Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Grup sableng


__ADS_3

Drttt drtt


Suara ponsel Ara berdering,,dengan segera Ara mengangkat panggilan itu.


"Halo araa" sapa orang itu dengan suara melengking.


"Assalamualaikum dulu bian sayang" nasehat Ara.


"Assalamualaikum Ara" ulang Bianca.


"Waalaikumsalam,,ada apa?" tanya Ara.


"Ngumpul yuk sama grup sableng" ajak Bianca di sebrang sana.


"What? Bukannya kita berlima udah bubarin tu grup ya?" tanya Ara. Ara hanya ingat jika grup itu bubar saat semuanya masuk ke SMA.


"Iya,,tapi sekarang dah kumpul barusan aku ketemu sama si bang satria sama si Aulia" jelas Bianca.


"Hmm ya udah boleh deh,,jam berapa? kapan dan dimana?" cerocos Ara menanyakan kapan mereka ketemuan.


"Hari ini jam 4 sore di kafe pelangi" jelas Bianca.


"Ohh oke,,aku kerja dulu ya bye,, assalamualaikum" pamit Ara dan langsung mematikan telponnya.


Sudah dipastikan Bianca menggerutu karena dia belum selesai bicara. Ara kembali mengerjakan pekerjaan nya hingga pukul 16.45.


Ara pun turun ke bawah dan menelpon Axel.


"Assalamualaikum,, kenapa sayang?" sapa Axel di sebrang sana.


"Waalaikumsalam,,bisa jemput ga?" tanya Ara.


"Bisa ini udah di lobi perusahaan Leonard" jawab Axel.


Ara pun melangkahkan kakinya menuju lobi. Di situ sudah ada Axel yang menunggu nya.


"Yank anterin ke kafe pelangi dulu yaa tapi telfon bang altar suruh nyusul juga katanya ada yang pengen ketemu ma kalian" ujar Ara.


"Siap ratu,,mari lewat sini" ucap Axel sambil menunjukkan ke jalan menuju mobilnya.


Ara pun terkekeh dan mengikuti arahan Axel. Axel membukakan pintu mobil untuk Ara,,Ara pun masuk kemudian Axel mengitari mobilnya dan ikut masuk kedalam.


Axel melakukannya ke kafe pelangi. Setelah 20 menit kemudian mereka sampai di kafe itu. Ara menggandeng tangan Axel dan memasuki kafe itu.


"Kita mau ngapain disini sih yank?" tanya Axel.


"Ketemu temen aku" jawab Ara santai.


Axel pun membulatkan matanya. "Untuk apa ketemuan ma temen kamu tapi ngajak si altar?" tanya Axel kembali.


"Lihat aja nanti" sahut Ara santai sambil menoleh mencari keberadaan temannya.


Ara pun melangkahkan kakinya ke arah pojok kafe itu.

__ADS_1


"Sorry telat" ucap Ara.


"Sans ae lah" sahut Bianca dan atran serempak.


Ara pun duduk di salah satu kursi begitu juga dengan Axel.


"Halo broh" sapa Axel pada atran.


"apa kabar lu?" tanya atran


"nanyain kabar mulu dari kemaren,,emangnya ga ada yang lain apa?" jawab Axel yang merasa jengah setiap ketemu dengan atran pasti sapaan nya di balas apa kabar.


Atran pun cengengesan. "Habis nya gua ga tau mau ngomong apa" balas atran santai.


Beberapa menit kemudian altar dan satria pun datang.


"Sorry telat" ucap mereka berdua


"Sans,,Aul juga blom datang kok" jawab Ara.


Dan benar saja setelah altar dan satria duduk terdengar suara cempreng. Siapa lagi kalau bukan Aulia si gadis bar-bar.


"Halo semuanya,,maaf telat mwehehe" sapa Aulia sambil cengengesan.


"Wah kamu bang xelokan?" tanya Aulia saat melihat Axel.


"Eh maaf de sebelumnya saya bukan selokan" ujar Axel karena dia mendengar namanya dipanggil bang selokan.


"Wahh ternyata Axel udah punya julukan di grup kita" celetuk satria


"Bener tuh kata bang Sat" timpal Bianca.


"Ih udah ah ayo pesen makanan kasian tuh Kara Ra kelaparan" celetuk Aulia tanpa dosa.


"Hmm,,bukannya kamu ya aula yang kelaparan?" ledek Ara


"Ih kara Ra kok tau sih" ucap Aulia sambil cengengesan.


"Tunggu kara itu apa?" tanya altar yang tak mengerti dengan kata kara.


"Itu tuh kara yang dari Sasa santan" jelas Bianca.


"Yang bener tuh kak rara mbabian" ucap Ara tanpa filter.


"Kara jangan panggil aku mbabian ah gila aja kamu" balas Bianca yang tak terima dipanggil mbabian


"Ih tapi aku kan manggil mba pake panggilan itu" jelas Aulia.


"Bang Tan kok diem aja sih?" tanya aula pada atran yang sedari tadi diam.


"What? kok atran julukannya bang Tan sih emang dia member BTS gitu?" pekik Axel yang tak terima julukan atran lebih bagus daripada dirinya.


"Kan nama dia atran Axel,,jadi dipanggil sama aula bang Tan. Katanya ga enak kalo di panggil bang Tran" jelas Ara.

__ADS_1


"Iya,,tapi kalo manggil ke kakak altar mah manggil aa tar aja" ucap aula dengan wajah centilnya.


Altar yang melihat kegenitan Aulia pun bergidik ngeri.


"Kenapa ga sekalian datar aja?" celetuk altar


"Boleh tuh" jawab mereka serempak.


"Heh ga boleh no panggil aa altar aja oke" ucap altar. Aula hanya mengangguk.


Mereka semua pun memesan beberapa makanan. Sambil menunggu mereka semua sambil berbincang-bincang.


"Eh aku mau nanya,, bagaimana kalian semua bisa saling kenal? sedangkan satria dan atran lebih tua dari Ara dan Bianca. Dan Aulia juga lebih muda dari kalian ber- empat" ujar altar yang kekepoan nya sudah di ubun-ubun.


"Cerita jangan yaa?" ucap Aulia yang membuat altar penasaran.


"Cerita aja dah gua juga penasaran" sahut Axel.


"Oke jadi gini ceritanya …" ucap Aulia menceritakan yang terjadi sehingga mereka bersahabat.


Flashback on


Selepas pulang sekolah,,Aulia memutuskan untuk jalan kaki saja. Sebenarnya hari ini Aulia tidak di jemput karena supirnya sedang izin. Jarak rumah Aulia dengan sekolahnya pun cukup dekat.


Aulia berjalan melalui jalan pintas yang sering ia pakai jika tidak di jemput. Tiba-tiba saja Aulia di kerumuni oleh sekelompok preman yang jumlahnya kira-kira 10 orang.


"Mau apa kalian? mengapa kalian menghalangi jalan ku?" tanya Aulia.


"Hey anak kecil cepat ikut kami,,kami di perintahkan oleh bos untuk menculik mu" ujar salah satu preman itu.


"Klo ga mau gimana? mau lawan? sini klo berani" tantang Aulia.


Karena merasa tertantang 2 orang preman itu pun langsung menyerang Aulia. Pertarungan itu pun segit. Wajah Aulia sudah dipenuhi oleh memar.


Secara kebetulan Ara cs lewat jalan itu.


"Hey lihat itu,,tolongin yuk kasian masa anak SD di serang sama dua preman" ajak Bianca.


"Sepertinya dia mau di culik lihat 8 orang dibelakangnya" timpal atran.


"Ya udah ayo tolongin" ajak satria dengan semangat 45


"Kalian saja aku sedang malas untung berkelahi" ketus Ara.


"Baiklah gadis dingin,,ya udah ayo serang" ucap satria.


Dan …………


...----------------...


Hayo loh pada penasaran kan? tungguin episode selanjutnya.. Secepatnya kakak up okee.. ditunggu yaa episode selanjutnya.


Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️

__ADS_1


__ADS_2