
Jihan kini pulang ke rumah,dia masuk dan mengucap salam.
" Assalamualaikum... " ucap Jihan
Alex dan Celine yang sedang duduk di sofa ruang tamu menatap Jihan dan menjawabnya.
" Wa'alaikum sallam.. " ucap Alex dan Celine
" Pi... udah pulang? Tante ini siapa Pi... " ucap Jihan sambil menyalami mereka
Celine langsung saja memeluk Jihan tanpa aba"
" Sayang.. " ucap Celine menangis
Jihan yang dipeluk hanya diam membeku, dia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi
" Sayang, maksudnya apa.Tante ini siapa kok tiba" meluk aku dan memanggil sayang... " ucap Jihan bingung
Alex terharu melihat kakaknya langsung memeluk jihan,dia diam tidak bisa berkata apa"
Celine melerai pelukannya,dia mengelus pipi Jihan dan mengajaknya duduk.setelah mereka duduk,kini Celine dan Alex berbicara pada Jihan.
" Jihan sayang, maafin Papi nak.Papi salah dan udah jahat sama kamu,Papi mohon setelah kamu tau kebenarannya jangan pernah membenci Papi sayang.. " ucap Alex memegang tangan Jihan
" Pi, ada apa ini sebenarnya?.. "ucap Jihan
"Kenalin Jihan,dia adalah Kak Celine.kakak kandung Papi,dia adalah ibu kandungmu. maafin Papi selama ini sudah menyembunyikan hal ini padamu... " ucap Alex
__ADS_1
Deg... " A..... apa!! ibu?? maksudnya bagaimana, bukannya aku anak Papi. dan ibu ku pergi meninggalkan aku waktu bayi.. "ucap Jihan meneteskan airmata
" Sayang apa yang dikatakan Papi Alex benar. aku adalah Ibumu nak,Ibu kandungmu. dulu waktu ibu melahirkan,Papi Alex membawa mu pergi.dan ibu tidak tau itu semua.kamu punya saudara kembar, tetapi dia sudah tiada.. " ucap Celine menangis
"Kenapa Papi jahat sama aku,kenapa membohongi aku Pi... " ucap Jihan menangis
" Jihan, maafin Papi nak.Papi salah, sudah mementingkan ego sendiri.Pali mohon maafin Papi, jangan benci Papi sayang... " ucap Alex menangis
Jihan menangkup wajahnya,dia menangis.dia masih terguncang dengan kenyataan yang terjadi barusan.
Celine mendekati Jihan dan memeluknya
" Sayang, Mami mohon.jangan marah sama Papi,bagaimanapun dia sudah merawat mu dan membesarkan mu.Mami sangat merindukan mu sayang.Mami mohon maafin Mami juga ya, Terima Mami dan tinggalah bersama Mami Jihan... " ucap Celine
Jihan masih menangis, dia langsung membalas pelukan ibunya.
Jihan bingung,di satu sisi dia bahagia bisa bertemu dengan ibu kandung nya.di satu sisi dia juga sedih jika harus berpisah dari Papi Alex, orang yang sudah membesarkan dan merawatnya selama ini.
" Tenang saja Jihan, kamu masih bisa bertemu dengan Papi Alex.Mami tidak akan melarang kalian bertemu, bagaimana pun batin kalian sudah terikat sebagai anak dan ayah.walaupun dia bukan ayah kandungmu, tapi dia masih Om kamu Jihan.kalian masih ada hubungan darah.. " ucap Celine
" Pergilah Jihan, Papi ikhlas.ini semua demi kebahagiaan kamu nak. jangan khawatir kan Papi.. " ucap Alex meneteskan airmata
" Papi.... terimakasih sudah membesarkan aku selama ini.aku tidak akan membenci Papi, aku sayang Papi... " ucap Jihan memeluk Papi Alex
" Sebenarnya Papi tidak ingin kamu pergi Jihan, tapi kamu sudah bertemu dengan Mami mu.berbahagialah sayang, doaku selalu menyertaimu... " ucap Alex
" Sudah, sekarang bereskan batang" mu. kamu harus tinggal dengan Mami mu.. " ucap Alex
__ADS_1
Jihan menganggukkan kepalanya, dia berjalan naik ke kamarnya.Jihan membereskan barang" nya untuk di bawa pindah ke rumah Mami Celine.
" Selamat tinggal Pi,aku bangga padamu. walaupun aku bukan anak kandungmu tapi kamu menyayangiku dengan tulus.. "ucap Jihan menatap foto Alex yang terpampang di dinding
Jihan mendekati Celine dan Alex,dia memeluk Alex dan menangis
" Papi jaga diri baik" dan jangan mabuk" kan lagi Pi.jaga kesehatan Papi ya.." ucap Jihan
" Iya Sayang, Papi janji demi kamu. akan menjauhi semuanya.. "ucap Alex berkaca"
" Kak aku mohon, jaga Jihan.sayangi dia dan jangan pernah kamu sakiti dia kak.. " ucap Alex
" Lex mana ada seorang ibu yang akan menyakiti anaknya.aku janji akan menjaga dan menyayangi jihan.dia adalah separuh jiwaku Lex.. " ucap Celine
" Jihan kamu bawa saja mobil itu,Papi ingin kamu terus memakai barang pemberian Papi.. " ucap Alex
Jihan mengangguk kan kepalanya dan meneteskan air mata.
Celine menggandeng tangan Jihan, dia ingin segera membawa pulang Jihan ke rumahnya
" Lex, kami pergi dulu.kamu jaga diri baik" .kalau kamu ingin bertemu Jihan datanglah... " ucap Celine
"Hemm.. " balas Alex sambil menganggukan kepalanya
Jihan kini pergi dengan Celine, Alex terus memandangi kepergian mereka. Alex terduduk di lantai dan menangis.
" Kini aku hidup sendiri lagi,putriku telah pergi.tidak ada yang menemani masa tuaku... Tuhan kenapa hidup ini tidak adil padaku... " ucap Alex menangis
__ADS_1
Dia menjambak rambutnya sendiri,kehilangan putri tercintanya.walaupun bukan darah dagingnya, tetapi Alex sangat menyayangi jihan