
Disepanjang perjalanan Ara terus mengomel tentang pacar kakaknya yang terlihat menginginkan harta keluarga Leonard saja.
"kakak kalo milih pacar tuh yang bener jangan matre" omel Ara
"tau darimana dia matre?" tanya Rendy
"lihat aja dari belanjaannya buanyak bener" jawab ara,,Rendy pun mengangguk dan kembali fokus ke jalanan
tiba-tiba di perjalanan hujan deras karena dari tadi sudah mendung. Ara pun mendengarkan gemercik hujan tersebut yang menurutnya sangat merdu. tak sengaja ia mendengar suara tangis bayi.
"bang stop" pekik Ara
Rendy pun menginjak pedal rem secara mendadak dan menoleh ke arah vliara.
"kenapa?" tanya Rendy
"denger ga ada suara tangis bayi?" tanya Ara dan Rendy pun mendengar suara yang percis tangisan seorang bayi.
tak mendapat sahutan dari Rendy,,Ara pun segera mengambil payung yang ada di belakang mobil dan mencari asal suara tersebut. Ara pun menemukan seorang bayi laki laki lucu dengan usia sekitar 2 Minggu yang berada di atas tumpukan sampah.
'cik dasar orang tua ga tanggung jawab,, masa bayi lucu ini di buang sih' batin Ara yang terus mengomel.
Ara pun menggendong bayi itu dengan posisi yang nyaman. Ara pun membawa bayi itu masuk ke dalam mobil Rendy.
"bayi siapa itu de?" tanya Rendy
"kayaknya anak yang di buang,,akan ku adopsi saja lah lagi pula dia lucu" jawab ara
"helo suami saja tidak punya ini mau ngurus bayi emang bisa?" tanya Rendy dan yang ditanya hanya cengengesan saja
Rendy pun melajukan mobilnya. di tengah jalan Ara memberhentikan kembali mobilnya tepat di depan supermaket untuk membeli keperluan babby yang baru di temui nya. setelah itu Rendy pun melakukan kembali mobilnya. di sepanjang jalan Rendy dan Ara hanya diam saja hingga sampai di mansion Leonard. pengawal pun membuka pintu mobil untuk Ara.
"selamat datang nyonya,tuan" ujar mereka serempak yang diangguki keduanya.
Rendy dan Ara pun berjalan beriringan sampai berhenti di ruang keluarga karena mendengar panggilan dari sang ratu.
"Rendy Ara" panggil ibu glaudi
"iya bu?" jawab mereka serempak
"bayi siapa yang kalian bawa?" tanya ibu glaudi dengan tatapan menyelidik
"tadi Ara menemukan bayi ini di jalan Bu,,kasian di bawah hujan deras jadi Ara punya niat adopsi ini bayi" jawab ara
"Ara kamu kan tidak punya suami mana bisa adopsi bayi" ujar ibu glaudi memberi pengertian kepada Ara
"terus gimana dong,,kasian babby nya bund" ucap Ara dengan tangan memelas
"biar ayah dan ibu saja yang mengadopsi dia" jawab ayah arka yang tiba-tiba muncul
"eh orang gila makan pisang" latah Rendy
semua orang terbahak-bahak melihat tingkah kaget Rendy. Rendy yang menjadi penyebab mereka tertawa pun malu dan segera berlari ke kamarnya.
"kakak mau kemana" tanya Ara dengan nada setengah teriak tapi tidak di jawab arka.
"sini babby boy nya,,aduh lucu banget sih" ujar ibu glaudi
Ara pun memberikan babby laki laki itu kepada ibu glaudi dengan hati-hati. Dengan senang hati ibu glaudi menerima babby tersebut
__ADS_1
"iya Bu,, sepertinya dia darah Indonesia deh Bu lihat saja kulit nya" ujar ayah arka yang di angguki Ara dan ibu glaudi.
(visual babby nya)
mereka pun berbincang sambil mengganti bajunya babby boy di ruang keluarga. mereka bercanda tawa hingga Rendy pun menghampiri nya.
"ayah apa kita akan datang ke kolega bisnis yang diadakan nanti malam?" tanya Rendy
"iya keluarga kita harus datang,,dan untuk mu vliara(sambil menunjuk ara) kau tidak boleh memakai masker" tegas sang ayah
"why? ngga deh yah ntar pada nyangka aku sugar babby nya ayah ogah" omel Ara sedangkan yang lain hanya tertawa mendengar Omelan Ara.
"kau akan kami perkenalkan dengan semua kolega bisnis ayah,,sekalian kamu dan Rendy akan ditunjuk sebagai penerus perusahaan Leonard" ucap ayah arka
sedangkan Rendy dan Ara pun mendengus sebal karena sang ayah tidak akan bisa diganggu gugat keputusannya nya.
"baik tuan leonard akan kami laksana" ujar Rendy dan Ara serempak sambil membungkuk setengah badannya.
sedangkan ayah arka dan ibu glaudi hanya tertawa melihat tingkah anaknya yang kompak.
setelah pembicaraan itu pun mereka semua pergi ke kamar masing-masing dan juga sejenak dan segera bersiap karena beberapa jam lagi mereka harus berangkatlah ke acara kolega bisnisnya.
...****************...
di apartemen milik ayah allan.
"Axel cepat bersiap kita akan segera berangkat" ujar ayah allan
"hmmm" jawab Axel
setelah beberapa menit menempuh perjalanan akhirnya Axel dan ayah allan pun sampai di gedung mewah tersebut. mereka pun masuk dan langsung di serbu oleh beberapa wartawan.
"siapakah anda?"
"perwakilan dari perusahaan mana?"
"dari negara mana anda berasal?"
dan beberapa pertanyaan lainnya yang terlontar di antara wartawan tersebut. akan tetapi Axel dan Allan hanya mengacuhkan nya dan segera masuk ke dalam dan pergi ke tempat acara di selenggarakan.
beberapa menit kemudian acara di mulai. mulai dari perkenalan tiap CEO perusahaan. dan kini Axel dan ayah allan pun dipanggil untuk naik ke atas panggung.
"perkenalkan saya Allan Anata dan ini putra sulung saya axelo dirgantara Anata,,kami perwakilan dari perusahaan anata grup dan dirgantara grup. untuk semuanya saya mohon kerjasamanya sekian terimakasih" ujar ayah allan dan langsung mengajak anak nya turun dari panggung.
"baiklah terimakasih atas perkenalan nya tuan Anata dan tuan dirgantara" ucap MC tersebut
"dan selanjutnya adalah perkenalan dari tuan arka Leonard dan keluarga nya" lanjut MC
ayah arka,, ibu glaudi yang menggendong babby Wildan ,,rendy,,dan Ara pun naik panggung.
"perkenalkan saya arka Leonard pemimpin perusahaan Leonard yang saat ini" ucap ayah arka memperkenalkan diri
" perkenalkan saya glaudi kezora Leonard istri dari tuan arka Leonard" sambung ibu glaudi
"perkenalkan saya Rendy Leonard anak pertama dari tuan leonard dan nyonya Leonard" lanjut kak Rendy
sedangkan Ara hanya diam dan tak ingin berbicara.
__ADS_1
"kenalkan dirimu dek" bisik Rendy
"perkenalkan saya vliara grance Leonard saya anak kedua dari tuan leonard dan nyonya Leonard" ujar vliara
sedangkan para tamu hanya berbisik-bisik,, benarkah dia anak tuan Leonard? bukannya dia sugar babby tuan leonard? dan masih banyak bisikan lainnya.
"mohon maaf semua nya yang menyangka Ara adalah sugar babby saya itu adalah kebohongan. Ara adalah anak angkat saya sekaligus sekertaris saya di perusahaan Leonard dan saya juga ingin memperkenalkan anak angkat saya yang ke terakhir yaitu William Leonard." ucap tuan Leonard
"apa saya harus memperkenalkan diri nyonya,tuan?" tanya asisten laki laki tuan leonard dan diangguki arka
"perkenalkan juga saya haris adikusuma saya asisten tuan leonard" ucap haris memperkenalkan diri.
akhirnya keluarga Leonard pun turun dari panggung dan menyapa kolega bisnis yang lain kecuali Ara yang terus diam di pojok. beberapa saat vliara mengetikan sesuatu terasa ada tepukan tangan di pundak Ara. Ara pun menoleh ternyata mantan dari sang kakak.
"wah ini adik yang mengaku istrinya tuan Rendy Leonard ternyata suka bohong yaa" ledek Sena sedangkan Ara pun melanjutkan bermain handphone
Sena yang kesal pun pergi dan menghampiri pemberi minuman agar menyampurkan obat yang entah apa author ngga tau. 'kita tunggu apa yang akan aku lakukan' batin Sena menyeringai
pelayan itu pun memberikan minuman kepada Ara dan pergi meninggalkan nya. ara masih terus fokus pada ponselnya. kemudian seseorang menyapa Ara.
"hai" sapa orang itu
Ara pun menoleh dan mengernyitkan dahi
"siapa?" tanya Ara
"kamu Ara bukan?" tanya orang itu
Ara pun mengangguk dan kembali fokus pada ponselnya.
"kebiasaan deh fokus mulu ma pekerjaan sampe pacar sendiri di lupain" sindir lelaki itu
Ara pun menoleh dan menatap orang itu dengan tajam.
"kenapa xel?" tanya Ara
"what bagaimana kamu tau aku itu Axelo aku kan belum pernah ngasih foto aku" ujar Axel dengan nada histeris
"lebay ah kek biasanya" ketus Ara. Ara pun menyimpan ponsel nya dan meminum minuman yang di berikan pelayan tadi.
"biasa aja kali kagak usah ketus ketus ma gua" ucap Axel
Ara pun berdehem dan segera berlari karena mual. axel yang melihat itu pun mengejar Ara sampai di depan pintu toilet. Ara pun keluar dengan langkah lemas dan wajah lesu.
"yang lu gapapa kan?" tanya Axel dan Ara pun menggelengkan kepalanya
Ara pun pingsan di pelukan Axel. Axel menggendong nya dan masuk ke sebuah kamar. tiba-tiba kepala Axel di pukul dan Axel pun jatuh pingsan.
sedangkan di tempat lain Sena sedang mengajak keluarga Leonard ke sebuah kamar dengan alasan "tadi aku liat ara sama cowok masuk ke kamar". sesampai nya di kamar tersebut mereka mengetuk pintu tapi tidak ada sahutan dari dalam. Rendy pun mencari manager hotel tersebut dan meminta kunci cadangan(maklum hotel milik keluarga Leonard).
ceklek
pintu terbuka dan............
...----------------...
...wow cinta virtual Ara datang di kehidupan nyata,,Dede juga pengen huaaaa....
halo kakak-kakak reader semuaa.selamat membaca yaa.. i love you mwuuuach.
__ADS_1