
Hari ini adalah hari pertunangan antara Amel dan Galang
Pertunangan akan di adakan di rumah keluarga Pak Arya
" Sayang kamu sudah selesai dandannya nak,, " ucap Bu Dela yang masuk ke kamar Amel
" Udah Mah,,, " ucap Amel yang masih duduk di depan cermin rias
" Wah anak gadis Mama sangat cantik sekali malam ini,, " ucap Bu Dela tersenyum dan mengelus pundak Amel
Amel tersenyum kecil, dalam hatinya masih ada keraguan. Sebenarnya dalam hati Amel menolak perjodohan ini tapi kemauan Orang Tua yang tidak mungkin di lawan
" Sayang sekarang kita turun ya, sebentar lagi keluarga Pak Prasetyo akan segera datang,, " ucap Bu Dela
" Mama duluan aja ya, aku mau menyelesaikan riasanku sebentar lagi,, " ucap Amel alasan
" Baiklah tapi jangan lama" ya,, " ucap Bu Dela sambil pergi keluar dari kamar Amel
Amel termenung menatap cermin, ada rasa sesak di hati nya
Sebentar lagi dia akan terikat dengan seseorang yang tidak ia cintai
" Ya Alloh jika ini sudah jadi takdirku, aku ikhlas Ya robb. Kak Dean andai dia yang datang melamarku, pasti aku akan sangat bahagia malam ini,, " ucap Amel
Matanya berkaca" tak terasa air matanya menetes, namun Amel segera menghapus nya dan memoles bedak di pipinya lagi.
Sementara di dalam Keluarga Pak Prasetyo
Mereka sedang berkumpul di ruang tamu, karena akan segera berangkat
" Dean cepat Sayang, kira sudah mau berangkat ke rumah Pak Arya,," ucap Bu Fatma
Dean yang sedang di kamar tidak jelas Mamanya berbicara
" Iya Mah bentar lagi,, " ucap Dean
Galang yang duduk di kursi, dia terlihat santai
Galang tipe orang yang tidak heboh seperti Dean
Sedangkan Dean, dia lebih menjaga penampilannya agar terlihat gagah di mata orang"
Dean turun dengan memakai kemeja batik berlengan pendek dan dipadukan dengan celana Chinos berwarna cokelat susu
Dean terlihat sangat gagah dan rapi
Sedangkan Galang lebih memilih memakai kemeja panjang yang di gulung sebatas siku, dia memang tipe orang yang tidak mau ribet
Kini mereka pergi menuju rumah Keluarga Pak Arya
Di dalam perjalanan Dean yang faham jalan kerumah Amel menjadi bertanya-tanya
" Ini kan jalan menuju rumah Amel, apa iya Kak Galang akan di jodohkan dengan Amel,, " ucap Dean dalam hati
Setelah sampai de depan rumah Pak Arya Dean menjadi tidak tenang
" Jadi benar,Kak Galang akan bertunangan dengan Amel,, " ucap Dean dalam hati
Kini mereka sudah turun dari mobil dan berjalan menuju pintu masuk
" Assalamu'alaikum,, " ucap Keluarga Pak Arya
__ADS_1
" Wangalaikum sallam,," ucap Semua orang yang ada di dalam rumah Amel
Amel yang mendengar keramaian di bawah, dia segera turun
Pada saat Pak Pras masuk, Keluarga Pak Arya kaget melihat Dean
" Loh Dean, kok ada kamu,, " ucap Pak Arya
" I,,, iya Om,Tante.Saya adiknya Kak Galang,, " ucap Dean tersenyum tipis
Semua orang kaget termasuk Amel yang baru tutun, dia berada di tangga dan berhenti karena kaget melihat Dean dan penuturannya
" Ya Alloh, jadi Kak Dean adiknya Mas Galang,," Ucap Amel
Hatinya terasa ada baru besar yang menghimpit nya
Amel berjalan menuruni anak tangga dengan hati yang terluka
Dean yang melihat Amel turun juga merasakan sesak yang amat sangat
Dean terus melihat Amel dan pandangan mereka bertemu
" Amel, ternyata kamu akan jadi kakak ipar ku sebentar lagi. kuatkan aku ya Alloh menahan sakit hati ini,, " ucap Dean dalam hati
" Iya Del, Ar,,Dean memang anak kami yang ke dua,,," ucap Bu Fatma tersenyum
Kini mereka duduk di kursi ruang tamu
Amel berjalan dan menyapa Keluarga Pak Prasetyo
Amel terus menundukkan pandangannya
Dalam hati mereka merasakan sakit yang tidak diketahui oleh orang" sekitarnya
" Galang ayo nak, cepat pasangkan cincinnya di jari Amel,, " ucap Bu Fatma sambil memberikan Kotak cincin kepada Galang
Galang menerimanya dan kini akan memasangkan cincinnya di jari manis Amel
Galang hanya diam, dia sebenarnya tidak mencintai Amel
Amel terus menunduk, tak terasa air matanya menetes.
Dean yang terus melihat Amel, melihat Amel meneteskan air mata.
Dean merasakan sesak di hatinya, Dia merasakan cemburu
" Kalian jahat, kenapa tidak memberitahukan padaku kalau Kak Galang akan dijodohkan dengan Amel,, " ucap Dean dalam hati
" Ya Alloh, aku berharap ini mimpi. aku tidak sanggup jika harus menikah dengan orang yang tidak aku cintai nantinya,, " ucap Amel dalam hati
Kini Galang sudah memasangkan cincin di jari Amel. kini giliran Amel yang memasangkan cincin di jari Galang
Amel melirik ke Dean yang terlihat lesu, dia tidak bersemangat dengan pertunangan Kakaknya
" Maafkan aku Kak Dean, aku sekarang sudah terikat dengan orang lain yang merupakan saudaramu,, " ucap Amel dalam hati
Tanpa perasaan Kedua keluarga berbahagia, di atas luka dua insan yang sama" cinta namun tidak bisa bersatu
Dean merasakan hatinya sangat sakit dan terluka, dia terpaksa izin pergi dari acara tersebut
"Maaf semuanya saya ada urusan mendadak, saya pamit pergi duluan Om, Tante,, semuanya. saya permisi dulu,, " ucap Dean tanpa mengatakan apapun pada kedua orang tuanya
__ADS_1
Amel yang melihat Dean pergi, ikut merasa bersalah
Amel sebenarnya ingin mengejar Dean, tetapi juga tidak mungkin dia meninggalkan acara tersebut
"Ya Alloh kenapa Kak Dean pergi, mau kemana dia. Kak aku harap kamu tidak berbuat nekat, ini juga bukan keinginan aku,, " ucap Amel menunduk
Amel ingat perkataan Dean waktu di Kantor.
Dean bilang kalau dia sangat mencintai Amel,
Amel kaget dan senang tentunya, tetapi dia tidak bisa menerima Dean menjadi kekasihnya, karena Amel akan segera bertunangan dengan orang lain
Kini kedua keluarga sedang berbahagia
lain dengan Dean. Dia pergi membawa mobilnya sendiri ke tempat di mana bisa meluapkan amarahnya
" Kenapa,,, kenapa Ya Alloh.Takdir Cintaku begitu sulit,, Aaakkh,,, " ucap Dean menangis sambil meremas rambutnya
Dean merasakan sangat sakit hati. Orang yang dia Cintai dari dulu kenapa makah sekarang akan menikah dengan, Kakaknya sendiri
Dean duduk di taman, suasana lumayan sepi karena cuaca gerimis rintik"
" Aku kalah,kalah sebelum bertanding.Ternyata Orang Tuaku lebih memilih Kak Galang untuk jadi Calon Suami Amel,, " ucap Dean
Setelah acara selesai, Amel langsung masuk kamar dan mengunci pintunya
Amel langsung menangis di kasurnya
" Kalian jahat,, kenapa bukan Kak Dean yang kalian jodohkan padaku. aku tidak mau dengan Mas Galang Tuhan,, " ucap Amel menangis
Bu Dela langsung mengetik pintu kamar Amel
Dia merasakan khawatir
" Amel sayang,, buka pintunya nak. Mama mau bicara,, " ucap Bu Dela
Bu Dela juga tidak menyangka kalau Dean adakah anak dari Pak Prasetyo dan Bu Fatma
Setelah cukup lama tidak dibuka pintu kamar Amel, kini Bu Fatma turun dan berbicara kepada Suaminya
" Pah, apa Amel marah ya sana kita,, " ucap Bu Dela
"Memangnya marah kenapa Mah, bukannya dia sendiri mau kalau kita jodohkan dengan Galang,, " ucap Pak Arya
" Pah, Mama rasa Amel dan Dean punya hubungan deh,, apa yang harus kita lakukan Pah,, " ucap Bu Dela
" Ya bagaimana lagu Mah, Amel kan sudah bertunangan dengan Galang. tidak mungkin kan kita memutuskan begitu saja,, " ucap Pak Arya
Kini Bu Dela juga ikut bingung melihat sikap Amel
Sementara di dalam mobil Pak Prasetyo, Mereka membahas Dean yang tiba" pergi dari acara Makanya
" Sebenarnya apa yang terjadi pada Dean ya, Pah, kok tiba" dia pergi. padahal kan tadi katanya dia tidak ada acara apa" ,, "ucap Bu Fatma
" Mungkin acara mendadak Mah,, " ucap Pak Prasetyo
Galang yang mendengar pembicaraan kedua orang tuanya, dia hanya diam tanpa mengucapkan apa "
Dean kini pulang dan masuk ke kamarnya. dia mengunci kamarnya supaya tidak ada orang yang mengganggunya
Pertunangan Kakak nya yang dia anggap akan membawa kebahagiaan baginya, ternyata malah membuat luka hati bagi dirinya
__ADS_1