
Setelah jam kerja berakhir Ara dan yang lainnya langsung menuju rumah sakit bersama yang lainnya untuk memberikan kejutan pada ayah arka dan ibu glaudi.
tok tok tok
"Masuk aja nak,, pintunya udah kebuka kok" sahut ibu glaudi.
"Hehehe tau kok bu" ucap Ara sambil cengengesan.
"Assalamualaikum Bu" Salim Axel dan lainnya
"Waalaikumsalam" sahut ibu glaudi.
Ara menghampiri ayahnya lalu mencium tangannya dan memeluknya dengan erat.
"Cepat sembuh ya yah" bisik Ara di telinga ayah arka.
Ayah Arka yang mendengar nya pun mengangguk kecil karena kesulitan untuk bergerak.
"Bu,,apa ibu ingat anak yang pernah ibu ceritain? anak kandung ibu yang diculik tuh" ucap Ara .
Ibu glaudi berusaha mengingat nya. Dan sekilas memory nya terlintas. Ibu glaudi mengangguk pada Ara. Ara pun tersenyum.
"Apa ibu mau bertemu dengannya?" tanya Ara pada ibu glaudi.
"Pasti mau lah masa nggak" seloroh Aiden tanpa sopan santun.
"Haish ni anak kebiasaan deh ga sopan" cibir ibu glaudi pada Aiden.
__ADS_1
Aiden pun cengengesan dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Maaf tante" ucap nya.
"Apa kamu menemukan anak itu?" tanya ibu glaudi.
"Seperti yang ibu minta,,aku sudah mencarinya.. tetapi anak itu tidak tau siapa ibu kandungnya. Yang dia tau ibunya adalah saudara kembar ibu glaudi" jelas Ara.
"Maksud mu yang menculik anak ibu saudara kembar ibu?" tanya ibu glaudi.
"Bukan Bu,,menurut berita yang Ara dapat penculiknya adalah orang yang pernah menyukai ibu. Akan tetapi dia tidak bisa mendapatkan ibu oleh karena itu dia menculik anak ibu sebagai ancaman kepada saudara kembar ibu agar mau menikah dengannya" jelas Ara.
Ibu glaudi pun mengepalkan tangannya tanpa sepengetahuan siapa pun. "Apakah kamu sudah menemukan adik mu ra?" tanya ibu glaudi kembali.
Ara pun mengangguk. "Iya Bu,,anak yang ibu cari adalah sahabat adek,,tapi dia menyangka bahwa bunda Wilson adalah ibu nya" jawab Ara.
"Ibu ingin bertemu dengan anak ibu" seru ibu glaudi. Ara menatap semua orang satu persatu dan mengangguk.
Dengan cepat Ara menghampiri ayah arka dan menggenggam tangan nya. "Ada apa yah? ayah mau bertemu dengannya ya?" tanya Ara lembut.
Ayah arka pun mengangguk kecil sambil meneteskan air mata nya. Ara langsung keluar dan menghampiri seseorang agar masuk ke dalam.
"assalamualaikum" salam orang yang di bawa Ara.
"waalaikumsalam" jawab ibu glaudi yang langsung menghampiri mereka berdua.
"Apakah ini ibu kandung Aulia kak?" tanya Aulia sambil menatap Ara penuh harap karena Ara sudah menjelaskan apa yang terjadi saat di jalan. Ara pun mengangguk kecil.
Ibu glaudi dan Aulia pun langsung berpelukan yang membuat orang-orang yang melihatnya terharu. Tanpa sadar Ara pun meneteskan air matanya karena ingin bertemu dengan ibu kandungnya.
__ADS_1
Setelah beberapa menit pelukan mereka terlepas.
"Eungh" suara ayah arka yang membuat semua orang menoleh. Ara pun tersenyum pada ayah arka dan menggandeng Aulia agar memeluk ayahnya.
Aulia langsung berhambur ke pelukan ayah arka. Ara dan lainnya tersenyum melihat itu. Setelah beberapa saat akhirnya pelukan itu pun terlepas.
"Ibu ada sesuatu yang ingin aku jelaskan" tutur Ara yang membuat ibu glaudi menoleh ke arahnya.
"Katakanlah" seru ibu glaudi
"Eumm,, sebenarnya…" ucap Ara yang terpotong karena ragu-ragu.
Melihat keraguan Ara,,reflek Axel dan Aiden memeluknya. Ara pun membalas pelukan itu.
"Tenang lah jelaskan secara baik-baik insyaallah tidak akan terjadi apa-apa" bisik Axel.
"Kamu pasti bisa menjelaskan segalanya" bisik Aiden
"Ibu jika aku adalah anak bunda Wilson dan papa David akan kah ibu marah padaku?" tanya Ara hati-hati.
"Jadi kamu anak Wilson?" tanya ibu glaudi kembali. Ara pun mengangguk kecil dan menunduk.
Tanpa diduga ibu glaudi langsung memeluk Ara dengan erat. Ara pun membalas pelukannya.
"Maaf nak,, ibu sejak dulu mencari mu apalagi sejak tahu kamu di siksa oleh ibu tirimu,, tapi saat kami akan menjemput mu papa mu bilang kamu sudah di usir hiks" jelas ibu glaudi yang langsung menangis di pelukan Ara.
...----------------...
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen nya yaa.. Dede tunggu dukungan dari kalian para readers.. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. i love you para readers ❤️