
Di perusahaan Leonard
"Pagi nyonya" sapa seluruh karyawan yang melihat Ara masuk ke perusahaan.
"Hmmm" deheman Ara sebagai jawabannya.
Ara langsung menaiki lift dan pergi ke lantai khusus presidir.
Ting
pintu lift terbuka. Ara langsung berjalan menuju ruangannya sambil menggendong babby Al.
"Pagi nyonya" sapa Haris saat melihat Ara.
"Pagi" sahut Ara. Ara hendak melangkahkan kakinya menuju ruangan akan tetapi Ara teringat sesuatu.
"Asri sudah datang?" tanya Ara pada Haris.
"Belum nyonya" jawab Haris.
Ara mengangguk dan berjalan kembali menuju ruangannya. Sesampainya di ruangan itu Ara langsung membaringkan tubuh babby Al di kasur khusus miliknya.
"Baik-baik yaa disini" ucap Ara pada babby Al.
Setelah memastikan kenyamanan babby Al,,Ara langsung berkutat dengan laptop miliknya di samping babby Al.
...tok tok tok...
"Masuk" sahut Ara yang masih fokus pada laptopnya.
ceklek
pintu di buka oleh Haris,,Ara menoleh sekejap dan kembali fokus pada laptopnya.
__ADS_1
"Permisi nyonya muda sebentar lagi meeting dengan PT Adira akan dimulai" lapor Haris pada Ara.
"Saya segera kesana dan tolong siapkan dokumen yang diperlukan" ucap Ara
"Baik nona saya permisi" pamit Haris.
Ara mengangguk dan haris pun keluar. Ara menutup laptopnya dan menyimpan nya di atas meja kemudian beralih pada babby Al yang sedang menghisap jempol nya.
"Sepertinya kak asri tidak akan datang sayang,, kamu ikut kakak meeting yaa" gumam Ara yang terdengar oleh babby Al.
Babby Al tertawa riang seolah-olah mengerti dengan apa yang Ara ucapkan. Ara menggendong babby Al dan berjalan menuju ruangan meeting.
"Pagi menjelang siang nyonya muda" sapa sekertaris perwakilan dari PT Adira.
"Hmm,,mana bos mu?" tanya Ara pada sekertaris itu.
"Sebentar lagi akan sampai nyonya" jawab sekertaris itu.
Ara mengangguk dan duduk di salah satu kursi. Ara bermain sebentar dengan babby Al,,akan tetapi permainan mereka terhenti ketika seseorang masuk ke ruangan itu.
"Tidak apa-apa tuan" ucap haris mewakili Ara.
"Seharusnya Anda datang lebih tepat waktu lagi tuan,, beruntung nyonya muda nya tidak mempermasalahkan" bisik sekertaris perwakilan itu pada sang bos.
"Bisa kita mulai? waktu saya tidak banyak" ucap Ara dengan nada dingin dan datar miliknya.
Perwakilan itu pun menatap ke arah Ara dan terkejut dengan keberadaan nya.
"Ara" gumam orang itu.
"Mari kita mulai meeting nya nyonya muda Ara dan tuan muda hafif" ucap haris memulai meeting itu.
Setelah 2 jam lebih akhirnya meeting itu pun selesai. Ara langsung keluar dari ruangan meeting menuju ruangannya.
__ADS_1
"Tunggu" ucap hafif memberhentikan langkah Ara.
Ara berbalik dan menatap ke arah hafif. Dengan setengah berlari Hafif menghampiri Ara.
"Apa kamu anak pemilik perusahaan ini?" tanya hafif pada Ara.
"Bukan urusan mu" ketus Ara.
"Nyonya muda Alexander sayang jangan ketus dong ntar cantiknya ilang" goda hafif.
Tanpa membalas perkataan hafif,,Ara langsung meninggalkan nya menuju ruangannya.
Hafif ingin mengikuti Ara akan tetapi sekertaris nya memberi tahukan bahwa dirinya harus pergi. Jadi mau tidak mau hafif harus meninggalkan perusahaan Leonard.
...****************...
Di perusahaan Anata
"Kenapa kalian tidak becus menyelesaikan masalah ini hah" amuk Axel ketika mengetahui perusahaannya sedang bermasalah.
"Maaf tuan saya tidak tahu dengan kasus ini" ucap manager keuangan.
"Sekertaris cepat Carikan orang yang telah melakukan korupsi di perusahaan kita" titah Axel.
"Baik tuan" ucap sekertaris Axel dan langsung pergi mengurus itu.
"Dan kamu kumpulkan staf keuangan sekarang" titah Axel pada manager keuangan.
"Baik tuan" ucap manager keuangan itu dan langsung pergi untuk menjalankan perintah dari Axel.
Setelah kepergian kedua orang itu Axel menyandarkan punggungnya di kursi kebesaran milik nya. Axel memijat pelipisnya berharap agar pusing nya dapat berkurang.
"Udah di rumah ada masalah sama Ara sekarang di perusahaan juga ada masalah,,hemm nasib gini banget" gumam Axel.
__ADS_1
...----------------...
Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️