
Hari ini adalah hari kebahagiaan bagi keluarga Devan
Mereka akan mengadakan syukuran pemberian nama untuk Putra mereka
Bayi mereka akan di beri nama " Rayyanza Denandra Abimanyu
Mereka mengadakan syukuran di rumah Orang Tua Devan
Mereka mengundang saudara dan kerabat juga anak dari panti
Kini acara sudah berlangsung,, tiba" ada kericuhan di luar sehingga Devan keluar untuk melihat apa yang terjadi
"Devan keluar kamu,,, aku tidak akan memaafkan kamu,,, mana wanita murahan itu. wanita yang sudah merebutmu dari aku Devan keluar,, " ucap Celine yang memaksa masuk
Para security yang berjaga memegangi Celine agar tidak bisa masuk ke dalam
" Ada apa ini,, " ucap Devan
" Maaf Pak,,, dia berteriak-teriak memaksa masuk ke dalam,, " ucap Security satunya
" Mau apa lagi kamu Celine,, sudah jelas kan kemarin saya sudah membatalkan semuanya,, " ucap Devan
" Devan,, aku sangat mencintai kamu,, aku tidak mau pernikahan kita batal Dev,,, " ucap Celine
" Sudahlah lebih baik kamu pergi dari sini,, " ucap Devan
" Tidak bisa,,,!!! " ucap Celine sambil menghempaskan kedua tangannya dari security
Celine berlari memeluk Devan
" Sayang,,aku mohon kita tetap menikah ya sayang,, aku akan melakukan apapun demi kamu,,, " ucap Celine
Tiba-tiba Mega dan Orang" keluar melihat mereka
" Ehem,,, apa yang terjadi Dev,, " ucap Pak Arya
__ADS_1
" Pah,," ucap Devan kaget
" Sebaiknya kita selesaikan di dalam,,, " ucap Pak Arya
" Maaf untuk Saudara sekalian ada kesalahan teknis, jadi kami mohon maaf dan acara sudah selesai. Terima kasih untuk kehadirannya,,, " ucap Pak Arya menahan malu
Kini Orang" sudah pergi dan mereka masuk ke dalam
Mereka sudah duduk di kursi masing" di ruang tamu
" Coba jelas kan Dev,, ada apa sebenarnya,, " ucap Pak Arya
" Celine tidak mau kita membatalkan pernikahan Pah,, " ucap Devan
" Celine,, kamu kan tau Devan sudah menikah dan punya anak, dia tidak mungkin meneruskan pernikahan kalian,, " ucap Pak Arya
" Pokoknya aku ngga mau Om,, kita harus tetap menikah,,, " ucap Celine
Mega yang duduk dengan Amel merasakan sesak di dadanya,,
Amel memegang pundak Mega untuk menguatkan
" Mau menikah bagaimana,, Devan itu sudah menikah. tidak mungkin Devan mempunyai dua istri,, " ucap Bu Dela
" Aku mau kok jadi istri kedua, lagipula kan Devan mencintai aku,, " ucap Celine
Devan mendekati Mega
" Celine,, aku tidak bisa menikahi kamu,, aku sudah mempunyai istri yang baik dan cantik,, aku tidak akan menyia"kan dia, aku tidak akan menyakiti hatinya,, " ucap Devan merangkul Mega
Celine emosi,, dia mendekati Mega akan menampar nya
Tapi Devan dengan cepat menghalau tangan Celine
" Jangan sentuh dia, pergi kamu dari sini,,, " ucap Devan menghempaskan tangan Celine
__ADS_1
" Kurang ajar kamu Dev,, kamu sudah menghina aku,, pokoknya aku tidak Terima. aku akan buat perhitungan pada kamu wanita murahan,, " ucap Celine menunjuk wajah Mega
Mega hanya diam,, matanya berkaca"
Devan tetap merangkul Mega
"Sudah pergi saja sana,, dasar lampir,, " ucap Amel
" Tunggu pembalasanku kalian,,, camkan itu,,!!! " ucap Celine sambil berjalan keluar
" Langkah yang kau ambil sudah benar Dev,,Papa bangga sama kamu,, " ucap Pak Arya menepuk pundak Devan
" Wanita gila,,, ngga malu apa mengemis cinta sama lelaki,, " ucap Bu Dela
Kini mereka masih duduk di kursi
Mega naik ke atas untuk masuk kamar melihat putranya
Pak Arya, bu Dela dan Amel masih duduk di situ
Dean juga masih ada disitu karena ikut berjaga-jaga jika ada sesuatu yang terjadi
" Dev lo hebat ya,, ngga tau nikahnya kapan tapi sudah punya anak,, hebat deh,, " ucap Dean
" Lo jangan ngeledek ya,, sebenarnya lo tau kan Mega ada dimana kemarin, lo itu di beri tugas bukannya amanah,, " ucap Devan
" He,, he,,, iya",,, aku minta maaf deh.soalnya gue ingin lo sadar Dev,, gue pengin lo tau bagaimana rasanya kehilangan,,gue kasihan Dev sama Mega.Lo itu terlalu cinta sama Celine sehingga tidak bisa melihat mana batu permata dan mana batu kerikil,, " ucap Dean
" Iya Dean,, gue sangat menyesal atas perbuatan gue,, " ucap Devan
" Eh De,, gimana hubungan lo sama Vania baik" aja kan,, " ucap devan
" Jangan bahas gue disini Dev,, kan ada Om sama Tante,, " ucap Dean tersenyum kikuk
Amel yang mendengarnya langsung pergi
__ADS_1
" Sudah ah aku mau makan dulu,, lapar gue belum makan,, keburu ada perang Dunia kedua tadi,, " ucap Amel melangkah ke tempat makanan
Dean yang melihat Amel pergi pun meliriknya,, seperti ada sesuatu yang di tutupi Amel