Istri Yang Tak Di Rindukan

Istri Yang Tak Di Rindukan
Rencana Menikah


__ADS_3

Hari ini Sandi berencana akan mengurus pernikahan mereka di KUA.dia tidak ingin menunda" atau memperlambat,karena perut Kinan pasti akan semakin membesar seiring Berjalannya waktu. Sandi mengetok pintu kamar Kinan.


Tok.. tok..tok" Ki boleh aku masuk nggak?.. " ucap Sandi


Tidak terdengar jawaban dari dalam, akhirnya Sandi langsung masuk ke kamar Kinan.Sandi mengedarkan pandangannya, tetapi Kinan tidak terlihat.Terdengar suara orang muntah" di kamar mandi, akhirnya Sandi memaksa masuk dan berjalan menuju kamar mandi.


Hoek... hoek.. hoek.... Konan terus saja memuntahkan sesuatu, tetapi hanya air yang keluar dari mulutnya.Kinan sampai lemas, dia membersihkan mulutnya dan akan keluar.


" Ki, kamu kenapa? apa aku boleh masuk ke dalam.. " ucap Sandi


Kinan yang mendengar suara Sandi, dia keluar.


Kinan berjalan berpegangan pada dinding, dia membuka pintu kamar mandi.tetapi belum sampai keluar, Kinan sudah pingsan duluan.


Akhirnya Sandi kaget langsung menolong Kinan. Sandi membawa Kinan ke kasur dan membaringkan nya di sana.


" Ki,begitu tersiksa nya kamu akibat kehamilan ini.kaauhan sekali kamu Ki,kamu harus merasakan sakit seperti ini, sedangkan Kak Rayyan melepaskan tanggungjawabnya... " ucap Sandi mengelus tangan Kinan


Sandi menelfon anak buahnya untuk mengurus pernikahan mereka di KUA,dia tidak tega meninggalkan Kinan dalam keadaan begini.takutnya terjadi apa" padanya.


" Halo Di, tolong kamu urus berkas" untuk aku menikah besok di KUA.. " ucap Sandi ke Andi


"Apa... menikah? menikah sama siapa Bos?.. " ucap Andi


"Nggak usah banyak tanya,kamu ambil berkas" nya di apartemen ku sekarang juga.. " ucap Sandi


" Baik Bos.. " ucap Andi


Sandi memang sudah memiliki Resto dan Perusahaan kecil di jakarta, dia mempercayakan resto pada karyawan kepercayaannya. sedangkan perusahaan nya, dia mengurusnya sendiri. tetapi kalau dia ada jam kuliah, dia menyerahkan segala urusannya pada Andi,asisten pribadi kepercayaannya.


Sandi pergi ke dapur, dia akan membuatkan bubur untuk Kinan.


Setelah buburnya jadi,Sandi membawanya ke kamar Kinan.


Terdengar bel berbunyi, akhirnya Sandi menaruh buburnya di meja dan dia membuka pintu apartemen nya.


" Maaf Bos,boleh saya masuk?.. " ucap Andi

__ADS_1


" Eemmm... " jawab Sandi


Andi duduk dan Sandi mengambil berkas" nya di kamar.


Sandi memberikan berkasnya ke Andi.


" Maaf Bos kok tiba" saja anda akan menikah dengan Kinan... " ucap Andi


" Iya,aku ingin segera menikahinya. karena aku sangat mencintai nya.. " ucap Sandi


Dia tidak ingin membuka aib Kinan pada siapapun,biarlah hanya Sandi dan Kinan yang tau alasan mereka menikah, orang lain jangan sampai ada yang mengetahui nya.


Setelah Andi pergi, Sandi masuk ke kamar Kinan membawa bubur buatannya. Kinan mulai membuka matanya,dia memegangi kepalanya yang masih terasa pusing.


" Ki syukurlah kamu sudah sadar,kamu makan bu ur dulu ya biar perutmu nggak kosong. kasihan bayimu, dia juga butuh asupan makanan... " ucap Sandi sambil meletakkan buburnya di atas meja kecil


" Tapi aku nggak lapar San.. " ucap Kinan lemas


" Ayolah Ki,apa kamu tidak kasihan sama bayimu. dia juga butuh makan, biar aku suapi ya.. " ucap Sandi


Akhirnya Kinan mengangguk, dia bangun untuk duduk. Sandi memegangi tangan Kinan membantunya bersandar di ranjang.


Konan sebenarnya merasa malu dan tidak enak karena sudah merepotkan Sandi.


" San terimakasih kamu sudah mau mengurusku,aku tidak tau lagi harus membalas kebaikan mu padaku.. " ucap Kinan berkaca"


" Ki aku lakukan ini tulus, aku menyayangimu.aku tidak akan pernah meninggalkanmu dalam keadaan apapun... " ucap Sandi


Kinan terharu dengan kebaikan Sandi.dia bersyukur bisa mempunyai teman sebaik Sandi.


" Ki aku sudah mengurus pernikahan kita,kita akan menikah besok. kamu tidak keberatan kan?.. " ucap Sandi


" San, apa kamu tidak menyesal nantinya.kamu sudah mengorbankan semuanya buatku.kamu terlalu baik padaku San.. " ucap Kinan


" Ki sudah aku bilang, aku mencintaimu tulus.aku tidak perduli apapun keadaanmu.bagiku kamu tetap gadis yang suci.. " ucap Sandi


"San sebenarnya aku juga menyayangimu, tetapi aku pendam perasaanku padamu.aku sadar,aku bukan yang terbaik untukmu.aku sudah kotor dan hina.. " ucap Kinan dalam hati

__ADS_1


" Ki,setelah bayimu lahir aku akan menceraikan mu kalau kamu mau.tapi seandainya kamu mau mempertahankan pernikahan kita, aku akan sangat bahagia.. " ucap Sandi menggenggam tangan Kinan


" Tapi San,kamu berhak dapat yang lebih baik dariku.kamu sudah mau menutupi aibku saja, aku sudah sangat bersyukur San. aku tidak akan meminta lebih dari itu.. " ucap Kinan


Sandi sebenarnya kecewa atas jawaban Kinan, tapi dia juga tidak bisa memaksa.


"Habiskan dulu buburnya Ki, biar kamu ada tenaga... " ucap Sandi


" Aku sudah kenyang San.perutku mual.. " ucap Kinan sambil menutup mulutnya


Kinan berlari ke kamar mandi, dia memuntahkan kembali makanan nya.


Sandi yang melihatnya tidak tega, dia berjalan mendekati Kinan dan memijat tengkuknya.


Kinan merasa risih dan tidak enak pada Sandi, dia mencoba menyuruh Sandi keluar.


" San kamu keluar saja, takutnya kamu jijik padaku.. " ucap Kinan disela" muntahnya


" Ki jangan berbicara begitu, sana sekali aku tidak jijik.aku malah kasihan padamu melihat kamu begini... " ucap Sandi sambil terus memijat tengkuk Kinan


Setelah selesai, Sandi memapah Kinan untuk berbaring kembali di kasur.


" Ki aku belikan kamu buah dulu ya.nggak lama kok, cuma sebentar.. " ucap Sandi


"Nggak usah San, kamu sudah terlalu baik padaku.. " ucap Kinan


"Kamu harus makan,setidaknya buah akan mengurangi rasa mual.ya sudah aku tinggal dulu. kamu istirahat saja... " ucap Sandi


Kinan memandangi kepergian Sandi, dia meneteskan air mata


" San, andai kamu tau.perasaanku juga sama sepertimu.aku mencintaimu, tetapi sekarang aku tidak bisa. karena aku sudah tidak suci lagi.cintamu sangat tulus padaku,hingga membuatku merasakan bersalah. seandainya kamu mengungkapkan perasaanmu dulu, pasti aku akan sangat bahagia.beda dengan sekarang, aku malah merasa sangat bersalah, karena kamu harus ikut menanggung dosa yang aku perbuat.walaupun aku disini hanya korban... " ucap Kinan menangis


Sandi mengemudikan mobilnya, dia akan membeli buah" an untuk Kinan.


" Mungkin ini yang namanya cinta buta, aku tidak perduli keadaan Kinan.yang terpenting buatku,dia tidak dipandang rendah dan gina nantinya.lagipula dia hanya korban.yang bersalah disini adalah Kak Rayyan.sudah memperkosanya, tapi malah tidak mau bertanggungjawab.. " ucap Sandi


" Tapi aku tidak perduli seandainya mereka nanti tau,aku akan menjauhkan Kinan dan bayinya dari Rayyan. biarkan yang mereka tau itu anakku, darah dagingku... " ucap Sandi

__ADS_1


Sandi tidak akan memberitahukan soal pernikahannya dengan Kinan.dia akan menikah secara diam".hanya Andi dan saksi lainnya yang bisa dia bawa tapi bukan keluarga nya.


Sandi sudah menebak, pasti keluarga nya akan marah kalau mengetahui hal ini.tapi dia tidak perduli,biarlah sekarang dia jalani dulu.soal keluarga besar nya yang pasti akan marah, dia urus belakangan.


__ADS_2