Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Menghadiri Acara Keluarga Amel


__ADS_3

Hari ini hari minggu jadi Mega akan lebih santai,, setelah sholat subuh Mega tidur lagi


Mega bangun siang,,


" Selamat pagi dunia yang penuh sandiwara,,, aku adalah pemerannya,,, suka ataupun tidak aku harus tetap menghadapi nya dan menjalani semua ini,, " ucap Mega menghembuskan napas panjang nya


Mega turun dari ranjang, dia membersihkan diri dan akan jalan" sebentar di sekeliling komplek


Mega sudah memakai kaos panjang dan celana panjang dan menggunakan kerudung rabbani


Dia keluar berkeliling komplek sendiri,,


Di sekitar juga banyak orang" yang berolahraga pagi menikmati weekend


Mega berlari kecil dan menuju taman dekat komplek


Di sana banyak pengunjung juga


Mega duduk di bangku taman melihat orang" dan juga kendaraan berlalu lalang


Mega melihat pasangan yang sangat romantis


Yang laki" nya sangat menyayangi wanitanya


Mereka tertawa bahagia,, Mega jadi teringat dirinya. teringat pernikahannya dengan Devan


" Bahagianya punya Suami yang menyayangi seperti itu,,, seandainya pernikahan ku bukan karena kesalahan,,,dan aku mendapatkan suami yang benar" mencintai aku sepenuhnya, pasti aku akan sangat bahagia seperti itu,, " ucap Mega sambil tersenyum melihat pemandangan di depannya


Kini Mega melanjutkan perjalanannya,, dia pulang ke rumah karena sebentar lagi Amel pasti akan menjemputnya


Jam sudah menunjukkan pukul 9,Kini Mega sudah berdandan memakai gamis berwarna biru laut dan hijab yang senada tetapi dengan motif bunga. dengan polesan di wajahnya yang natural tetapi masih terlihat sangat cantik


Amel menjemputnya,,


" Tok,, tok,, tok,, " Me,, Ini aku Amel,, " ucap Amel


" Iya Mel,, " ucap Mega


Mega membuka pintu dan menghampiri Amel


" Wah,,, Cantiknya kaya putri bidadari,, " ucap Amel


" Ah Lebay kamu Mel,, mana ada bidadari pakai baju jelek kaya gini,, " ucap Mega tersenyum


" Tapi bener loh Me,, lo pakai baju apapun tuh pantes,, cantik,,, walaupun sederhana aja dandanan lo tapi mampu mengalihkan duniaku,, " ucap Amel sambil tertawa


" Ah udah lah Mel,,, ayo kita berangkat,, " ucap Mega

__ADS_1


" Lo bawa apa tuh Me,, " ucap Amel menunjuk barang yang di bawa Mega


" Ini cuma kado biasa buat Tante. ngga enak kan aku ke sana cuma numpang makan doang hhe,, he,, " ucap Mega tertawa


" Ah kenapa repot" sih Me,,, ngga bawa juga ngga apa" yang terpenting kan doanya,, " ucap Amel


Mega hanya tersenyum,,,


Mereka kini sudah di mobil dan Amel mulai menjalankan mobilnya


Sekitar 20 menitan Mereka sampai di depan rumah Amel,, rumah yang sangat besar dan mewah


Mega berjalan dengan Amel,, mereka masuk ke dalam rumah,, di sana sudah banyak orang yang menghadiri acara tersebut


Mega menundukkan pandangannya,, dua terus mengekori Amel


Amel mendekati Mama nya yang sedang berdiri


" Tante,, Selamat Ulang Tahun ya,, maaf saya tidak bisa ngasih apa" ucap Mega sambil menyalami tangan Bu Dela


" Mega,, terimakasih Sayang,, ini kamu bawa kado,, seharusnya ngga usah repot" dong,,, tapi terimakasih ya kadonya,, " ucap Bu Dela


Mega tersenyum mengangguk


Amel menggandeng tangan Mega ke taman samping rumah,,


Deg,,,


Mega terlihat sangat cantik walau dengan dandanan yang sederhana


" Mega,, cantik juga dia,,,jangan sampai Amel dan Mama tau kalau aku sudah menikahi Mega,," ucap Devan dalam hati


Mega belum melihat Devan di acara itu


Devan memang sendirian,, karena Celine sedang di luar negeri ada pekerjaan


Devan berjalan mengintip Mega dengan Amel yang duduk di kursi taman


" Me,, ini minum dulu,, " ucap Amel memberikan Mega minuman


" Terimakasih Mel,, " ucap Mega tersenyum


Kini Acara akan segera di mulai


Amel dan Mega masuk ke dalam


Amel berdiri di dekat Orang tuanya,, sedangkan Devan di sisi Amel

__ADS_1


Deg,,,,jantung mega serasa berhenti berdetak saat melihat Devan berdiri di sebelah Amel dan saat itu juga Devan mengucapkan selamat pada Bu Dela sambil memeluk dan mencium pipi Bu Dela,,


Devan menatap mata Mega,,pandangan mereka bertemu


Tapi cepat" Mega mengalihkan pandangannya ke arah lain


" Jadi,,, Pak Devan adalah kakaknya Amel,,kenapa Amel tidak memberitahu padaku,,Ucap Mega dalam hati


" Kalau Pak Devan kakaknya Amel berarti aku sekarang berada di rumah mertuaku,,, Ya Alloh ternyata aku menikah dengan kakak sahabatku,, " ucap Mega dalam hati


Amel mendekati Mega


" Hai Me,, ayo kita makan,, " ucap Amel


" Mel,,apa Pak Devan adalah Kakak kamu?,,,"ucap Mega


" Iya Me,,, maaf aku tidak jujur sama kamu, karena aku takut kamu tidak mau berteman denganku,, " ucap Amel


Mega sebenarnya kecewa tapi mungkin ini sudah takdir


Mega tidak berbicara apapun,, dua juga tetap menjaga rahasia kalau dia dan Devan adalah Suami Istri


Di saat Mega di taman dan Amel sedang sibuk di dalam


Devan mendekati Mega, dia memegang tangan Mega dan menjauhi acara


" Kamu,,, jangan sekali " memberi tahu kan pada Amel atau siapapun di rumah ini kalau kita sudah menikah,,!!! " ucap Devan


" Tenang saja Pak Devan yang terhormat,, saya tidak akan memberitahu kepada siapapun,, " ucap Mega sambil berkaca"


" Bagus,,, sebaiknya kamu cepat pergi dari rumah ini,,, " ucap Devan sambil melangkah meninggalkan Mega


Mega merasakan sesak di dadanya,,


Mega pergi keluar dari rumah ini tanpa pamit


Mega berjalan menyusuri jalanan dia pergi ke tempat yang bisa membuat tenang


Mega mengirim pesan ke Amel,, kalau dia pulang duluan karena sakit tiba"


Mega duduk di tepi danau,, dia menatap ke depan,,,


" Takdir yang kau berikan padaku sungguh indah ya Alloh,, Aku menjadi Istri rahasia dan ternyata dia adalah kakak sahabatku sendiri,,, begini kah rasanya jadi istri yang tak di anggap,,, sakit,,, sungguh sakit,, " ucap Mega dalam hati


Mega menangis dalam diam,,, rasanya hidup ini tidak adil baginya


"Rahasia apa lagi yang belum aku ketahui Tuhan,,, begitu banyak teka teki yang berada di sampingku,, sandiwara apa lagi yang harus aku mainkan,, " ucap Mega menangis

__ADS_1


Kini Mega pergi dari situ,, dia akan pulang ke rumah. setiap hari ada saja kejutan bagi dirinya


__ADS_2