
Empat Bulan Kemudian
Pagi ini Syafa membantu neneknya mencari sayuran di kebun dan hutan. dia sudah terbiasa mencarinya.
Perut Syafa sudah mulai kelihatan, banyak tetangga yang mempertanyakan kehamilannya.
Pada saat Syafa akan mengantarkan sayuran ke warung Bu Tuti,ada beberapa ibu" yang bertanya kepada dia.
" Syafa kok kamu seperti orang hamil, padahal kamu kan belum bersuami ya.. " ucap Ibu Ani
" Saya sudah menikah Ibu",iya memang saya lagi hamil. tapi saya memang sudah bercerai.. " ucap Syafa
" Makannya Fa jadi wanita itu harus pintar jaga diri dan memilih pria yang baik. jangan asal iya" aja. sekarang kamu tanggung akibatnya sendiri kan, sudah di cerai malah hamil lagi.. " ucap Bu Sinta
Syafa tidak mendengarkan omongan para tetangga, dia menaruh sayuran di warung lalu ia cepat" pergi dari situ
" Sudah Ibu" kasihan dia. itu juga bukan keinginan dia hamil tanpa suami.. " ucap Bu Tuti
"Ibu nya juga sih yang salah, punya anak perempuan kok di tinggal,tidak di pedulikan... " ucap Bu Ani
" Iya ya kasian juga dia, sudah di tinggal orang tuanya. sekarang hamil juga tanpa suami.. " ucap Bu sukma
Syafa pulang ke rumah dengan mata berkaca", Nenek siti yang melihat menjadi bertanya
" Ada apa nduk, kok kamu nangis.. " ucap Nenek
" Ibu" tetangga pada ngomongin aku dan kehamilan ku nek, aku juga tidak mau hamil tanpa suami. semua wanita ingin hamil dengan status sebagai istri sah nek,bukan cuma istri siri dan aku juga sudah bercerai... " ucap Syafa menangis
__ADS_1
" Sudahlah nduk sabar saja,semoga suatu saat kamu akan menemukan kebahagiaan mu.. " ucap Nenek Siti sambil memeluk Syafa
Syafa memasak tumis Daun singkong,mereka bersyukur karena masih bisa makan. yang terpenting ada beras.
Syafa memang tidak bisa bekerja.karena tidak ada yang mau memperkerjakan dia dan neneknya. neneknya sudah tua dan Syafa juga sedang hamil.karena kebanyakan bertani jadi tidak tega kalau harus melihat mereka kelelahan dan kepanasan di sawah.
Mereka menitipkan sayuran kebun karena di bawa ke pasar oleh Bu Tuti. Bu Tuti merasa kasihan pada Nenek Siti dan Syafa karena tidak ada yang mencarikan nafkah.
Syafa duduk di belakang rumahnya, dia memandangi kebun
" Nduk apa yang kamu pikirkan, jangan terlalu di pikirkan omongan tetangga".Biarkan saja mereka mau ngomong apa,yang terpenting kamu tidak seperti yang mereka tuduhkan.. " ucap Nenek Siti
" Iya Nek.. aku cuma ingin menenangkan diri saja... " ucap Syafa
Syafa teringat pada Galang. di sini dua berjuang hidup sendiri, sedangkan di sana mungkin sedang berbahagia dengan istri barunya
Sedangkan di sana Galang sedang merasakan marah. Dean sudah kembali dan dia memberikan vidio rekaman pada Galang.
" Maafin aku Kak aku sibuk.jadi, baru sempat sekarang memberikan ini padamu.. " ucap Dean
Galang melihat Vidio itu dari awal sampai selesai.
" Kurang ajar kamu Celine, kamu sudah menjebak aku. dan syafa maafkan aku ternyata yang aku tiduri itu kamu.. " ucap Galang mengusap kasar wajahnya
" Kamu kenal Kak perempuan ini.. " ucap Dean
" Iya aku kenal, dia adalah istri siri ku. tapi aku sudah menceraikan nya pada saat pernikahan mu.. " ucap Galang
__ADS_1
" Apa istri..! jadi kamu sudah menikah?.. " ucap Dean
" Iya menikah siri dengannya.. " ucap Galang
Galang menceritakan semua kejadian dari awal mereka menikah hingga Galang menceraikan nya.
" Tega kamu Kak mempermainkan perasaan wanita. apa kamu tau sekarang dia ada di mana?? dan mungkin saja dia sedang hamil anakmu.. " ucap Dean
Deg... " hamil, tapi kan kita cuma sekali melakukannya.. " ucap Galang
" Kamu itu jangan Bego Kak.walaupun sekali, yang namanya sudah pernah berhubungan pasti bisa saja kan dia sekarang sedang hamil anakmu.. " ucap Dean
" Aku harus mendatangi dia.. " ucap Galang
Galang pergi mencari Syafa, dia mendatangi rumah nya
" Maaf Pak bukannya anda suami Syafa ya?.. " ucap Pak Rt yang kebetulan lewat
" Iya Pak, saya suami Syafa yang dulu kalian nikahkan.. " ucap Galang
" Disini ngapain Pak, bukannya Neng Syafa sudah pergi dari sini ya.. " ucap Pak Rt
" Pergi..., pergi kemana Pak. apa bapak tau..? " ucap Galang
" Nggak tau Pak. Karena tidak ada yang melihat dia pergi kemana. pada saat itu juga ada seseorang yang datang mencarinya, wanita dan juga seorang laki" mungkin teman kerjanya.. " ucap Pak Rt
" Baiklah kalau begitu Pak, saya permisi dulu.. " ucap Galang
__ADS_1
Galang kecewa karena tidak bisa bertemu Syafa. dan dia juga menyesal telah mencampakkan dia dulu.