Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Bab 2


__ADS_3

Di Amerika kini menjelas sore hari dimana jam bekerja telah berakhir. semua karyawan perusahaan Leonard telah pulang ke rumahnya masing-masing. tuan leonard pun telah usai mengerjakan pekerjaannya dan akan pulang ke mansion. Di koridor tepatnya depan ruangan vliara terdengar suara ketikan keyboard.


'pasti tu anak masih kerja' batin tuan leonard


tuan leonard pun memutuskan untuk menghampiri vliara yang masih berkutat dengan berkasnya.


tok tok tok


"masuk" teriak vliara dari dalam


setelah mendengar pemilik ruangan memberikan izin untuk masuk tuan leonard pun masuk ke dalam ruangan vliara sambil berkacak pinggang.


"dasar anak nakal udah tau jam bekerja telah usai kenapa masih kerja hah" kesal ayah arka


"ampun ayah arka,, Ara cuman ngerjain dikit kok.. bentar lagi pulang janji deh" ujar Ara sambil mengangkat 2 jarinya yang berbentuk huruf v


"pulang atau ayah bilangin ibu glaudi" ancam ayah arka


"iya ayah bentar beresin dulu ini" ujar Ara menurut.


Ara pun mulai membereskan ruangannya dan mengambil beberapa berkas untuk di kerjakan nya di rumah,, sedangkan sang ayah hanya mengamati saja. setelah selesai mereka pun bergegas ke mobil masing-masing dan pulang ke mansion Leonard.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sementara di mansion Anata,,Axel tengah merengek pada mommy nya agar dia ikut ke Amerika.


"mommy ayolah ikut sama kita" rengek Axel


"maaf mommy ngga bisa kan ibu harus jagain adik adikmu" ujar mommy Vian


"tuyul tuyul itu bisa jaga diri mom" ucap Axel


"Cik cepat sanaa pergi ntar di jalan tidur kamu kan belum tidur" usir mommy Vian secara halus


setelah beberapa menit perdebatan itu pun selesai. kini Axelo tengah tidur di pesawat yang mereka tumpangi. sedangkan sang ayah yang melihat itu pun mencibir kesal.


'sudah ku bilang jangan jadi dokter masih aja ngeyel ' batin ayah allan


beberapa jam perjalanan akhirnya mereka sampai di Amerika. ayah allan pun membangunkan Axel yang masih tertidur. mereka pun bergegas menuju ke arah parkiran dan mencari jemputan yang akan mengantarkan mereka ke apartemen milik ayah allan.


setelah beberapa saat keliling parkiran mereka pun menemukan jemputannya dan langsung melaju ke apartemen. setelah beberapa menit ke sunyian akhirnya ayah allan membuka suara.


"mau kah kau tinggal disini dan mengurus perusahaan ayah?" tanya ayah allan


"ngga ah yah" jawab Axel

__ADS_1


"sayang sekali padahal Ara si pacar virtual mu itu berada disini" ujar ayah allan yang membuat Axel membulatkan mata


"apa ayah menyelidiki tentang ara?" tanya Axel dan diangguki ayah allan


"ayah tidak tau pasti tempat tinggal dia,,akan tetapi setelah dia di usir orang tuanya dia pergi kemari" ujar ayah allan


"what? diusir?"pekik Axel yang diangguki ayah allan


"baiklah aku akan mengurus perusahaan yang disini" putus Axel dengan semangat 45


akhirnya mereka pun terdiam kembali sampai mobil berhenti di depan apartemen. setelah sampai mereka masuk ke apartemen dan beristirahat karena masih pagi dan acaranya esok hari.


...****************...


sementara itu di mansion Leonard tengah ada keributan antara adik dan kakak.


"kakak kembalikan susu cokelat itu jangan diminum" teriak ara sambil berlari mengejar sang kakak


"dasar bayi masih minum susu padahal udah besar juga" ledek Rendy


"tuyul Pepsodent berhenti" teriak ara.


"maksudnya apa tuyul Pepsodent nak?" tanya ibu glaudi yang menghampiri sang anak


seketika Ara pun berhenti mengejar kakaknya dan menghampiri sang ibu. dia pun membisikan sesuatu sampai mata ibunda nya membulat sempurna.


"Rendy ternyata kau yang mencuri Pepsodent ibu" teriak ibu glaudi yang membuat Rendy berusaha meneguk ludahnya.


"iya Bu itu tuh tuyul Pepsodent nya,,dia yang makan Pepsodent ibu diem diem" ucap Ara dengan polos sambil menunjuk ke arah Rendy.


Rendy pun berlari ke arah dapur dan menabrak salah satu pembantu yang sedang membuat kue sehingga tepungnya membalur wajah Rendy. Rendy yang tak menyadari itu pun hanya memaafkan nya.


tiba-tiba telpon hp Rendy. Rendy pun mengangkat nya.


".............."


"jadi,,aku akan membawa seseorang" ujar Rendy


"........"


"baiklah bay" ucap Rendy dan menutup telponnya.


Rendy pun mencari Ara ke ruang keluarga. dan benar saja ternyata Ara berada disana bersama ayah dan ibunya. seketika ide jail pun muncul. Rendy mengendap-endap menuju sofa dan bersembunyi di belakang nya.


"ayo ikut aku" ujar Rendy dengan nada seseram mungkin.

__ADS_1


"ibu, ayah apa kalian mendengar nya?" tanya Ara yang sudah merinding ke takutan.


"iya dengar kok" jawab ayah arka dan ibu glaudi


"jangan jangan....." ucap vliara yang tergantung


"setan" pekik ayah arka dan ibu glaudi yang sudah kocar kacir saat melihat Rendy.


"kenapa mereka pada ketakutan liat ke belakang ku ya" gumam Ara dan perlahan menoleh ke belakang


"aaaaa tuyul jabrik" teriak ara dan langsung lari ke kamarnya


sedangkan Rendy yg mendengar teriakan Ara pun ikut ketakutan dan berlari mengejar Ara saking ketakutannya.


"de tungguin Abang juga takut" teriak Rendy yang sama-sama ketakutan.


setelah sadar bahwa yang di sebut setan dan tuyul jabrik adalah dirinya,, Rendy pun membersihkan wajah nya dan mengajak Ara pergi. Ara pun setuju dan bersiap-siap menemui pacar kakaknya.


"kakak duluan saja nanti tungguin aku di restoran dalam mall" suruh ara dan di angguki Rendy


Rendy pun pergi ke mall dan menemui pacarnya Sena. Beberapa saat kemudian Ara telah sampai di restoran tersebut dan menunggu kakaknya.


saat kakak nya Rendy masuk ke restoran tersebut Ara menatap tajam pacar sang kakak. ia melihat dari ujung kaki sampai kepala dan menatap semua barang belanjaan nya


'ternyata menginginkan harta kakaknya saja' batin Ara yang mulai memikirkan ide liciknya.


saat sang kakak menghampiri nya Ara pun berdiri dan mendekati sang kakak.


"sayang" pekik Ara sambil berkacak pinggang


'keknya dia ada rencana licik nih' batin Rendy


"hey kamu siapa?" tanya Sena dengan nada angkuhnya


"aku istrinya" ujar Ara dengan nada sama angkuhnya


"sayang pilih aku atau dia?" tanya Ara dengan tatapan tajamnya yang seolah olah mengatakan 'putuskan atau ku kasih tau ibu rahasia mu'


Rendy yang melihat isyarat itu pun mengangguk dan memutuskan Sena demi sang adik nya. Rendy pun memutuskan Sena dan meninggalkan nya di restoran tersebut. Sena sangat geram dan mulai memikirkan rencana licik agar dapat kembali pada Rendy.


...----------------...


......Bagus Ara terus lawan nenek sihirnya. ......


...semangat Ra....

__ADS_1


Selamat membaca semuanya


__ADS_2