Istriku Ternyata Seorang CEO

Istriku Ternyata Seorang CEO
Hari terburuk


__ADS_3

Di rumah sakit…


"Sayang aku khawatir pada kak Rendy hiks" ujar Ara di pelukan Axel dan terus menangis.


Jujur saja Ara merasa bersalah pada Rendy. Jika tidak karena dirinya maka Rendy tidak akan seperti ini,, seharusnya Ara langsung mengakhiri pertarungan itu sehingga tak akan terjadi seperti ini. Tapi apa boleh buat nasi sudah jadi bubur,,Ara hanya bisa pasrah dengan takdir.


Beberapa menit kemudian terdengar suara berlari dari koridor rumah sakit itu. Dan terlihat ayah arka dan ibu glaudi yang berlari ke arah Axel dan Ara.


Ara pun langsung berhambur ke pelukan ibu dan ayah nya.


"Ibu ayah hiks kak Rendy…" lirih Ara yang masih memeluk ayah dan ibunya.


"Percayalah kakak mu tidak apa-apa,, positif thinking oke" ujar ayah arka. Meski dirinya takut kehilangan Rendy akan tetapi ayah arka berusaha tegar di hadapan ibu glaudi dan Ara.


Ara pun mengangguk dan kembali duduk di samping Axel. Semua orang pun menunggu dokter yang menangani Rendy. Hingga beberapa saat seorang dokter pun keluar dengan wajah lesu nya.


"Keluarga pasien tuan Rendy Leonard" panggil dokter itu.


Ara dan lainnya langsung mengerumuni dokter itu. "Kami orang tuanya Rendy dok" sahut ayah allan.


Dokter itu pun menghela nafas panjang dan berkata "kami mohon maaf sebesar-besarnya pada keluarga Leonard,,kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan tuan Rendy tapi ……" ujar dokter itu tergantung.


"Peluru yang ditembakkan ke pada tuan Rendy telah menembus jantung nya dan sepertinya tuhan sudah berkehendak tuan Rendy tidak bisa kamu selamatkan,,sekali lagi kami mohon maaf" sambung dokter itu.


Mendengar itupun Ara dan ibu glaudi langsung menangis histeris sedangkan ayah arka langsung memegang dadanya.


"Ayah" pekik Axel yang melihat ayah arka memegang jantungnya.


Semua orang pun menoleh ke arah ayah arka. Axel langsung menangkap tubuh ayah arka supaya tidak terbentur.


"Ayah kenapa?"

__ADS_1


"Ayah ku mohon ayah tenang"


Semua orang panik dengan kondisi ayah allan termasuk para dokter. Salah satu suster di sana pun langsung membawakan brankar dan membawa ayah arka masuk ke UGD.


"Hiks ya Allah ku mohon jangan ambil ayah ku,,apakah kau tidak cukup mengambil kak Rendy dari hidup ku,,tolong jangan ambil dia sekarang,, kami masih membutuhkannya" do'a Ara.


Axel yang melihat Ara begitu terpuruk pun langsung merangkul pinggang ramping Ara. "Jangan terlalu panik,, tenangkan dirimu demi bayi yang ada di rahim mu" bisik Axel mengingatkan Ara agar janin mereka tidak kenapa-kenapa.


Sontak saja Ara ingat bahwa dirinya tengah mengandung buah hatinya. Ara pun mengangguk dan menghela nafas panjang.


50 menit kemudian dokter yang menangani ayah arka pun keluar dari UGD.


"Bagaimana keadaan ayah saya dok?" tanya Ara


"Ayah anda mengalami serangan jantung tapi beruntung beliau masih bisa di selamatkan akan tetapi……" ucap dokter itu tergantung kembali.


"Katakan tapi kenapa dok" pekik Ara yang geram karena dokter itu menggantung ucapannya lagi.


"Tetapi tuan leonard mengalami struk nona" sambung dokter itu.


'Hari ini adalah hari terburuk' batin Axel yang merasa iba pada istri sekaligus mertuanya


"Apakah masih sembuh dok?" tanya Ara


Dokter itu pun menggelengkan kepalanya. "Kemungkinan untuk sembuh hanya 4 persen nona" jawab dokter itu.


Ara pun mengangguk karena yakin sang ayah akan sembuh. Kemudian Axel pun meminta izin untuk mengurus pemakaman Rendy dan Ara hanya mengangguk saja.


...****************...


Pemakaman Rendy pun telah selesai,, pemakaman itu di lakukan di Indonesia sesuai keinginan ibu glaudi.. Semua orang telah pulang dari makam dan tersisa Ibu glaudi,, Axel,,Dika dan Ara.

__ADS_1


"Maaf kan aku kak karena tidak bisa membahagiakan mu" lirih Ara sambil memeluk tumpukan tanah yang bertulisan nama Rendy.


"Ibu, Ara mari pulang hari sudah mulai gelap" ajak Axel.


Dengan pasrah Ara dan ibu glaudi pun mengangguk. Mereka berempat pun berjalan menuju mobil yang terparkir.


Axel mengemudikan mobil itu dengan kecepatan sedang menuju rumahnya. Ibu glaudi yang sadar jika ini bukan ke mansion Leonard atau rumah sakit pun sontak bertanya.


"Kita mau kemana nak?" tanya ibu glaudi.


"Kita akan kerumah ku agar ibu bisa di jaga oleh Ara dan Dika untuk sementara.. Untuk urusan ayah arka aku akan mengurusnya,, sebaiknya ibu dan Ara beristirahat karena pasti kalian kelelahan. Beristirahatlah dengan tenang supaya kalian bisa menjaga ayah arka" jelas Axel panjang.


Ara dan ibu glaudi pun mengangguk. Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di rumah Axel dan Ara. Dika,, Ara dan ibu glaudi langsung masuk ke dalam sedangkan Axel dia menjaga ayah arka di rumah sakit.


"Ibu istirahat di kamar aku aja ya bu" pinta Ara.


"Apakah suami mu tak masalah jika ibu tidur di kamar kalian?" tanya ibu glaudi yang merasa tak enak jika harus tidur di kamar pasutri itu.


Ara pun menggeleng. "Tenang Bu aman lahh" ujar Ara.


Ibu glaudi pun mengangguk. Ara menunjukkan kamarnya dan menyuruh ibu glaudi membersihkan dirinya. Ibu glaudi pun mengangguk dan membersihkan dirinya. Selama ibu glaudi di kamar mandi,, Ara menyiapkan pakaian ganti untuk sang ibu.


25 menit kemudian ibu glaudi keluar dari kamar mandi menggunakan kimono milik Ara.


"Ibu baju gantinya udah aku sediain di ruang ganti" tutur Ara. Ibu glaudi pun mengangguk dan melangkahkan kakinya ke ruang ganti.


Ara pun masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya. Beberapa menit kemudian Ara pun keluar dengan menggunakan piyama kesukaannya.


Ara meminta ibu glaudi untuk beristirahat bersama dirinya. Mereka berdua pun tertidur bersama.


...----------------...

__ADS_1


**Halo para readers,, maaf yaa Dede telat up sedang ada urusan hehehe.. Tenang aja kok Dede bakal usahain up.. Tetap support Dede yaaa. And maaf yaa judul nya kakak ubah soalnya kemarin ada kesalahan judul jadi kakak ganti sama yang baru judulnya. Insyaallah nanti kembali ke judul sebelumnya.


Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️**


__ADS_2