
Enam bulan kemudian
Kini Kandungan Mega sudah membesar
Mega masih bekerja karena untuk biaya melahirkan
Andre sering datang ke rumah Mega untuk memberi bantuan
Sedangkan Devan masih saja mencari info tentang Mega
Hari ini Mega berangkat kerja, dia biasa berjalan kaki dengan teman" nya
" Mega,, apa kamu masih kuat bekerja,, perut kamu kan sudah mulai besar,, kasihan bayi kamu kalau seharian harus dibawa duduk terus,, " ucap Santi
Untungnya semua orang di desa Mega mengetahui kalau Mega sudah menikah dan di tinggalkan suaminya
Orang" merasa iba ke Mega,,
"Aku masih kuat kok San,, tenang saja. aku juga bekerja untuk biaya lahiran nanti San, kan kamu tau sendiri aku sudah tidak punya siapa" lagi di dunia ini,, " ucap Mega tersenyum
" Kamu Hebat Mega,, dalam keadaan susah begini pun kamu masih bisa tersenyum dan semangat,, " ucap Santi kagum sama Mega
Kini Mereka sudah sampai dan mulai bekerja
para pengawas berbicara pada semua karyawan
" Cepat cepat kerjanya mba" ,,, sekarang akan ada Bos besar kita yang akan datang mengawasi langsung kalian,, " ucap para pengawas
Para karyawan bekerja dengan cepat dan semangat
Kini Pak Arya dan Devan datang langsung ke proses pembersihan sarang burung walet tersebut
Devan berjalan mengelilingi bangku" karyawan
Deg,,,, Devan melihat Mega yang sedang menunduk membersihkan sarang walet
" Mega,, benar itu Mega kan,,,tapi kok seperti sedang hamil,,, " ucap Devan terus menatap ke Mega
" Apa dia sudah menikah ya,,, ternyata dia tinggal disini,, "ucap Devan
Devan mendekati bangku Mega dan memastikan kalau itu Mega dan sedang hamil
Tapi pada saat Devan sudah mendekati Mega,, Ayahnya memanggil Devan
" Dev,,, kita ke ruang sebelahnya yuk,,, " ucap Pak Arya
" I,,, iya Pah,,, Ucap Devan menjauhi bangku Mega
Mega fokus bekerja,, sesekali dia berhenti untuk meluruskan kakinya dan berdiri sejenak,,
Kini sudah waktunya istirahat,,, Semua karyawan keluar untuk beristirahat
Ada yang langsung makan,, sholat dan berdiri di tepi jalan untuk melihat kendaraan yang lewat
Devan yang duduk di depan tempat kerja Mega
Dia melihat Mega berjalan, dengan perut yang sudah membesar dia terlihat lelah,, berjalan dengan lambat
Devan merasakan sesak di dadanya,,,
" Kasihan sekali Mega,,, apa suaminya tidak melarangnya untuk tidak bekerja,, " ucap Devan
" Tapi,, sepertinya dia hamil sudah 8 bulanan,,kalau dia menikah lagi apa mungkin langsung hamil, tapi aku kan menceraikan Mega juga baru 7 bulanan,, apa Mega hamil anakku,, " ucap Devan
Devan membulatkan matanya,,
" Iya,, pasti dia hamil waktu masih menikah denganku,, tapi kenapa dia tidak mengatakan nya padaku,, aku harus memastikannya,, " ucap Devan
Devan berlari mencari Mega,,
Mega yang habis sholat di mushola,sedang duduk di teras depan untuk makan bersama teman" nya
Devan bertanya ke orang" di sekitar situ
__ADS_1
" Maaf,, apa kalian tau karyawan yang hamil tadi kemana ya,, " ucap Devan
" Ooh Mba Mega,,biasanya dia sholat pak di mushola,," ucap karyawan sambil menunjuk ke mushola
Devan berjalan ke mushola,,,
Dia melihat Mega yang baru duduk dan membuka bekalnya,,,
Terlihat Mega memakan nasi dengan tempe goreng saja,,,
Devan berjalan mendekati Mega,,
Dadanya merasakan sesak melihat Mega memakan bekalnya dengan lahap,, terlihat sekali Mega sangat lelah
Sesekali mengusap perutnya
Mega menunduk dan sesaat kemudian Mega kaget setelah Devan memanggil namanya
" Mega,,, " ucap Devan
Deg,,, Mega melihat ke sumber suara dan sedetik kemudian Mega meneteskan air mata
" Pak Devan,, " ucap Mega
Mega melihat Devan mendatanginya, dia segera menutup bekalnya
Mega bangun dan akan pergi
Santi dan temannya bingung melihat Mega di dekati Anak Bos nya
Mega berjalan menjauh,, tetapi Devan mencekal tangannya
" Aku mohon,,, aku ingin berbicara sama kamu,,, " ucap Devan
Mega menghempaskan tangan Devan,, Mega berjalan berlari ke jalan,,,dia ingin pulang
Devan yang melihat Mega pergi akan mengejarnya, Tetapi Ayahnya memanggil Devan..
" Dev,,, kamu urus disini dulu Papa mau mengurus pengiriman ke luar Negeri,, " ucap Pak Arya
Devan bertanya ke Santi
" Maaf,, kamu temannya Mega,, " ucap Devan
" I,, iya Pak,, " ucap Santi
" Kamu tau dia tinggal di mana,, " ucap Devan
" Tau Pak,,, dia tetangga saya,," ucap Santi
" Kalau begitu,, antarkan saya ke sana sekarang,,," ucap Devan
Santi mengangguk
Kini Santi pulang dengan Devan,,
Devan membawa mobilnya
Mega yang baru sampai rumah,, langsung masuk kamar dan mengunci semua pintu
Dia menangis di kamarnya
" Ya Alloh,,, di saat aku mulai melupakannya,, di saat hidupku sudah damai seperti ini, kenapa dia datang lagi ya Alloh,, aku tidak ingin bertemu lagi dengannya,, " ucap Mega
Mega mengelus perutnya,, Bayinya bergerak aktif
" Sayang,,, pasti kamu senang ya tadi lihat Papa kamu,,, tapi Mama terlanjur sakit Sayang,, " ucap Mega meneteskan air mata
Tok,, tok,, tok,,, Mega,,, " ucap Santi
Mega berjalan keluar untuk membuka pintunya
Mega kaget ternyata Santi datang dengan Devan,, Mega berusaha menutup pintu nya kembali tetapi di tahan oleh Devan
__ADS_1
"Mega,, maafin aku ya,, " ucap Santi
Mega hanya diam,,
Santi pergi dan pulang ke rumah sedangkan Devan memaksa masuk ke rumah Mega
"Mega,,, Apakah kamu hamil anakku,,, Jawab Mega,,!!! " ucap Devan memegang pundak Mega
" Bukan,, Saya hamil dengan orang lain. bukankah dulu anda menceraikan saya sebelum saya hamil, dan seandainya saya hamil pun Anda tidak akan perduli,, iya kan,, " ucap Mega menangis
"Mega,,, kalau kamu sudah menikah lagi,, mana suamimu,, " ucap Devan
" Dia sedang bekerja,, Silahkan anda keluar dari sini,, " ucap Mega
Devan tidak percaya kalau Mega sudah menikah lagi
Mega menutup pintunya dan mengunci nya
Devan berjalan ke rumah Santi,, dia akan mencari informasi tentang kehamilan Mega
Kebetulan Nek ijah ada di depan
Devan langsung menghampiri nek ijah
" Permisi nek,, " ucap Devan
" Iya,, ada apa Den,,, " ucap Nek ijah
" Begini Nek,, Saya ingin bertanya tentang Mega,, apa Mega sudah menikah,, " ucap Devan
" Iya,, dia sudah menikah di kota. dan suaminya menceraikannya, dia pulang ke sini dalam keadaan hamil. sekarang dia harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari" dan biaya melahirkan nanti,, " ucap Nek ijah
Deg,,, " jadi Mega hamil anakku,,, ya Alloh dia harus berjuang sendiri,,, maafkan aku Mega,, " ucap Devan dalam hati
" Aden ini siapa ya,, kok tau Mega,, " ucap Nek Ijah
"Sa,,,, saya suaminya nek,,, " ucap Devan
", Apa,,,,!! Jadi kamu orang yang sudah menceraikan Mega dan membuat Mega menderita seperti itu,,,Mega itu anak yang baik kenapa kamu sakiti,, " ucap Nek ijah
" Tapi dulu saya tidak tau nek,, kalau Mega sedang hamil,, " ucap Devan
Nek ijah diam saja,,, dia menyuruh Devan pergi
'"Lebih baik anda pergi dari sini,,, anda sudah sangat jahat pada Mega,, " ucap Nek ijah
Kini Devan berdiri di depan rumah Mega
Mega menangis di dalam,, tiba" perutnya merasakan sakit
", Akh,,, perutku sakit,,, " ucap Mega
Devan yang mendengar rintihan Mega menjadi panik
" Mega,, meg,,, kamu kenapa,,, buka pintu ya Mega,, " ucap Devan menggedor pintu rumah Mega
Mega merasakan sakit di perutnya semakin bertambah
" Akh,,, tolong,,,, hiks,, hiks,,, " ucap Mega menangis
Devan mendobrak pintu rumah Mega
Dan terlihat Mega terduduk di bawah memegangi perutnya
" Ya Alloh Mega,,, kamu kenapa,, " ucap Devan mendekati Mega
Mega tidak menjawabnya,, dia merasakan sakit yang luar biasa
", Aakkkhh,,, tolong aku Pak,, selamatkan anakku,, " ucap Mega lemah
Tiba" Mega pingsan dan Devan sangat panik
Devan melihat ada darah di bawah Mega,,,
__ADS_1
Devan meminta tolong dan membawa Mega ke rumah sakit