Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Rencana Dean dan Amel


__ADS_3

Hari ini Dean kembali bekerja di kantor Devan.


Dia tinggal di apartemen nya,dia ingin bebas dari Orang tuanya dan Galang.Dean memang lebih sering pulang ke Apartemen.


Amel juga hari ini berangkat membawa mobilnya.pada saat dia sampai di halaman kantor, Amel melihat Dean yang baru turun dari mobilnya. Amel tersenyum melihat Dean kembali ke kantor lagi.


" Alhamdulillah Ya Alloh, Kak Dean kembali bekerja lagi di sini.itu berarti aku tidak akan kehilangan dia lagi, semangat... " ucap Amel bahagia


Kini Amel duduk di meja kerjanya, dia juga menyapa Dean yang sudah mulai sibuk dengan pekerjaan nya


" Pagi Kak Dean.. " Ucap Amel tersenyum


" Eh pagi Mel,baru sampai ?... " ucap Dean


" Iya kak, tadi di jalan lumayan macet.. " ucap Amel


" Iya biasalah kalau pagi sama Sore ya gitu,jalanan macet... " ucap Dean


" Iya Kak, sebenarnya males juga sih tiap hari bermacet" an ria... " ucap Amel tersenyum


" Makannya cari suami biar ada yang nganterin.. " ucap Dean


" Iya calon suami aku lagi otw.. "ucap Amel


"Otw kemana.. " ucap Dean


" Kamu nanya... " ucap Amel tertawa


" ih kamu ya, di tanya malah jawabnya gitu... " ucap Dean kesal


Amel yang melihat Dean cemberut jadi senyum" sendiri


" Marah nih ye... " ucap Amel menggoda Dean


Dean hanya melirik Amel sekilas, dia kesal dengan jawaban Amel yang menggodanya


Amel terus tersenyum melihat sikap Dean


" Kak Dean, kira" kamu mau ngga jadi suami aku... " ucap Amel


Dean yang mendengar perkataan Amel menjadi kaget


" Apa..coba ulangi lagi Mel, kamu tadi bilang apa... " ucap Dean


" Ah ngga jadi, udah ketelan... " ucap Amel


" ih gantian ngambek... " ucap Dean


" Bodo amat.. " ucap Amel


" Em Mel, mau kah kamu menikah sama aku?.. "ucap Dean

__ADS_1


" Hah, apa Kak? coba ulangi lagi... " ucap Amel


" Ya ampun, kalau kaya gini ngga akan kelar" nih pekerjaan... " ucap Dean menepuk jidatnya sambil tersenyum


Amel yang melihat Dean mengerjainya jadi kesal.


Amel mengerjakan tugasnya dengan hati yang dongkol. dia kesal sama Dean yang menggodanya


Kini saatnya istirahat. Amel berjalan keluar untuk mencari makanan. Dean yang melihat Amel berjalan, dia mengejar nya


" Mel, mau makan di mana?.. " ucap Dean


" Di Hongkong... " ucap Amel sambil terus berjalan


" Wah kalau gitu nitip dong, pasti makanannya di sana enak" deh... " ucap Dean tersenyum


Amel berhenti dan menatap tajam ke Dean


Dean yang tidak siap jadi menabrak Amel


"Auh,, kalau jalan tuh lihat" kenapa sih... " ucap Amel mengelus jidatnya yang menabrak dada bidang Dean


"Hehe.. Maaf, lagian kamu tiba" berhenti.. " ucap Dean


Amel melanjutkan jalannya, dia berjalan menuju Rumah Makan Padang di seberang jalan.Dean tetap mengikutinya, dia juga ikut masuk ke Rumah Makan Padang bersama Amel


Amel memesan untuk di bungkus, dia akan makan di kantor saja.


Setelah Memesan makanan, kini Amel kembali lagi ke Kantor, dia akan makan di meja kerjanya.


" Mel, maafin aku dong. masa kamu ngambek terus sih.. " ucap Dean


Amel tetap memakan makanannya, dia tidak menggubris ucapan Dean


" Mel, nanti malam aku akan datang ke rumah kamu ya. aku akan melamar mu... " ucap Dean


" Uhuk.. uhuk... " Amel kaget dengan ucapan Dean


" Minum dulu nih.. " ucap Dean menyodorkan minumannya pada Amel


Amel meminumnya dan dia menatap ke Dean


" Kamu bercanda?.. " ucap Amel


" Enggak, aku serius. aku ingin melamar kamu, aku ingin kamu jadi istriku.. " ucap Dean sambil menggenggam tangan Amel


" Kakak yakin, apa Mas Galang tidak akan marah?.. " ucap Amel


" Marah si pasti, apalagi dia ngga terima kalau kamu memutuskan pertunangan dengannya.. "ucap Dean


" Dia juga mencintaimu Mel.. " ucap Dean

__ADS_1


" Ah ngga mungkin, dia kan sudah ada Celine ulat bulu.. " ucap Amel


" Ulat bulu?.. " ucap Dean tersenyum


" Iya lah, gatel... " ucap Amel


" Hhahaha... iya juga sih.. " ucap Dean tertawa


Amel diam saja mendengarkan kalau Galang mencintai nya


" Masa sih Mas Galang mencintai aku, apa iya.. " ucap Amel dalam hati


Dean melihat Amel yang termenung, dia menjadi curiga


" Kok Amel termenung ya, apa jangan" dia juga sudah mulai menyukai Kak Galang.. " ucap Dean dalam hati


" Ah bodo amat, mau suka mau enggak itu bukan urusanku.. " ucap Amel


Dean yang mendengar jawaban Amel menjadi bimbang. Dia pikir Amel juga menyukai Galang. Dean sebenarnya ingin melamar Amel, tetapi dia jadi bimbang melihat sikap Amel


" Mel nanti setelah pulang, kita mampir dulu ke taman ya sebentar.aku akan bicara sama kamu,penting... " ucap Dean


" Oke.. " ucap Amel


Kini Mereka melanjutkan pekerjaannya masing-masing hingga waktunya pulang


Amel mengikuti Dean ke taman


Setelah mereka sampai, Dean dan Amel duduk di kursi panjang yang berada di sana


" Ehem Mel sebelum nya aku minta maaf jika perkataanku aka menyinggung perasaanmu.. " ucap Dean


" Iya Kak, memangnya kamu mau ngomong apa?.. "ucap Amel penasaran


" Sebenarnya aku serius ingin melamar kamu. apakah kamu mau menjadi istriku kelak?.. "ucap Dean menggenggam tangan Amel


" Kakak yakin dengan ucapan kakak.jujur aku masih mencintaimu Kak... " ucap Amel


" Jadi kamu mau jadi istriku?.. "Ucap Dean bahagia


" Iya Kak aku mau.. " ucap Amel tersenyum bahagia


Dean langsung memeluk Amel, dia merasa sangat bahagia. ternyata jodoh ngga kemana


" Oke, aku akan bilang sama Mama dan Papa. besok aku akan melamar kamu... " ucap Dean


Amel tersenyum dan menganggukkan kepalanya


" Ya sudah aku antar kamu pulang ya.. " ucap Dean


Mereka berdua berpegangan tangan hingga sampai di mobil masing"

__ADS_1


__ADS_2