Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Bright


__ADS_3

"Huwaa ibu,,aku terhuraa" seru Ara dengan lebaynya.


"Umumu sini peluk ibu" titah nya.


Dengan cepat Ara memeluk ibunya. Beberapa saat kemudian pelukan itu terlepas karena suara cempreng Aiden.


"Hey Ra liat lah aku bawa es krim lohh" ujar Aiden sambil membawa semangkuk es krim.


Huek huek


Axel langsung berlari ke kamar mandi dan muntah. Menurutnya bau es krim tersebut sangatlah tidak enak. Dengan sigap Ara menyusul Axel dan memijit tengkuk nya.


"Sudah?" tanya Ara.


Axel pun mengangguk lemas. Ara langsung memapah Axel menuju sofa. Ibu glaudi menghampiri mereka dan mengelus punggung Axel.


"Aiden sebaiknya kita makan es krim itu di luar" usul Ara.


"Boleh,,ayo" ajak Aiden.


Aulia,,Ara dan Aiden pun keluar dari ruangan papa arka. Mereka bertiga berjalan menuju taman rumah sakit itu. Ketiganya memakan es krim yang dibawa Aiden dengan lahap sampai suara bariton mengejutkan Ara dan yang lainnya.


"Hai ra" sapa orang itu.


uhuk uhuk


Ara tersedak es krim yang dimakannya,,dengan sigap orang itu memberikan air mineral yang ada di meja Ara.

__ADS_1


"are you oke?" tanya orang itu.


"I'm fine" jawab Ara.


"Kalian jangan pake bahasa Korea Aulia ngga ngerti" protes Aulia yang memang tidak bisa berbahasa asing.


"Itu bahasa Inggris aul" ralat Aiden.


"Oh iya kah? hehehe ga tau" ucap Aulia sambil cengengesan.


Orang itu tak peduli dengan pembicaraan Aiden dan Aulia,,dia hanya fokus memperhatikan Ara yang menurut nya semakin cantik.


"can you speak Indonesian?" tanya Ara.


"Tentu apa yang tidak untuk mu Ra" ucap orang itu.


Orang itu adalah bright,,anak genius yang menemani Ara di kampus. Mereka berdua sama-sama lompat kelas karena kepintarannya. Banyak yang mengidolakan mereka dan berharap mereka menjadi sepasang kekasih.


"Kamu terlihat sangat cantik meski tengah mengandung" puji bright.


Ara hanya tersenyum menanggapinya karena dia sudah terbiasa dengan perkataan manis dari bright.


"Apa kau Bright?" tanya Aiden yang ingat dengan wajah pria tampan itu.


"Iya kak,,btw lu kak Aiden kan?" sahut Bright.


"Iyee lu ga berubah ya,,terus ngejar Ara meski tau dia punya suami" ucap Aiden.

__ADS_1


"Hahaha kagak papa lah,,lagi pula gua tau siapa Axelo sebenernya.. Meski dia ngerahasiain semuanya dari lu pada" ucap bright.


"kamu mengenalnya?" tanya Ara.


"Kami dulu sahabat sebelum gue tau kelakuan bejat dia" jawab bright santai.


"Maksud mu?" tanya Ara yang tak paham apa yang dikatakan oleh bright


Bright menggelengkan kepalanya. "nanti kamu tau apa yang terjadi" ucap bright.


"Aku akan menunggu waktu itu terjadi" ucap Ara.


'Meski aku tau apa yang terjadi,,huft kau bodoh Ra.. seharusnya kau mencari tahu dulu tentangnya baru memberikan mahkota mu' batin Ara tersenyum getir.


Drttt drtt


Ponsel Ara bergetar dengan segera Ara mengambil ponselnya.


"Aku akan mengangkat telpon dulu yah" pamit Ara yang langsung beranjak menjauh dari ketiga orang itu.


Setelah kepergian Ara,,Aiden menatap tajam ke arah bright sedangkan Aulia yang tak mengerti dengan pembicaraan nya pun memutuskan untuk kembali ke ruangan ayah arka.


"Maksud lu apa? apa lu tau sesuatu tentang Axelo?" tanya Aiden pada Bright.


Dulu nya bright,, Ara dan Aiden sangat dekat,,akan tetapi setelah bright di pindahkan oleh ayahnya ke kampus di Indonesia mereka bertiga jarang berkumpul.


"Lu akan tau seiring berjalannya waktu" jawab bright.

__ADS_1


...----------------...


Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️


__ADS_2