Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Bab 52


__ADS_3

"B-begini kak…"


Flashback on


Beberapa bulan yang lalu netta menghampiri Arya di Inggris. Menurut teman-teman netta Arya adalah Sultan di dunia ini karena dia adalah adik pemilik dari GN grup.


Netta yang kesulitan menemui Arya pun menggunakan ide liciknya yaitu menjebak Arya. Setelah Arya benar-benar masuk perangkap netta pun menjalankan aksinya.


"Nikahi aku atau hancurkan perusahaan Anata" ucap netta memberikan pilihan.


Arya berpikir sejenak,,jika dia menikahi netta maka dia akan menghancurkan hati tunangannya dan mungkin suatu saat netta akan meminta Arya untuk menghancurkan perusahaan itu lagi.


"Baiklah,, tunggu sampai perusahaan yang disini stabil dahulu baru aku akan menghancurkan perusahaan Anata" ucap Arya memilih pilihan.


"Baiklah aku tunggu itu,,jika tidak maka bersiaplah nama baikmu akan hancur" ucap netta dan meninggalkan Arya.


Flashback off


"…gitu kak ceritanya" ujar arya setelah menceritakan semua nya.


"hmm jadi kamu ngelakuin itu gara-gara takut dimarahin kakak ga sengaja lakuin itu and ga mau nyakitin pacar kamu?" tanya Ara pada Arya.


Arya pun mengangguk. "Lalu bagaimana nasib karyawan yang ada di Perusahaan Anata jika bangkrut?" tanya Ara kembali.


"Aku akan menerima karyawan di perusahaan Jakarta dan Bandung kak" jawab Arya.


"Kamu minta maaf ke suami sama mertua kakak" titah Ara dan menatap netta yang sedari tadi diam.


"Dan kamu ikut saya ke ruang kerja" sambungnya dan beranjak pergi.


Netta yang ragu pun meminta bantuan pada Arya,, tapi Arya hanya cuek dan tidak peduli dengan nya.


"Om tante kakak maafin saya karena ingin menghancurkan perusahaan kalian,,saya janji tidak akan mengulanginya lagi" ujar Arya.


"Benar janji? tidak akan di ingkari kan?" tanya mommy Vian mengetes janji Arya.


Dengan cepat Arya mengangguk.


"Baiklah kami memaafkan mu" ujar ayah allan mewakili.

__ADS_1


Tiba-tiba seorang bodyguard datang ke ruangan tamu. Arya yang tahu bahwa itu adalah perintah sang kakak pun melirik netta.


"Sebaiknya kamu kesana atau hidupmu berakhir" ucap Arya dingin.


Netta pun berdiri dan berjalan sambil menunduk. Arya menatap jengah pada netta dan membuka ponselnya.


"Boleh aku menanyakan sesuatu?" tanya Axel pada Arya yang sedang fokus pada ponselnya.


"Tanyakanlah" ucap Arya.


"Siapa kakak mu yang sebenarnya?" tanya Axel.


"Kak Ara adalah pemilik perusahaan GN grup,,meski aku dan adikku yang sering muncul tapi dia yang mendirikan perusahaan itu" jawab Arya dengan santainya.


"What? selama ini menantu ku…" pekik mommy Vian kaget. Bagaimana tidak coba perusahaan GN grup adalah perusahaan terbesar dan terkenal di seluruh dunia.


"Iya mom,,istriku ternyata seorang CEO" sambung Axel melanjutkan ucapan mommy nya yang tergantung.


"Kayak judul novel aja bang" celetuk Dika yang tiba-tiba berada di sana.


"Loh Napa kamu ada di sini?" tanya Axel yang kaget dengan keberadaan Dika.


"Hehehe kagak papa kali bang,, gue kesini soalnya pen ketemu bang angkasa" jawab Dika santai dan langsung duduk di sofa.


"Ntar Abang terbitin" sahut Arya yang mendengar celotehan Dika.


"Ditunggu bang arya" balas Dika dengan senyuman termanisnya.


Tak lama pintu lift terbuka. Ara berjalan dengan anggunnya menuju orang-orang yang ada di sana dan diikuti oleh netta.


"Kamu boleh pulang" titah Ara tanpa menoleh ke arah netta.


Netta mengangguk dan kocar-kacir untuk pergi dari mansion indah itu yang menurutnya neraka. Ara duduk di sofa dan menghela nafas.


"Kita bahas soal tadi" ucap Ara dan melirik Arya seolah kode agar pergi dari sana bersama Dika.


Arya mengangguk dan menarik Dika untuk pergi dari sana.


"Aku tidak mau berpisah dengan mu dan tak akan membiarkan mu pergi" tegas Axel.

__ADS_1


"Jika begitu maka setia lah padaku,,jika kamu berselingkuh maka dengan senang hati aku melepaskan mu" ujar Ara santai padahal hatinya sedang menangis histeris.


"apa tidak ada lagi cinta untukku darimu?" tanya Axel.


"untuk apa memberikan cinta tapi orang itu tidak membalasnya dengan cinta?" balas Ara dengan tatapan kecewanya.


"Sudahlah akhiri masalah ini,,karena itu hanya masa lalu ku,,masa lalu biarlah berlalu lebih baik kita mulai yang baru" ujar Axel


"Sebaiknya kalian jangan berpisah,,karena ini semua demi bayi dalam kandungan Ara" usul mommy Vian.


Axel dan ayah allan pun mengangguk sedangkan Ara hanya diam dengan tatapan kosong dan berpikir untuk kedepannya.


"Hmm,,baiklah aku akan lakukan itu demi anakku" ucap Ara menyetujui usulan mommy Vian.


"Ya sudah,,tak terasa ya hari sudah larut lebih baik kita pulang" ajak ayah allan.


"Ya sudah ayo" ujar mommy Vian.


Ara dan Axel mengangguk dan mengikuti ayah allan dan mommy Vian. Seketika Ara teringat dengan adik-adiknya. Ara menghampiri salah satu bodyguard dan memberikannya pesan untuk adik-adik Ara.


Setelah menyampaikan pesan itu Ara pun masuk ke dalam mobil sport miliknya dan duduk di samping Axel.


"mau kemana non tuan?" tanya supir pribadi Ara.


"Ke mansion Anata aja pak" titah Ara.


"Ngapain yank?" tanya Axel heran karena biasanya mereka jarang berkunjung ke mansion Anata.


"Sesekali aja" sahut Ara.


Ara mengambil laptopnya yang berada di jok belakang mobil dan mengerjakan sesuatu. Axel yang kepo pun memperhatikan gerak-gerik Ara.


"Ngapain yank?" tanya Axel


"lagi ngelawan hackers" sahut Ara santai.


Axel pun mengangguk dan kembali menatap keluar jendela.


'Aku bersyukur karena memiliki mu yang mau menerima ku apa adanya,,meski aku tahu istriku ternyata seorang CEO dan berbeda level denganku tapi kamu mau menerimaku apa adanya terimakasih sayang' batin Axel

__ADS_1


...----------------...


Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️


__ADS_2