
Amel merasakan sesak saat mendengar pembicaraan Devan dan Dean
Sebenarnya Amel diam " menyukai Dean, tetapi Dean sudah punya kekasih
Amel memendam perasaannya sendiri
Amel makan dengan lahapnya, dia makan di kursi taman
Tiba" Dean mendekati Amel
" Hai Mel,, boleh duduk,, " ucap Dean
Amel melirik Dean dan menggeser duduknya
" Duduk aja,, " ucap Amel sambil menyiapkan kue ke mulutnya
" Mel,, gimana kuliah kamu,, sebentar lagi kan wisuda, apa kamu akan magang di kantor Papa kamu,, " ucap Dean
" Ngga tau juga,, " ucap Amel
" Kok ngga tau sih,," ucap Dean
" Ya ngga tau,, siapa tau aku magang di tempat lain biar banyak pengalaman,, " ucap Amel
Dean seperti kecewa dengan jawaban Amel
Dean diam, dia memperhatikan Amel ya g sedang makan
" Mel,,, entah kenapa setiap aku lihat kamu,jantungku terasa lebih cepat berdetaknya,, " ucap Dean dalam hati
Amel sebenarnya merasa deg" an saat berdekatan dengan Dean, sebenarnya salah tingkah tetapi Amel bisa menutupinya dengan bersikap biasa
" Duh,, kok deg" an gini sih.tensng dong Mel,, santai,, " ucap Amel dalam hati
" Mel,, malam ini kamu ada acara ngga. aku mau ajak kamu jalan,, " ucap Dean
" Apa,, eh maksudnya gimana,,, " ucap Amel salah tingkah
" Makan ini aku mau ajak kamu jalan,, bisa ngga. kalau bisa nanti aku jemput sekitar jam 7 an,, " ucap Dean
" Sebenarnya ngga ada si Kak,,tapi apa tidak apa".kalau Vania tau gimana,, " ucap Amel
" Kamu tenang saja kan kita ngga ngapa" in, cuma jalan aja,, " ucap Dean
" Oke mau deh kak,," ucap Amel senang
" Oke,, nanti aku jemput ya,, " ucap Dean
Kini Dean pulang dan Amel masuk ke kamar
Devan yang ada di kamar bersama Mega
Mega sedang istirahat dan Devan berbaring di sampingnya
Devan memeluk Mega
" Terimakasih ya Alloh,, aku akan menjaga keluarga kecilku,, " Ucap Devan mencium kening Mega
Mega membuka mata dan menatap wajah Devan
__ADS_1
" Sayang,, kamu mau makan biar Mas ambilkan,, " ucap Devan
" Nanti aja Mas,, aku mau mandi dulu,, " ucap Mega bangun dan melangkah ke kamar mandi
Mega memang sudah memaafkan Devan, tapi dalam hatinya masih kesal atas sikapnya tadi. Mega yang melihat Celine memeluk Devan,, Mega merasakan cemburu
" Dinginnya sikap Mega,,, apa dia marah ya melihat Celine memelukku tadi,, " Ucap Devan
" Ah,,, gara " Celine lagi,, Mega jadi marah lagi kan sama aku,, " ucap Devan sambil mengusap wajahnya kasar
Kini Amel berada di kamarnya
"Ah Senengnya aku,,,, Kak Dean ngajakin aku jalan,, kira" mau jalan kemana ya,, " ucap Amel tersenyum bahagia
Bu Dela masuk ke kamar Amel
" Sayang,, kayanya bahagia banget ada apa sih,cerita dong sama Mama,, " ucap Bu Dela
" Mama,, ngga ada kok,, " ucap Amel
" Mel malam ini Mama sana Papa akan pergi, ada acara dengan teman lama Papa dan Mama.kamu mau ikut ngga,, " ucap Bu Dela
" Engga deh Mah,aku juga ada acara sendiri,, " ucap Amel
" Ya sudah,tapi kamu mau kemana,, " ucap Bu Dela
" Emmm,,, Kak Dean ngajakin aku jalan Mah, boleh ya please,,,, " ucap Amel
" Mau kemana emangnya,tapi jangan malem" ya pulangnya,, " ucap Bu Dela
" Ngga tau Mah, paling cuma makan malam doang,, iya deh ngga malem" kok pulangnya,, " ucap Amel
" Siap Bos,, " ucap Amel tertawa
Bu Dela tersenyum menanggapi sikap anak gadisnya
Kini Sudah memasuki waktu maghrib, Amel sholat dan setelah itu dia berdandan
Amel memakai baju santai biasa,,
Hem kotak" yang di gulung sampai siku dipadukan dengan celana jins dan pakai sepatu
Rambut yang di ikat ekor kuda, dengan riasan natural yang tidak terlalu menor
Amel terlihat sangat cantik
Amel memang lebih suka pakai celana jins di padukan dengan kemeja,, atau kaos oblong, baginya pakaian seperti ini enak dipakai dan nyaman
Dia tidak suka memakai gaun atau dres,,
Bu Dela masuk ke kamar Amel untuk berpamitan
" Sayang Mama pergi dulu ya,, kamu hati" dan jangan malam" pulangnya,, " ucap Bu Dela
" Iya Mah,, " ucap Amel
" Anak Mama cantik banget sih,,, " ucap Bu Dela sambil pergi dari kamar Amel
Dean mengirim pesan ke Amel
__ADS_1
" Mel,, kamu udah siap belum,, aku otw nih,, " ucap Dean
"Iya Kak,, aku udah siap,, aku tunggu ya,, " ucap Amel
Amel menunggu Dean untuk menjemputnya
Kini Dean datang dan membawa motornya
Dean memilih memakai motor karena dirasa lebih romantis
Amel yang menunggu di depan rumah melihat Dean pakai motor jadi bingung
Selama ini kan Dean tidak pernah memakai motornya
Dean turun dari motornya
"Ayo Mel,, kita berangkat,, " ucap Dean
" I,, iya,,, ini,,, " ucap Amel menunjuk motor Dean
" Iya,,, aku pakai motor. aku tau pasti kamu senang kan kita jalan pakai motor,,, " ucap Dean tersenyum
" Oke,,, lets go,, " ucap Amel senang
Dean yang melihat Amel tertawa jadi ikut bahagia
Dean memakaikan helm ke kepala Amel
Tiba" Devan keluar dari dalam rumah dan mendekati mereka
"Ehem,,, mau kemana kalian,, " ucap Devan
" Eh Dev,, gue mau ajak Amel jalan dan makan malam,, " ucap Dean
" Ya udah hati" kalian, jagain adek gue bro,, awas kalau lo macem" ,, " ucap Devan
" Iya",,, gue jagain Amel,, kita pergi dulu ya,, dah,, " ucap Dean saat Amel sudah naik di belakangnya
Devan melihat mereka pergi, kini Devan masuk ke dalam dan masuk ke kamar
Devan mengajak Mega untuk makan malam
Kini mereka turun dan duduk di meja makan
Bi Siti menyiapkan semua nya untuk Devan dan Mega
" Makasih Bi,,, kalian sudah makan bi. kalau belum kalian makan dulu ya,, " ucap Devan ke Bi siti
Memang di rumah Bu dela ada Bi Siti dan Mang Karjo tukang kebun.
" Sayang kita makan dulu ya,, " ucap Devan
"Mas kok sepi,, orang" pada kemana,, " ucap Mega
" Amel pergi jalan sama Dean, Mama sama Papa pergi ada acara sama teman Papa,, " ucap Devan
" Ooh,,, " ucap Mega menganggukan kepalanya
Mereka makan berdua
__ADS_1