
malam hari berlalu,,kini shubuh menjelang semua orang beragama Islam terbangun dari tidurnya dan melaksanakan shalat shubuh begitu juga dengan vliara. Setelah melaksanakan shalat shubuh Ara membaca beberapa ayat suci Alquran. setelah itu Ara pun beranjak olahraga sebentar.
Ara pun menuruni tangga dan keadaan rumah masih sepi. "mungkin para pelayan masih masak" guman Ara pelan sambil menuruni tangga.
Ara pun memulai aktivitas olahraga nya. pada saat pukul 06.30 Ara kembali ke mansion Leonard dan terlihat Axel dan ayah arka sedang berbicara di ruang keluarga.
"assalamualaikum epribadeh" teriak ara dengan nada bar bar nya
"berisik" ucap Axel dan ayah arka serempak
"ciee kompak,, jangan-jangan jodoh kali yaa" ledek Ara dan tiba-tiba ada seseorang yang menarik telinga Ara. Ara pun menoleh sambil meringis ke sakitan.
"maksud mu apaan jodoh hah? inget ayah cuman punya bunda klo si Axel berani ngerebutnya siap-siap Axel akan di ekhem" jelas ibu glaudi
"hahaha iya Bu ampun lepasin dong ini" ringis Ara kesakitan,,dengan rileks ibu glaudi melepaskan tangannya dari telinga Ara.
Axel pun beranjak dari duduknya dan mendekati Ara. Dia mendekati Ara sedangkan ibu glaudi sudah duduk di samping ayah arka. dan ketika Axel sudah mendekati wajah Ara,,Ara pun melangkahkan kakinya ke samping agar tidak tercium oleh Axel. Axel yang tidak menyadari itu pun terkejut karena dia nyaris jatuh dan mencium lantai.
__ADS_1
"ngga jadi nyium lantainya kak?" tanya Ara dengan wajah sok polos.
"ngga" ketus Axel dan pergi meninggalkan Ara yang diam mematung.
"belum halal buat di cium kak" teriak ara yang melihat Axel sudah mulai menjauh.
Axel yang mendengar itu pun tersenyum dan melangkahkan kakinya ke arah kamar tamu. baru beberapa langkah meninggalkan ruang keluarga,,axel bertabrakan dengan Rendy. mereka berdua terjatuh dengan posisi axel dibawa dan Rendy diatas dengan bibir yang menyatu.
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan Ara pun mengambil ponselnya dan memfoto adegan tersebut dengan sempurna. Ara pun melihat lihat foto tersebut dan tersenyum sumringah karena hasilnya sangatlah perfect.
"udah kak ciuman nya?"tanya Ara yang menyadarkan kedua insan itu.
Axel dan Rendy berlari ke kamar mandi yang berada di kamar masing-masing dan membasuh bibirnya itu berharap agar ciuman mereka kembali. Ara dan orang tuanya pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah Rendy dan Axel.
"yah dia kah calon suamiku? tapi mengapa dia ciuman ma kak Rendy ya?" tanya Ara yang curiga klo Rendy dan Axel saling menyukai.
"entah" jawab ayah arka
__ADS_1
"ada apa ini?" tanya Allan yang baru sampai di ruang keluarga
Ara pun menceritakan semua yang terjadi. mendengar cerita Ara,Allan pun tertawa terbahak-bahak. Dia tidak menyangka ciuman pertama anaknya akan diambil oleh sesama jenis.
Beberapa menit kemudian pelayan menghampiri mereka dan memberi tahu bahwa sarapan mereka sudah siap. ayah arka,, ayah allan,,ibu glaudi dan Ara pun beranjak pergi ke meja makan. mereka menunggu dua orang yang sedang di panggil kan oleh pelayan.
beberapa menit menunggu akhirnya Axel pun datang dengan wajah kesal. sedangkan Rendy dia belum turun.
"ada apa dokter? kenapa mukanya kusut kayak baju yang belum disetrika?" tanya Ara
"gara gara abangmu tuh by" keluh Axel. sedangkan Ara hanya berdehem saja.
Mereka pun sarapan setelah Rendy datang dengan wajah yang di tekuk seperti Axel. di sela-sela sarapan telpon Ara berdering. Ara pun minta izin mengangkat telpon kepada semua orang,, setelah mendapatkan izin,, Ara pun beranjak pergi dari sana untuk mengangkat telponnya.
...----------------...
...huh kasian Bang Rendy sama bang Axel,,ciuman pertama mereka diambil sesama jenis. huaa yang sabar ya bang ren and bang xel...
__ADS_1
Hai readers semua,,kali ini kakak up lagi. gimana kalian suka? klo suka jangan lupa tinggalin jejak kalian yaa.. like and komen klo bisa tambahin ke favorit oke..