Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Bab 7


__ADS_3

"…………"


"waalaikumsalam,,kenapa?" tanya Ara to the point


"…………"


"nanti kakak kesana" ujar Ara


"…………"


"30 menit lagi" jawab ara dan memutuskan sambungan nya secara sepihak.


Ara pun kembali ke meja makan dan melanjutkan sarapannya.


"siapa?" tanya ayah arka


"temen yah,,ya udah aku berangkat dulu ya yah.. mungkin bakal telat masuk" pamit Ara


"emangnya kamu mau kemana?" kini ibu glaudi yg bertanya


"rahasia bund,, assalamualaikum" ujar Ara yang langsung menyalami ayah allan ,,ayah arka,, ibu glaudi dan rendy.


"ga kan salam ke gue nih? gue kan calon suami lu" ujar Axel sambil menjulurkan tangannya. dengan senang hati Ara pun Salim ke Axel.


"dah,, assalamualaikum semuanya" ucap Ara dan langsung berlari ke mobil sport miliknya.


Ara pun masuk ke mobil sport nya dan menginjak gas untuk ke suatu tempat. di tengah jalan Ara menyadari bahwa ada yang mengikutinya. Ara pun bersiap-siap untuk menjadi pembalap.


"wahh ada yg nantangin nih" gumam Ara dan langsung mengambil ancang-ancang untuk balapan. dan 3 detik kemudian Ara sudah jauh di depan para penguntit tersebut.


Ara dengan lihai dan santai mengemudi dengan kecepatan yang sangat tinggi. sedangkan para penguntit Ara pun berusaha mengejar Ara. sampai beberapa menit kemudian mereka kehilangan jejak Ara. mereka pun kembali ke kediaman mereka.


"bagaimana ren,,xel? apa kalian berhasil mengetahui tu anak kemana?" tanya ayah arka dan di jawab gelengan dari mereka berdua.


"anak mu cosplay jadi pembalap mobil dad" ujar Rendy yang mengundang tatapan tajam dari ayahnya


"dasar tu anak udah di bilangin jangan pernah ngebut masih ngeyel" geram ayah arka sedangkan Axel dan lainnya hanya diam.


......................

__ADS_1


Di sebuah perusahaan besar yg terkenal dengan nama perusahaan GN sedang di adakan rapat dadakan yg di hadiri oleh Ara,, angkasa dan Arya.


"siapa yang akan memimpin perusahaan di Inggris dan Indonesia?" tanya Ara to the point.


"aku akan memimpin perusahaan di Inggris bersama sekertaris ku" ujar Arya sedangkan angkasa hanya diam.


"baiklah Arya kau pimpin perusahaan di Inggris,,angkasa kau pimpin perusahaan di Amerika dan aku akan memimpin perusahaan di Indonesia" tegas Ara.


"what? aku harus mimpin perusahaan disini? jadi kakak mindahin aku ke sini gitu?" tanya angkasa yang diangguki Ara.


Setelah beberapa perdebatan dingin antara Ara dan angkasa akhirnya keputusan sudah bulat dan rapat tersebut pun berakhir. Ara meninggalkan perusahaan tersebut dan pergi ke perusahaan Leonard.


Di lobi kantor banyak yang berbisik-bisik membicarakan Ara. kenapa dia pake hijab sih? bukannya tuan Leonard Kristen ya,,kok dia pake hijab sih? dan banyak pertanyaan yang hinggap di telinga Ara. tapi jika Ara menanggapi nya bukan ara namanya. Ara pun berjalan menuju lift dan menekan tombol 59 untuk ke ruangan nya.


Sesampainya di ruangan Ara sudah di datangi seorang tamu. siapa lagi klo bukan ayah tercintanya.


"ada apa yah?" tanya Ara yg bingung mengapa sang ayah sudah berada di ruangannya padahal tidak ada meeting.


"dari mana saja kamu?" tanya ayah arka,,Ara pun terdiam dan duduk di kursinya.


"ada urusan yah" jawab ara santai


Jam makan siang pun tiba,,Ara pun beranjak menuju kafe terdekat dan memesan beberapa makanan. Sambil menunggu Ara membuka ponselnya dan memberi tahu bahwa dia sedang berada di kafe. beberapa menit kemudian datanglah seseorang dan membicarakan tentang bisnis. Makanan mereka pun tiba,,mereka memakan makanan tersebut dan membayar tagih nya.


Jam makan siang berakhir Ara pun kembali ke ruangannya dan mengerjakan beberapa dokumen yang tertunda. Beberapa menit berlalu Ara masih berkutat dengan laptop dan dokumennya sampai seseorang mengetuk pintu ruangannya.


tok tok tok


"masuk" sahut Ara


orang itu pun masuk dengan senyum yg manis. Ara pun menoleh dan melihat siapa yang masuk. setelah itu dia fokus kembali pada dokumennya.


"ya elah lu bukannya nyapa ato gimana malah cuek" ujar orang itu


"Napa emang?" tanya Ara.


"kagak gue cuman kangen ajeh sama ayang bebeb yang satu ini" ujar orang itu sambil menoel Noel pipi Ara.


"ganggu tau ga" ketus Ara

__ADS_1


"nyeh dasar nenek lampir" ledek orang itu


"gue bukan nenek lampir bambang" ujar Ara yang tidak terima disebut nenek lampir


"hmm ya udah Anabel aja dah" ucap orang itu


"adonan keluar lu dari sini" usir Ara yang males meladeni orang itu.


"heh gue udah bilang gue Aiden bukan adonan" geram Aiden.


"suruh sapa namanya susah di sebut" ketus Ara


sedangkan orang itu pun hanya diam karena percuma saja berdebat dengan Ara,,tidak akan habisnya. Aiden pun beranjak dari sofa menuju meja kerja Ara. saat akan melangkah kan kakinya Aiden tersandung meja dan jatuh.


"aaaaa kaki gue lecet" pekik Aiden yg melihat kakinya mengeluarkan darah.


seseorang yang mendengar suara teriakan di dalam ruangan Ara pun berlari masuk ke ruangan Ara. Seketika mata dia membulat karena melihat sosok Aiden yang di berita terkenal dengan kekejamannya menangis histeris karena jatuh.


"Aiden" pekik tuan leonard


Ara dan Aiden pun menoleh ke arah pintu dan melihat sosok yang Aiden hormati. karena ingin mempertahankan kharisma nya Aiden pun bangkit dan menyapa tuan leonard.


"selamat siang tuan leonard" sapa Aiden dengan nada dingin dan arogan.


"kamu punya berapa kepribadian sih?" celetuk Ara yang bingung,,tadi saja Aiden seperti anak kecil tetapi sekarang ketika ayah nya datang Aiden menjadi seorang arogan.


"juga den" balas tuan leonard dengan senyumannya


"ayah jangan manggil dia den tapi panggil dia ADONAN" ujar Ara dengan menekan kan kata adonan.


"why?" tanya ayah arka dan Aiden berbarengan.


"liat kan tadi dia berubah-ubah kepribadian nya kayak adonan yang suka berubah-ubah" celetuk Ara


mereka pun tertawa sedangkan Aiden diam menahan malu. 'punya sahabat gini amat yak' batin Aiden menjerit karena tingkah Ara.


...----------------...


...sabar den author juga tertekan sama ulah Ara...

__ADS_1


hai readers semua,,apa kabar? semoga sehat yaa. kali ini author up lagi semoga kalian suka yaa. tinggalin jejak like dan komen kalian yaa.. semoga kita ketemu lagi di episode berikutnya,,dahh👋👋


__ADS_2