
Kini mereka sudah sampai di halaman kantor, satu persatu turun dan langsung pulang ke rumah masing".Amel pulang bersama Devan, dia akan mengantar adiknya ke rumah orangtuanya
Dean yang melihat Amel masuk mobil Devan sebenarnya ingin menghentikan, tetapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakan semua nya
Di dalam mobil Amel terus diam, sebenarnya dia tidak mau pulang ke rumahnya
" Kak aku mohon..aku tidak ingin pulang ke rumah. aku ingin ikut ke rumah Kakak.. " ucap Amel
" Tapi Mel.. Mama sama Papa harus tau. kamu kan sudah bertunangan dengan Galang,sebentar lagi kalian akan menikah.kalau Galang tau dari orang lain dan mengetahui pada saat sudah menikahi kamu, pasti dia akan sangat kecewa Dek.. " ucap Devan
" Tapi Kak..aku takut kalau mereka marah, padahal kita tidak melakukan apapun Kak.. " ucap Amel menangis
" Sudahlah Dek, sebentar lagi kita sampai..
" ucap Devan
Kini mereka sudah sampai di rumah Orang tua nya. Amel langsung masuk dan naik ke kamarnya
Devan yang melihat sikap Amel menjadi geleng" kepala
"Assalamu'alaikum Mah.. " ucap Devan
Bu Dela yang berada di dapur langsung mendekati Devan
" Loh Sayang Amel mana..? Apa dia sudah pulang Dev..? " ucap Bu Dela
" Mah ada yang ingin aku bicarakan... " ucap Devan
Tapi belum sempat Devan berbicara, Dean sudah menghubunginya
" Halo Dev, bisa ngga kita ketemu nanti.. "ucap Dean
" Iya memangnya ada ada Yan.. " ucap Devan
" Pokonya ini sangat penting, kita ketemuan di Cafetaria jam 7 malam oke.. " ucap Dean
" Oke kalau begitu.. " ucap Devan sambil mematikan sambungan telepon nya
" Kamu mau bicara apa Dev.. "Ucap Bu Dela
" Nggak Mah.Amel sudah ada di kamarnya,biarkan dia istirahat dulu Mah. aku mau pulang dulu,takutnya Mega nungguin.. " ucap Devan berjalan keluar
Kini Amel berada di kamarnya, dia langsung merebahkan badannya dan istirahat
Pikiran nya melayang pada saat di puncak
Kebersamaannya dengan Dean membuat dia bahagia, tetapi kebahagiaan itu berubah jadi kekecewaan saat yau mereka sekamar berdua
Tiba" ada yang mengirim pesan di hp nya
Amel membaca, dan ternyata itu dari Galang
" Apa kabar Mel..? apakah kamu sudah pulang liburannya...? " ucap Galang
" Aku Baik Mas, iya aku baru balik dari puncak.. " ucap Amel
" Syukurlah.. sekarang kamu istirahat dulu ya, nanti malam aku jemput. kita makan malam di luar.. " ucap Galang
__ADS_1
Amel kaget, dia langsung duduk dan membaca ulang pesan dari Galang
" What.. Kak Galang ngajakin aku makan malam, tumben dia ngga kaku kaya biasanya... " ucap Amel
" I... iya... " ucap Amel
Galang tersenyum membaca pesan dari Amel
" Aku akan berusaha mendekatkan diri pada mu Mel, bagaimanapun juga kita sudah terikat... " ucap Galang
Kini Amel tidur kembali, tak terasa dia tidur nyenyak karena capek
Semenjak Amel pulang,Bu Dela belum melihatnya. akhirnya beliau mendatangi kamar Amel
Bu Dela mengetok pintu beberapa kali, tetapi tidak di buka juga oleh Amel
" Kok Amel ngga buka in pintunya ya, apa dia ketiduran.. " ucap Bu Dela
Amel yang mendengar ketokan pintu, doa membuka matanya dan bangun. Alangkah kagetnya dia bangun karena sekarang sudah jam 6:30
" Hah sudah jam 6:30, aku harus segera mandi dan berdandan. kan sebentar lagi Mas Galang ngajakin aku makan malam, mau menolak juga ngga bisa... " ucap Amel
Amel langsung mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Setelah mandi, dia langsung sholat maghrib. setelah itu dia berdandan untuk pergi dengan Galang
Amel memakai celana jins dan di padukan dengan outfit berwarna hitam, dengan rambut yang di kuncir kuda
Dia memoles wajahnya dengan riasan yang sederhana tapi terlihat cantik natural
Galang menghubunginya
" Iya Mas Galang, aku tunggu.. "ucap Amel
Amel turun menuju ruang ramu, di meja makan ada orang tuanya
" Mel makan dulu sayang sini.. "ucap Bu Dela
" Nggak Mah,Mas Galang ngajakin aku makan malam di luar.. " ucap Amel
Bu Dela yang mendengarnya jadi bahagia
" Syukur Lah, semoga kalian tambah dekat ya sayang.. " ucap Bu Dela tersenyum
Amel diam saja, dalam hatinya menolak. tetapi tidak bisa ia katakan
Setelah agak lama Amel menunggu, kini Galang datang. Dia masuk dan menyapa calon mertuanya
" Maaf Tante, saya ijin mengajak Amel untuk makan malam diluar.. " ucap Galang
" Iy nak hati" ya kalian.. " ucap Bu Dela tersenyum
Kini Amel masuk ke mobil Galang.Galang membuka kan pintu mobilnya di depan
Amel menuruti Galang, dia duduk di depan
Galang sesekali melirik ke Amel
__ADS_1
" Emm Mel, kita mau makan di mana.. " ucap Galang sambil melirik Amel
" Terserah Mas Galang saja deh, aku ngikutin.. " ucap Amel
" Ya sudah kita cari Resto seafood aja ya? kamu mau kan... " ucap Galang
" Iya, terserah... " ucap Amel
Kini mereka sudah sampai di Restoran seafood terdekat
Mereka masuk dan memilih kursi yang menghadap ke jalan raya.
Galang menarik kursi yang akan di duduki Amel
Setelah mereka duduk kini ada pelayan yang datang, mereka memesan makanan.
" Mel kamu mau makan apa..? tanya Galang
" Samain aja deh Sama Mas Galang.. " ucap Amel
Setelah agak lama menunggu, akhirnya makanan datang juga
Di saat mereka makan, tiba" ada yang mendekati mereka
" Hai Sayang apa kabar.. " ucap Celine sambil mencium pipi Galang
Deg.. Amel kaget melihat perilaku Celine pada Galang
" Celine..ngapain kamu disini... " ucap Galang
" Sayang, aku kangen banget sama kamu. kita kan lama ngga ketemu, iya kan.. " ucap Celine sambil duduk di dekat Galang
Amel yang melihatnya jadi penasaran
" Mas Galang ada hubungan apa sama Celine.. " ucap Amel pada Galang
" Ooh iya Mel, perkenalkan aku pacarnya Galang.. kekasih tercintanya. ingat itu... " ucap Celine
Deg,, Amel merasakan jantungnya berhenti berdetak
" Jadi kalian pacaran, tapi kenapa Mas Galang mau bertunangan denganku Mas.. " ucap Amel matanya berkaca"
Amel merasa dia sudah di bohongi oleh Galang
" Mel.. dengarkan aku dulu, memang aku pernah ada hubungan sama Celine. tapi itu dulu, sekarang kita ngga ada hubungan apa" lagi semenjak dia. menghianati ku dengan Devan, Kakakmu... " ucap Galang
" Jadi..kalian pernah ada hubungan di saat Celine masih berpacaran dengan Kak Devan..?" ucap Amel
" Iya,sekarang pun masih.. iya kan sayang.. " ucap Celine menggenggam tangan Galang
" Oke,, silahkan kalian lanjutkan. permisi... " ucap Amel pergi dari restoran tersebut
Galang pergi mengejar Amel, tetapi Celine menahannya agar tidak pergi
" Galang..apa kamu percaya pada tunanganmu itu. dia itu bukan wanita baik "... " ucap Celine
" Diam kamu Celine, kamu tidak berhak mengatur hidupku... " ucap Galang pergi mengejar Amel
__ADS_1
Amel menyetop taksi yang kebetulan lewat, dia langsung menaikinya untuk pulang.
Di dalam perjalanan Amel merasakan sesak di hatinya. Ternyata Galang sudah mempunyai kekasih dan itu adalah Celine, orang yang dia benci