Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Bab 27


__ADS_3

Mentari pun terbit dan sinarnya menerpa sebagian wilayah bumi. Ara mengerjapkan matanya dan bangkit secara perlahan agar tidak menganggu tidur Axel. Perlahan namun pasti akhirnya Ara pun berhasil keluar kamar dan berjalan menuju kamar mandi.


Ara langsung membersihkan dirinya dan pergi memasak. Meski semangat Ara sudah hilang karena kehilangan sosok yang memberikan nya kasih sayang orang tua.


Setelah selesai memasak Ara pun berjalan menuju kamar nenek dan kakeknya. Ara membuka lemari sang nenek yang terdapat berbagai kenangan bersama pasangan paruh baya itu.


"bah,,nin maafin Ara ya ga bisa bahagia in kalian,,Ara janji bakal ngejaga Dika dengan baik" janji Ara sambil menatap buku album itu.


Setelah melihat kenangan itu,, Ara pun beranjak untuk membangunkan Axel.


"Yank bangun" ujar Ara sambil menggoyang lengan Axel.


"eungh" lenguh Axel.


Ara pun tersenyum karena Axel sudah bangun.


"Cepet mandi kita akan kembali ke Jakarta nanti sore" titah Ara dan Axel pun mengangguk. Axel langsung beranjak pergi mandi.


Setelah membangunkan Axel, Ara pun membangunkan Dika sedangkan paman dan bibinya mereka sudah bangun lebih awal. Dika yang merasa tubuhnya dibangunkan seseorang pun langsung bangun dan membersihkan diri. Setelah semua berkumpul mereka pun makan dengan hening.


"Paman aku akan kembali ke Jakarta" ujar Ara setelah mereka berdua di ruang tamu.


"Baiklah itu semua keputusan mu,,tapi apa kamu mau membawa Dika? paman tidak mau ya untuk mengurus Dika" ucap paman Ara


"Tenang kok paman, Dika ikut sama Ara but dengan satu syarat" usul Ara.


"apa syaratnya?" tanya paman Ara.


"Syaratnya adalah kalian tidak boleh menjual barang-barang nenek dan tidak boleh menjual rumah ini,, bagaimana deal?" tanya Ara sambil mengulurkan tangannya.


"Baiklah deal" ucap paman Ara menyepakati.


Setelah sarapan Ara pun langsung menyiapkan barang-barang yang menurut nya penting.


"Yank" panggil Axel


"Kenapa?" tanya Ara.

__ADS_1


"Jalan-jalan sebelum pulang yuk" ajak Axel.


Ara pun berfikir sejenak. "Baiklah ayo" ucap Ara menyetujui ajakan Axel.


Mereka pun bersiap kemudian berjalan menuju garasi mobil sementara tempat parkir mobil sport milik Axel. Mereka berdua pun berjalan menuju alun-alun kota Bandung.


"Yank pengen sosis itu" rengek Ara dengan mata puppy eyes miliknya sehingga Axel pun langsung mengiyakan.


"Iya udah ayo" ucap Axel yang langsung memimpin jalan ke pedagang kaki lima itu.


Seseorang yang melihat Ara dari jauh pun mendekati nya dan menepuk bahu Ara. Ara yang merasakan tepukan itu pun menoleh.


"Hai Ra,,kamu kemana aja? semenjak lompat kelas jadi sombong yaaa" ledek orang itu.


"Aku pergi ke Amerika,,kenapa?" tanya Ara


"Hey sayang kenapa kamu bicara sama dia sih? bukannya kamu bilang kamu ga punya temen cowok" tanya Axel yang bingung.


"Dia bukan temen ku tapi mantan ku" jujur Ara yang membuat Axel terbakar api cemburu.


"Loh kok ngobrol sama mantan,,mantan mah meski di lupain Ra" ujar Axel yang sangat cemburu.


"Bukan urusan mu" ketus Ara dan langsung menggandeng Axel pergi dari sana.


Hafif yang melihat Ara semakin cantik saja pun mulai terobsesi dengan nya. Hafif mempunyai niat untuk mendapatkan Ara kembali.


"Yank jangan cemburu yaa" mohon Ara yang tahu jika suaminya tengah di Landa cemburu.


"Hmmm,, sejak kapan kamu pacaran sama dia? apa kamu masih mencintainya?" tanya Axel dengan tatapan menyelidik.


Ara yang mendengar pertanyaan Axel pun terkekeh dan berniat mengerjai Axel. "Kami pacaran waktu 4 bulan sebelum jadian sama kamu dan aku masih mencintai dia" jawab Ara dengan santainya.


"Berarti kamu nganggep aku cuman pelampiasan gitu? ah kamu mah tega.. tau ah" ucap Axel ngambek.


Melihat tingkah Axel yang menurut nya gemas pun langsung mencubit pipinya. "Udah dewasa masih aja cemburuan" sindir Ara.


"Biarin daripada kamu udah putus masih aja cintai mantan" ejek Axel.

__ADS_1


"Siapa juga yang masih cinta sama dia ih,,tadi itu aku cuman bercanda oke" jelas Ara yang membuat Axel tersenyum lebar.


"Awas klo masih suka sama mantan" ancam Axel.


"iya sayang udah ah aku pengen makan sosis nya nih" ujar Ara


Axel pun terkekeh dan membukakan kemasan sosis itu. Ara memakan nya dengan sangat lahap hingga habis. Axel yang melihat saus di bibir Ara pun langsung mengusap nya dengan jari dan langsung memasukan jari itu ke dalam mulut nya.


"Aaaaa kakak mata adikmu ternodai" jerit seseorang yang melihat adegan romantis ara dan Axel.


Ara dan Axel yang mendengar itu pun langsung menoleh ke arah sumber suara. Mereka berdua terkejut karena melihat seorang anak yang seumuran dengan Dika menyaksikan adegan mereka.


"Kenapa de?" tanya seseorang yang suaranya sangat familiar di telinga Ara. Ara pun menoleh ke arah laki-laki itu.


"Ara" gumam laki-laki itu yang tak lain adalah hafif.


"Kami permisi" pamit Axel yang langsung menarik Ara dari pandangan mantannya Ara.


Axel menarik Ara untuk ke parkiran mobil dan bergegas pulang. Di sepanjang jalan Axel terus menggerutu kesal tentang kejadian tadi.


"Uhh sayang kenapa sih harus ketemu sama mantan kamu,,klo tau gini mah pasti aku udah ngajak kamu pulang ke Jakarta" Gerutu Axel sambil terus melihat ke jalanan.


"ish ga usah ngomel ke aku juga kali,,ngomel aja tuh sama si hafif jangan ke aku" kesal Ara yang terus di omeli oleh Axel.


Axel pun tidak menjawab dan terus fokus ke jalanan. 47 menit kemudian mereka sampai di garasi mobil. Mereka berdua turun dan bergandengan tangan seperti orang yang sedang pacaran.


Setelah sampai di rumah peninggalan kakek dan nenek Ara,,Ara pun langsung menghampiri adiknya yang sedang bermain dengan pulpen.


"Udah siap? mau pergi sekarang?" tanya Axel.


"Iya ayo" jawab ara dan Dika serempak.


Mereka bertiga pun langsung pamit ke paman dan bibi Ara. Mereka bertiga pun berjalan ke arah mobil sedangkan barang-barang sudah di bawa oleh supir.


Di sepanjang perjalanan mereka bertiga terus mengoceh hingga kantuk menyerang mereka dan mereka tertidur pulas. Setelah sampai di rumah Ara dan Axel mereka bertiga pun langsung membersihkan diri dan tidur.


...----------------...

__ADS_1


...Axel cemburuan hihihi,, sabar ya bang namanya juga ga sengaja ketemu mantan🤣...


Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Author tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ā¤ļø


__ADS_2