereka kita adakan satu minggu lagi,, " ucap Pak Prasetyo


"Boleh juga Pras, lebih cepat kan lebih baik.iya kan Mah,, " ucap Pak Arya


Deg,,,, deg,,,Jantung Amel merasakan deg" an


"Satu minggu lagi,, apa ngga kecepatan Mah Pah,,, " ucap Galang


" Galang,,, lebih cepat kan lebih baik. kalian akan mengenal satu sama lain dulu lewat pertunangan,, " ucap Bu Fatma


" Bagaimana menurut kamu Mel,,, apakah kamu keberatan,, " ucap Bu Dela


" Baiklah saya mau,, " ucap Galang


" Alhamdulillah,, kalau begitu kita akan persiapkan semuanya,, " ucap Pak Prasetyo


Kini Mereka Makan malam bersama di Rumah Pak Arya. Devan dan Mega juga ikut serta


Amel yang melihat sikap Galang yang dingin dan cuek menjadi kesal sendiri


" Masa sih aku punya suami yang dingin kaya kulkas dua pintu, sebel deh ngapain juga harus di jodoh" in sih,, " ucap Amel dalam hati


" Ooh iya Mel kasih No WA nya dong sama Galang,biar kalian lebih dekat lagi,, " ucap Bu Fatma


" Nanti ya Fat, aku kirimin ke kamu,, " ucap Bu Dela


" Oke,, " ucap Bu Fatma


" Sekarang kami pamit pulang dulu ya,, " ucap Pak Pras dan Bu Fatma

__ADS_1


Kini Keluarga Pak Pras pulang


Galang mendekati Amel dan menatap mata Amel sekilas. Amel yang di tatap jadi salah tingkah.


" Sampai jumpa lagi Mel,, " ucap Galang


" I,,, iya,,, " ucap Amel


Kini mereka masuk mobil dan pulang


Amel naik ke atas dan langsung masuk ke kamar. Dia mengunci pintu kamarnya,


Amel tidak mau di ganggu oleh siapapun.


Bu Dela yang melihat sikap Amel jadi khawatir


" Kok Amel kaya marah ya Pah sama kita,, " ucap Bu Dela


" Sudahlah Mah,, mungkin dia cape. nanti juga baik lagi mod nya,, " ucap Pak Arya


Sedangkan Devan dan Mega langsung masuk ke kamar juga


Amel yang sudah ada di kamar membuang bantal nya karena dia marah


" Kenapa sih kalian egois,, ngga mikirin perasaan aku,, " ucap Amel menangis


"Apa yang harus aku lakukan Ya Alloh,masa aku harus nurutin mereka,, " ucap Amel sambil mendesah pelan


Amel mengganti bajunya dengan baju tidur


Dia berbaring di ranjang king size nya sambil mengecek hp nya


Tiba" ada pesan dari no tidak di kenal


"Selamat malam. ini aku Galang,, " Pesan Galang


Amel membacanya dan kaget


" Galang,,, cepat juga dia hubungin.ngga bisa basa basi dulu apa,masa kaku banget bahasanya.Dasar kulkas dua pintu,, " ucap Amel


Amel membalas pesan dari Galang


" Selamat malam juga,, " Tulis Amel

__ADS_1


Galang yang membaca balasan dari Amel membiarkan tidak membalasnya


Kini mereka beristirahat setelah melewati pertemuan pertama mereka


__ADS_2