Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Celine Datang Ke Rumah Alex


__ADS_3

Jihan sudah bersiap" pergi dengan Dea,dia menunggu Dea menjemputnya.Jihan sedang menunggu di depan rumahnya, dia duduk di teras.


" Jihan, ayo kita berangkat.maaf ya ji aku lama... " ucap Dea turun dari mobilnya


Jihan menoleh ke asal suara


"Ayo.... enggak lama" amat si.emangnya habis ngapain kamu De... " ucap Jihan


" Itu tadi aku habis ribut di jalan. ada mobil yang ugal" an tau nggak,dia nyerempet mobilku.jadi ya lama deh.. " ucap Dea


" Terus kamu nggak kenapa" kan De?.. " ucap Jihan


" Enggak... cuma mobilnya aja yang baret sedikit tuh.. " ucap Dea


" Terus orangnya mau ganti rugi nggak,atau minta maaf gitu.. " ucap Jihan


" Iya sih dia minta maaf katanya buru", ya aku minta ganti rugi lah.dia bilangnya si mau transfer,aku tunggu sampai besok aja. kalau nggak transfer tuh orang, aku datangin aja kantornya... " ucap Dea


" Emang kamu tau dimana kantor nya.. " ucap Jihan


" Iya... dia udah ngasih kartu nama... " ucap Dea tersenyum


" Iiihh kok tersenyum sih.. " ucap Jihan


" Iya... habisnya dia ganteng Ji,sebenarnya sih nggak di ganti rugi juga nggak apa" kan dia ganteng.tapi kalau mau ganti rugi juga aku bersyukur deh... " ucap Dea

__ADS_1


" Hemm... seganteng apa sih dia,bisa bikin kamu klepek " ... " ucap Jihan tertawa


" Ah udah ah.... ayo jadi pergi nggak nih... " ucap Dea


" Ooh iya,kamu sih kelamaan ceritanya.. " ucap Jihan tertawa


" Hhhehehe... maaf.. " ucap Dea


Kini mereka pergi, setelah Jihan dan Dea pergi.Alex pulang membawa Celine.Mereka turun dan langsung masuk ke dalam rumah.tapi Bi Surti bilang Jihan baru saja pergi bersama teman nya.


" Bi...apa Bibi lihat Jihan?... " ucap Alex


" Maaf Pak,neng Jihan baru saja pergi bersama teman nya.. " ucap Bi Surti


Alex mendesah pelan, dia mendekati Celine yang sudah duduk di sofa ruang tamu.


"Enggak Lex, aku mau nunggu dia disini saja... " ucap Celine


Alex menganggukkan kepalanya, dia duduk di dekat Celine.


" Kenapa kamu nggak bilang sama Kakak dari dulu Lex,begitu lamanya kamu memendam rahasia ini.. " ucap Celine meneteskan airmata


" Maafkan aku kak, aku memang egois.aku hanya memikirkan kebahagiaan ku.. " ucap Alex


"Aku tidak mau Kakak mengetahui nya karena aku takut,dulu kakak juga membuang Kinan kan.aku takut Jihan jiga akan Kakak dia" kan.. " ucap Alex

__ADS_1


" Iya Lex aku tau aku salah,tapi itu dulu. Kakak khilaf telah melakukan itu semua,dan kini aku sangat menyesal.. " ucap Celine menangis


" Sudah lah Kak, sekarang yang terpenting bagaimana kita jujur pada Jihan.aku takut dia akan membenciku Kak, aku tidak sanggup jika dia menjauh dari ku. aku sudah sangat sayang padanya.. " ucap Alex


" Kita bicara bersama",Kakak percaya Jihan tidak seperti itu.mudah" an Jihan anak yang baik, dia mengerti keadaan dan bisa memahami perasaan kita.. " ucap Celine


" Tapi Kak, pasti dia akan shock mendengar kenyataan ini.aku tidak ingin membuat nya kecewa, tetapi kita juga harus jujur padanya.. " ucap Alex


" Sudahlah Lex,pasti semua akan baik" saja.. " ucap Celine menggenggam tangan adiknya


Alex berharap Jihan tidak akan marah padanya.


Sementara itu di Mall,Jihan dan Dea asyik jalan" dan belanja.Jihan memang orang yang suka dengan fashion, dia akan membeli barang" apapun kalau dia suka.


" De kita makan dulu yuk,lapar nih.. " ucap Jihan


" Ayo...kita mau makan apa Ji.. " ucap Dea


" Emmm bagaimana kalau kita cari bakso saja.. " ucap Jihan semangat


" Wah...bakso jadi makanan favorit kamu sekarang Ji... " ucap Dea tersenyum


"Hehehe... nggak juga De.selama di Singapore juga aku sudah sering makan bakso.cuma disini baksonya khas gitu rasanya.. " ucap Jihan


Dea tersenyum menanggapi ucapan Jihan.

__ADS_1


Akhirnya mereka pergi dan mencari warung bakso.


__ADS_2