
Setelah sampai di rumah,, Axel langsung mengambil piring dna menyantap makanan yang ia beli tadi. Ara yang melihat itu pun geleng-geleng kepala.
"Enak yank?" tanya Ara yang melihat Axel makan dengan lahapnya.
"Enak,,mau?" tawar Axel sambil menyodorkan sesendok salad.
Ara pun menggeleng. "Tidak kamu saja,,aku ingin tidur" ujar Ara dan beranjak pergi dari ruang makan menuju kamar nya.
Ara mengunci pintu kamar dan mengambil laptop yang berada di bawah baju nya. Ara pun mengerjakan pekerjaan perusahaan nya sambil menelpon seseorang.
"……"
"Besok adakan meeting khusus bagian keuangan" ujar Ara.
"Siap laksanakan nona" ujar orang itu yang tak lain adalah asri.
Ara pun mematikan telponnya dan mengerjakan pekerjaan yang belum selesai. Setelah setengah jam berkutat,, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.
"Jangan-jangan Axel lagi,,ah gawat" pekik Ara pelan dan langsung kocar-kacir menyimpan laptop serta beberapa dokumen nya.
Setelah benar-benar rapi dan tidak ada barang perusahaan yang tertinggal Ara pun mengacak-acak rambutnya dan membuat wajah nya seperti bangun tidur.
ceklek
"Ada apa yank?" tanya Ara dengan suara yang dibuat-buat seperti suara bangun tidur.
"Ganggu tidur siang kamu ya?" tanya Axel.
"Udah tau pake nanya" ujar Ara
"Gitu aja marah" balas Axel.
Ara pun berdehem dan masuk ke dalam. Axel mengekori Ara sampai ke ranjang. Mereka berdua pun tidur siang dengan posisi berpelukan.
...****************...
Di rumah yang sama tapi kamar yang berbeda.
"H-halo mah Dika kangen hiks" seru Dika di dalam telpon.
"Cik lebay,,kamu kan udah kaya sama kakak kamu,,kenapa ga ngajak-ngajak mamah hah?" protes mama sila.
"Kenapa mama dari dulu ga berubah hiks selalu saja ngincar harta hiks" ujar Dika di sela-sela tangisnya
"Cik terserah ku,,jika tau papa mu Alexander akan kaya lagi maka aku tidak akan meninggalkan nya" ucap mama sila.
"Tobat mah,,kenapa mamah seperti itu!! disaat kak Ara sakit mama ga peduli,, dulu mama selalu manjain aku dan sekarang?" ucap Dika
"Kau tidak peduli lagi pada ku" sambung Dika
"Ah sudahlah kau mengganggu diriku" ujar mama sila dan langsung mematikan sambungan telepon nya.
__ADS_1
Tut Tut Tut
Setelah panggilan berakhir pun Dika menangis tersedu-sedu. 'kenapa mamah seperti itu ya Allah,,aku ingin seperti anak pada umumnya yang memiliki keluarga lengkap' batin Dika.
Beberapa saat kemudian Dika pun tertidur karena lelah menangis.
Sedangkan seseorang yang mendengarkan ucapan Dika di telpon pun menangis tersedu-sedu.
"Maaf kan kakak de,, karena kakak selama ini kamu menderita" gumam Ara pelan.
Setelah memastikan Dika tertidur pun,, Ara kembali ke kamarnya dan tidur. Ya tadi waktu sama Axelo dia tidur bohongan dan sekarang beneran yaa...
......................
Sore pun menjelang.
"Byy ayolah main di luar" rengek Ara pada Axel.
"Ngga ah males" ucap Axel.
"Ish kamu mah" desis Ara yang mengerucutkan bibirnya.
Ting tong
Bel di tekan oleh seseorang,,dengan segera bi Imas pun langsung membukakan pintu.
"Silahkan masuk tuan" ucap bi Imas kepada Rendy.
"Nona sedang berada di ruang keluarga tuan" ucap bi Imas.
"Ya sudah saya mau kesana dulu" ujar Rendy dan langsung melangkahkan kakinya ke ruang keluarga.
"Met soree semuaaaa" sapa Rendy dengan nada setengah berteriak.
"Jugaaa kakak" balas Ara dengan suara cempreng nya.
"Toa-toa sudah berkumpul nih,, siap-siap nyumbat telinga dik" ujar Axel sambil menutup telinga nya,, Dika pun mengikuti yang Axel lakukan.
"Iya kak mereka dua toa tapi toa gila" balas Dika.
Sedangkan yang di sebut toa terus fokus berbicara.
"Jadi kakak mau nginap nih? tapi udah izin sama ibu kan? di izinin ga? klo belum izin ogah ah ntar aku dikira nyuri anak orang lagi sama ibu" cerocos Ara
"Udah di izinin kok,,lu Sans aja de" ujar Rendy sambil mengacak-acak rambut Ara.
Tiba-tiba saja Axel memeluk lengan Rendy. Ara, Rendy dan Dika pun membulatkan matanya. Axel yang ditatap tajam oleh ke tiga orang itu pun hanya acuh dan mencium bau ketek Rendy.
"Wangi" gumam Axel.
"Kak Axel gilaaa" pekik Dika yang tak habis pikir dengan Axel.
__ADS_1
"Axel kamu kenapa? jangan gila pliss aku ga mau anak-anak ku punya Daddy gila" cerocos Ara pada Axel
"Mana ada aku gila,,yang ada ketek Rendy bikin gue nyaman" balas Axel sambil mencium ketek Rendy kembali.
"Kok gue jadi ngeri ya" tutur Rendy sambil memberontak agar tidak terus di Pepet Axel.
"Ara juga" timpal Ara
"Dika juga kok" sambung Dika.
"Axel kamu kemasukan setan?" tanya mereka bertiga serempak.
Axel pun menatap mereka dan menggeleng lalu kembali mencium ketek Rendy. Ara, Rendy dan Dika pun mulai komat-kamit karena takut Axel kesurupan.
"Bismillahirrahmanirrahim,,jangan sampai suami ku kemasukan setan" tutur Ara
"Dan semoga kak Axel tidak gila karena aku ga mau punya kakak ipar gila" timpal Dika.
"Lepaskan setan itu dalam tubuhnya karena aku ga mau ketekku ternodai" timpal Rendy.
Axel yang mendengar itu pun membulatkan matanya dan menatap mereka bertiga secara bergantian.
"Heloo aku ga gila Ara,,Dika,,and kak ren" pekik Axel.
"Ehh"
Ara dan lainnya pun mengusap tengkuknya dan saling menatap kemudian tertawa.
"Hahaha ku kira kamu kesurupan byy" ujar Ara.
"Iya aku juga ngerasa gitu" timpal Dika sambil cengengesan.
"Iya gue juga sama ngerasa gitu" sambung Rendy tanpa dosa.
Axel yang mendengar itu pun mendengus kesal lalu pergi ke dapur untuk minum karena sedari tadi ia haus.
"Marah ga tuh?" bisik Ara pada Dika dan Rendy.
Dika dan Rendy pun mengangkat bahunya pertanda mereka tidak tahu.
"Ngga tau kak" balas Dika.
"Sepertinya gue harus ganti parfum deh,,biar si Axel ga masuk-masuk ke ketek gue lagi" celetuk Rendy.
"Hahaha" Dika dan Ara pun tertawa mendengar celetukan Rendy.
...----------------...
Maaf telat up soalnya kakak lagi sakit dan ada masalah keluarga juga,,tolong ngertiin yaa.. kakak bakal usahain up sebanyak-banyaknya lagi.. Terus dukung kakak yaaa.
And maaf juga karena disini ga ada lawakan jujur kakak bingung mau ngelawak kayak gimana. Dan maaf juga kakak up nya sedikit hehehe.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya.Klo bisa tambahin ke favorit and follow Ig Dede bian. i love you para readers ❤️.. mwuuuach,,sampai ketemu di episode selanjutnya.