
Pagi ini di keluarga Pak Arya sedang sarapan, Hari ini Amel akan wisuda
Amel sudah berdandan cantik,dan akan berangkat untuk menghadiri acara penting itu
Pak Arya membuka pembicaraan
" Mel, nanti malam akan ada Teman Mama dan Papa yang akan datang kesini,kami akan membahas tentang perjodohan kamu dan anak teman Papa,,, " ucap Pak Arya
" Maksud Papa apa?,, " ucap Amel
" Sayang,kami berencana akan menjodohkan kamu sama anak teman Papa dan Mama, kamu mau kan nak?,, " ucap Bu Dela
" Sekarang itu bukan jamannya Siti Nurbaya Mah, aku berhak cari kebahagiaan aku sendiri,, " ucap Amel
" Sayang, Galang itu ganteng loh, baik anaknya dan sudah memiliki Perusahaan sendiri,, " ucap Bu Dela
" Mau ganteng kek kaya kek, kalau tidak cinta ya tidak akan bahagia Mah,, " ucap Amel pergi dari meja makan
Amel lebih memilih pergi berangkat wisuda sendiri
Pak Arya dan Bu Dela hanya saling pandang, Akhirnya mereka juga pergi untuk menghadiri wisuda putri tercintanya
" Sayang kami pergi dulu ya,, " ucap Bu Dela ke Mega
" Iya Mah hati",, ucap Mega
Kini Devan juga akan pergi ke Kantor
" Sayang, Aku berangkat dulu ya,," ucap Devan sambil mencium kening Mega dan pipi putranya
__ADS_1
" Iya Mas hati",, " ucap Mega mencium tangan suaminya
Kini tinggal lah Mega dan putranya,Mau ikut menghadiri acara wisuda Amel, tapi malu karena Mega sudah tidak melanjutkan kuliahnya
Ada rasa iri melihat Amel wisuda, tetapi mungkin ini sudah takdir pikirnya
Dean yang tau hari ini adalah hari wisuda Amel, dia pergi ke kampus untuk menghadiri dan memberikan selamat pada Amel
Kini di Kampus acara sudah berlangsung
Amel turun dari panggung setelah menerima Toga dan berfoto"
Orang tua Amel mendekati Amel untuk mengucapkan selamat
" Sayang,, selamat atas keberhasilan kamu, semoga kamu bisa menggapai cita-cita kamu,, " ucap Bu Dela memeluk Amel
" Makasih Mah Pah, selama ini sudah mendukung aku sehingga aku bisa berhasil sekarang,, " ucap Amel menangis bahagia
Dean yang melihat Mereka jadi menunda untuk mengucapkan selamat pada Amel
Setelah itu,Pak Arya dan Bu Dela pulang duluan.sedangksn Amel membawa mobil sendiri
Amel berjalan menuju mobil tetapi tiba" tangannya di pegang oleh Dean
"Amel tunggu dulu,, " ucap Dean
Amel berhenti dan melihat ke Dean
" Kak Dean,Kok kakak ada disini,,, " ucap Amel
__ADS_1
" Iya Mel, aku kesini ingin mengucapkan selamat padamu. Selamat ya atas keberhasilan kamu dan perjuanganmu selama ini tidak sia",, " ucap Dean sambil memberikan buket bunga dan coklat untuk Amel
" Terimakasih Kak,,, " Ucap Amel sambil menerima buket pemberian Dean
"Ya sudah aku permisi dulu Mel, sekali lagi selamat atas keberhasilan kamu,, " ucap Dean sambil meninggalkan Amel
Amel menganggukkan kepalanya dan menatap kepergian Dean
" Terimakasih atas perhatiannya kak, tapi mungkin kita tidak akan bisa dekat lagi,, " ucap Amel matanya berkaca "
Kini Amel masuk mobil dan menjalankannya untuk pulang
Dalam perjalanan, Amel sesekali melihat buket pemberian Dean
Ada rasa bahagia namun juga sedih. dia sedih karena teringat tentang perjodohan nya dengan anak teman orang tuanya
" Kenapa si aku harus di jodohkan ya Alloh,, apa aku tidak bisa memilih jalanku sendiri,, " ucap Amel meneteskan air mata
Kini Amel sampai di depan rumah,dia masuk ke dalam dan disambut oleh Mega
" Mel selamat ya, kamu sudah berhasil,, " ucap Mega memeluk Amel sambil menangis
" Iya Me makasih ya.kamu jangan sedih dong,kamu juga sudah berjuang selama ini.aku tau perasaan kamu Me,, " ucap Amel
" Iya Mel, mungkin ini sudah takdirku. tapi aku tetap bersyukur karena aku sekarang sudah mempunyai keluarga kecil yang bahagia,,
" ucap Mega tersenyum
" Nah gitu dong jangan sedih lagi ya,ya sudah aku masuk kamar dulu ya Me, gerah pakai baju kayak gini," ucap Amel
__ADS_1
Mega menganggukkan kepalanya dan dia juga masuk ke kamarnya untuk melihat putranya.