Jika Kamu Cinta

Jika Kamu Cinta
Eps. 56. Dua Hari Itu Lama


__ADS_3

“Pulang nanti aku jemput ya… minggu siang apa sore?”


Brill terpaksa berpamitan, berada di rumah seorang perwira gak mungkin dia seenaknya tinggal berlama-lama.


“Nanti Rilly wa deh… Rilly diatur di sini Brill, hehe… tergantung tante Irma, kalau tante perintahkan aku diantar ajudannya, aku gak bisa melawan… Brill ngerti kan…”


Brill mengangguk, ingin sekali memeluk Rilly, tapi dia seorang tamu di sini, dan ibu pejabat juga sedang ada di rumah, ada beberapa ajudan sedang menunggu gak jauh dari tempat Brill dan Rilly duduk, Brill merasa seperti diawasi.


“Aku udah kasih tahu oma loh tadi, oma Susan mau ke sini…” Brill berkata lagi, dia belum merasa cukup berdua dengan Rilly bahkan dalam mulutnya udah hampir terucapkan untuk mengajak Rilly ke Manado lagi, lupa tujuannya ke sini adalah untuk mengantarkan Rilly pulang.


“Iya… kan Rilly juga denger tadi waktu Brill ngomong,” lembut Rilly menanggapi.


Rilly tersenyum, Brill terlihat menahan sesuatu, memandang Rilly tadi juga selalu mengedarkan pandangan ke sekeliling.


“Brill kenapa?” Rilly gak tahan untuk menanyakan sikap gelisah Brill beberapa waktu terakhir.


“Aku pengen meluk kamu… pengen cium juga…” Brill berkata seperti merajuk, mau pisah dua hari itu lama.


“Hehehe… Brill ada-ada aja…” Rilly senyum paham.


Cowok ini setelah jadian enggan untuk menjauh saat bersama, selalu merangkul memeluk bahkan mencium dirinya. Dan satu jam ada di rumah ini terlihat banget tangan Brill kadang acap kali ingin menjangkau tubuhnya tetapi batal. Dan Rilly terikat aturan, kak Lidya aja yang menjadi anak tante Irma gak bisa sembarangan menerima teman-temannya di sini.


“Brill… emmh… Rilly gak bisa menemani Brill lebih lama…” Suara Rilly begitu lembut, takut Brill tersinggung, sudah sejak tadi pamitan tapi masih ada aja percakapan tambahan, terpaksa seperti mengusir Brill. Hidup dengan tante Irma sangat disiplin, berbeda saat dengan tante Isye yang lebih fleksibel dan santai.


“Iya… iya… aku bakal kangen banget loh…” Suara manja Brill keluar deh.


“Ya ampun Brill… hehe… dua hari aja Rilly di sini…” Rilly merasa lucu memghadapi Brill yang seperti ini. Di kampus terkenal super cuek dan pemaksa dan sekarang menjadi seperti anak kecil meminta tambahan waktu bermain game.


“Dua hari itu lama, Rill…” Wajah Brill begitu memelas.


"Hehehe... udah kayak mau pisah setahun deh... yuk Rilly anterin sampai pintu depan."


Rilly berdiri dan menuju pintu keluar, masih terheran-heran Brill sebucin ini.

__ADS_1


Saat ada di bagian rumah yang agak sepi dengan cepat Brill merangkul Rilly dan mencuri satu ciuman di... bibir, sebuah luma tan kasar dan buru-buru tapi kemudian ditutupi dengan sangat manis lewat jemarinya yang mengusap lembut bibir Rilly ditambah sebuah kedipan mata.


Rilly terpaku pada sensasi yang dihasilkan oleh tingkah Brill yang menyambar tiba-tiba. Ini kali pertama Brill melakukan ciuman yang seperti itu.


"Brill nakal..." Rilly hanya bisa memukul lengan Brill samhil mata berputar, jangan-jangan ada yang melihat. Kenapa justru dilakukan di rumah dengan aturan ketat ini sih? Haha mungkin Brill baru kepikiran.


"Kita vc ya nanti..." Brill berkata saat melihat Rilly udah berhenti gak mengikuti dirinya lagi.


"Iya... iya... sana pulang hati-hati di jalan ya..." Rilly melambaikan tangannya .


"Ahh, masih pengen di sini..." Brill tiba-tiba berbalik.


"Brill? Nanti Rilly ditegur tante Irma loh... Oma Betsy udah nungguin Rilly..." Rilly tertawa lagi, kenapa tingkah Brill jadi imut begini, udah kayak adiknya Mirey.


Brill akhirnya pergi, dan Rilly gak menunggu sampai Brill naik mobilnya, segera masuk ke rumah takut Brill nekad gak pulang. Siapa yang bisa menduga sikap Brill.


.



.


.


.


Brill sedang mengirimkan chat penuh cinta dan kangen pada Rilly, terpisah jarak sekarang karena Rilly masih di Tomohon sejak kemarin.


.


B: Babe... Kangen.


R: Iya Rilly tahu...

__ADS_1


B: Kangen aku gak?


R: Kangen dong.


B: Aku jemput sekarang aja ya?


R: Gak boleh, Brill. Ini baru hari sabtu...


B: Ahh... masih sehari lagi... lamaaa


R: 🫠😄☺️


B: VC ya?


R: Gak bisa, lagi ngobrol sama tante Irma.


R: 😢 kangeeennn.


.


Rilly tertawa, padahal dia lagi di kamar, hanya, baru satu jam yang lalu mereka VC. Brill jadi berubah seperti ini, membuat Rilly hepi, merasa sangat disayang oleh Brill, merasa beruntung juga karena dicintai oleh Brill. Seperti apa ke depannya dia gak tahu. Hari-hari ini mereka masih hepi-hepi aja efek baru jadian, entah ke depannya.


Sebuah chat masuk lagi.


B: Babe... Kita nikah aja ya? Aku gak suka kita pisah kayak gini.


.


What? Hanya karena kangen minta nikah. Astaga Brill.


.


Gak tau apa visualnya cocok. Aku memilihnya yang mirip tetangga aku aja yaa, hehehe...

__ADS_1


__ADS_2