Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Di Pecat Dari Kerjaan nya


__ADS_3

Pagi ini Galang sudah pergi dari rumah Syafa, bahkan tidak berpamitan sekalipun. Syafa memegang dadanya saat melihat Galang pergi begitu saja.


" Ya Alloh bukan pernikahan seperti ini yang aku inginkan.aku ingin pernikahan yang bahagia,seperti pernikahan pasangan lainnya.. " ucap Syafa meneteskan air mata


Syafa tetap berangkat kerja, dia tidak ingin memikirkan terus menerus pernikahannya dengan Galang.


Sementara Galang pulang ke Apartemen nya, dia berganti pakaian dan berangkat ke kantor.


Pada saat Galang turun dari mobilnya, dia melihat Syafa yang berjalan dan masuk ke kantornya.


" Dia... ngapain wanita itu ada di sini. apa dia pegawai di kantor ku, kok aku ngga pernah lihat dia ya... " ucap Galang


Galang masuk ke kantornya, dia melihat sekeliling siapa tau dia melihat Syafa.benar saja saat Galang berjalan dia melihat Syafa duduk di meja kerja di kantor tersebut, tetapi sebagai staf biasa.


" Ooh rupanya wanita itu kerja di sini dan sebagai pegawai biasa... " ucap Galang


Syafa yang baru duduk, dia sedang mengecek pekerjaannya.jadi dia tidak melihat Galang melewati mejanya


Kini Syafa sedang fokus bekerja,tiba" dia di panggil oleh sekertaris dan di suruh menghadap ke ruangan Ceo


Syafa penasaran kenapa dia dipanggil ke ruangan Bos tiba".Dia berjalan sambil merasakan jantungnya deg" an


" Ada apa ya kok aku di panggil Bos. apa aku berbuat kesalahan.. " ucap Syafa bingung


Kini Syafa sudah berada di depan pintu ruangan Bos nya.Sekertaris Leo mengantarkan Syafa masuk


" Silahkan masuk.... " ucap Leo sambil membuka pintu ruangan Galang


" Terimakasih pak Leo... " ucap Syafa tersenyum tipis


Syafa berjalan masuk dengan pelan, dia sangat takut. karena selama ini belum pernah dia berhadapan langsung dengan Bos nya


Galang membelakangi Syafa, dia berdiri memandang keluar jendela


" Em permisi Tuan, ada yang bisa saya bantu.. " ucap Syafa


Galang membalikkan badannya, dia berjalan ke arah Syafa yang sedang berdiri dan menunduk

__ADS_1


" Sudah berapa lama kamu bekerja disini?... " ucap Galang


Syafa yang seakan paham dengan suara Bos nya, tetapi dia tidak berani melihat wajah Bosnya.


" Baru 6 bulan Tuan... " ucap Syafa sambil tetap menunduk


" Enam bulan,sudah cukup lama juga ya... " ucap Galang dalam hati


Galang mengitari Syafa yang tetap menunduk, dia lalu berhenti tepat di depan Syafa.


Syafa sangat merasa takut,dia sedikit gemetar


" Saya pecat kamu sekarang juga...!! " ucap Galang


Deg.... jantung Syafa terasa seperti berhentilah berdetak, dia lalu menatap wajah Bosnya. dan alangkah kagetnya Syafa melihat wajah Galang


" Tuan..jadi anda Bos di perusahaan ini?... " ucap Syafa sambil memundurkan langkahnya


" Iya... saya Bos kamu dan sekarang juga kamu saya pecat... " ucap Galang


" Apa.. saya di pecat? memangnya salah saya apa Tuan?... " ucap Syafa


" Baiklah saya pergi dari sini, tapi ingat saya di sini juga korban. saya juga tidak ingin bertemu dengan anda lagi, permisi.. " ucap Syafa melangkah pergi


Syafa berjalan keluar dari kantor tersebut, dia berjalan gontai dan dia mampir di taman. Syafa duduk di kursi panjang yang menghadap ke kolam buatan


" Harus melamar kerja di mana lagi aku, malang sekali nasibku ya Tuhan... " ucap Syafa menutupi wajahnya


Syafa adalah anak dari broken home, orangtuanya bercerai dan ayahnya tidak tau entah di mana.setelah bercerai ibunya juga pergi meninggalkan Syafa yang saat itu masih Sekolah Menengah Atas. Untungnya Syafa pintar dia dapat beasiswa. setelah lulus SMA, dia melamar kerja dan di Terima walaupun sebagai staf biasa. tapi Syafa sangat bersyukur dengan pekerjaan nya.


Kini Syafa pulang ke rumah,dia merebahkan tubuhnya di kasur usang miliknya.


" Aku harus cari kerja lagi, ah iya aku akan tanya sama leha. dia kan kerja di hotel..


" ucap Syafa


Syafa menghubungi Leha teman sekolahnya dulu. dia sekarang kerja di hotel ternama di kota jakarta

__ADS_1


" Halo Syafa assalamu'alaikum...


" ucap Leha


"Wangalaikum Sallam Leha, aku mau minta


bantuan kamu bisa ngga.." ucap Syafa


" Iya Fa, mau minta bantuan apa?.. " ucap Leha


" Em gini Leha, kamu masih kerja di hotel


ngga? kalau masih aku mau ikut kerja kamu dong.." ucap Syafa


" loh kan kamu sudah kerja di kantor Fa, apa kamu sudah keluar?... " ucap Leha


" Iya, aku di pecat tanpa sebab. dan sekarang aku harus cari kerja lagi untuk memenuhi kehidupanku leha.. " ucap Syafa


" Ya sudah kamu sekarang datang saja ke hotel Cempaka indah. bawa lamarannya juga ya, nanti aku akan bilang ke Bos.. " ucap Leha


" Oke... terimakasih Leha.. " ucap Syafa girang


" Iya.. udah cepetan ke sini.. " ucap Leha


Kini Syafa mempersiapkan semua berkas " lamaran kerjanya


" Alhamdulillah ya Alloh, semoga aku langsung dapat kerjaan.. " ucap Syafa


Kini Syafa sudah berada di hotel tersebut, dan dia langsung di bawa ke pemilik hotel.


" Oke saya Terima kamu bekerja di sini, dan mulai besok kamu sudah bisa masuk.." ucap Rama


" Baik terimakasih Pak.. " ucap Syafa tersenyum


Rama terpana dengan senyuman Syafa


Kini Syafa pulang ke rumahnya, dia bersyukur hari ini langsung dapat kerjaan.

__ADS_1


" Alhamdulillah ya Alloh,, aku langsung dapat kerjaan dan semoga ini awal yang baik untukku.. Amin..." ucap Syafa


__ADS_2