Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Bab 57


__ADS_3

Setelah Andin dan Andini pergi Ratna tiduran di atas paha Axel seperti biasanya bila sedang berduaan.


"Bang mau nanya" ucap Ratna


"Nanya apa dek?" tanya axel.


"Abang mencintai kak Ara?"


"Sangat mencintai nya" jawab Axel jujur.


"Huum semoga kak Ara jodoh yang baik untuk bang Axel" ujar Ratna mendo'akan yang terbaik untuk sang kakak.


Meski sebelumnya Ratna mengharapkan Nika yang menjadi kakak iparnya akan tetapi setelah mendengar berita yang di ceritakan oleh sang mommy membuat Ratna merasa ifeell pada Nika.


Dan sebenarnya Ratna masih belum menerima Ara sebagai kakak iparnya dengan sepenuh hati,,akan tetapi mendengar kakaknya sangat mencintai Ara Ratna pun memutuskan untuk berusaha menerima Ara sebagai kakak iparnya.


"Amin" balas Axel dengan senyuman.


"RATNAAAAAA" teriak mommy Vian yang menggelegar di mansion Anata dan membuat semua yang berada di mansion menutup telinga nya.


"eh jantung copot" pekik Ratna kaget karena suara. teriakan mommy nya sambil mengelus-elus dadanya


"Tuh mommy manggil samperin gih" titah axel pada Ratna.


"asiaaap"


Ratna pun bergegas menghampiri mommy nya yang kemungkinan berada di dapur. Setelah Ratna pergi,, Axel menghela nafas panjang dan beranjak pergi ke perusahaan.


...****************...


Di dapur.


"Punya anak perempuan gini amat,,cepet bantuin mommy nyuci piring" titah mommy Vian pada Ratna.


"Ih mommy kenapa ga suruh pelayan aja sih" kesal Ratna karena setiap ada dirinya di rumah maka Ratna lah yang akan mencuci piring.


"Nasib jadi perempuan" sahut mommy Vian asal.


"Hum ya udah nanti aku transgender aja biar ga di suruh cuci piring" balas Ratna yang masih kesal.

__ADS_1


Mommy Vian yang mendengar itu pun membulatkan matanya dan menatap tajam ke arah Ratna. "Berani transgender mommy coret dari kartu keluarga" ancam mommy Vian menggunakan kelemahan Ratna.


Seketika nyali Ratna menciut ketika mommy nya mengancam itu. Bagi Ratna jika di coret dari kartu keluarga sama saja di coret dari daftar ahli waris dan di buang dari keluarga Anata dan menjadi gelandangan.


"I-iya mom ga akan" ucap Ratna gugup karena takut jatuh miskin dan langsung mengerjakan apa yang di suruh mommy nya.


Mommy Vian tersenyum ketika anaknya mengerjakan yang ia titah dan membersihkan meja makan yang agak berantakan akibat ulah Andin dan Andini.


......................


Di perusahaan Anata


"Pagi tuan grance" sapa Aiden yang langsung nyelonong masuk ke ruangan Axel tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


"Ketuk pintu dulu biar sopan" ketus Axel.


"Hehehe iya lain kali aja" ucap Aiden sambil cengengesan.


Axel tak menyahut dan kembali fokus pada pekerjaannya. sehingga keheningan tercipta di antara mereka berdua.


"Ara udah sampe di Amerika blom ya?" tanya Aiden memecah keheningan.


"Udah kali,,mungkin lagi tidur" tebak Axel.


"Itu tau pake nanya segala" ketus Axel.


"Eh si Bambang gitu amat sama cowok yang tamvan ini,, mentang-mentang udah jadi horang terkaya" cibir Aiden.


"Baperan amat" ledek Axel.


"Ngeselin" umpat Aiden sambil menghentakkan kakinya seperti anak kecil yang sedang marah.


"Ngapain ke sini?" tanya Axel pada Aiden.


"Gabut doang di Perusahaan kagak ada kerjaan" ucap Axel sambil menggoyang-goyangkan kursinya dan…


Bruk


"Awww akit" ringis Aiden sambil mengusap-usap bok**g nya.

__ADS_1


"Rasain"


"Ih lu jahat bilangin Ara loh ya" ancam Aiden


"Bilang aja ga takut" balas Axel menantang Aiden.


Aiden mengambil ponselnya dan menelpon Ara untuk mengadu. Axel yang melihat itu pun langsung merampas ponsel Aiden.


"Canda den,, plis jangan dikasih tau ke Ara yah" pinta Axel dengan mata puppy eyes nya dan tangan yang mengatup.


"Ih gue jadi jijik liat lu kayak gini,,tenang gue cuman bercanda doang kok" ujar Aiden


Axel pun tersenyum dan kembali duduk di kursi kebesarannya.


"Btw adek lu masih ngambil cuti?" tanya Aiden.


"Iyee katanya kangen ama mommy nya" jawab Axel seadanya. Aiden mengangguk dan merebut ponselnya yang berada di meja kerja Axel.


Aiden membuka sosmed miliknya dan membuka-buka story milik rekan bisnisnya.


"Eh xel keknya lusa gue balik ke Amerika" ujar Aiden tanpa mengalihkan pandangannya dari ponselnya.


"Oh ya udah sono,,tapi inget jan ganggu bini gue" balas Axel yang tak mau istrinya di dekati oleh Aiden sang playboy cap abal-abal.


"Hm ya dah lagipula gue suka nya ama Aulia bukan ma bini lu" jujur Aiden. Axel menatap tajam ke arah Aiden.


"Gila lu, masa playboy sukanya ma bocil" cibir Axel.


"Serah gue dong hidup-hidup gue,,kok lu yang atur" ucap Aiden yang agak sewot dengan ucapan Axel.


"Hmm terserah" ketus Axel


"Ntar gue titip Aulia yee,,ntar gue balik ke sini buat ngurus anak perusahaan" ujar Aiden.


"Ngoghey"


"Ya udah gue mo ke perusahaan dulu" ucap aiden dan pergi dari ruangan Axel tanpa menunggu Axel menjawab.


Axel memijit pelipisnya yang pusing karena ulah Aiden manusia tak berakhlak itu. Setelah merasa pusingnya hilang Axel pun mengerjakan pekerjaan nya kembali dan pergi meeting.

__ADS_1


...----------------...


Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️


__ADS_2