Journey To Another World

Journey To Another World
#12


__ADS_3

Esoknya akulah yang mencari keberadaan Blue Crystal.


Karna tidak menemukan tanda apapun sama sekali, dan sudah waktunya untuk makan


siang. Aku beristiraha dipekarangan istana, sambil beristrirahat aku memandangi


air mancur ditengah taman nampak sangat indah dan mempesona.


“Deolinda? Apa kamu sedang istriahat?” tanpa aku sadari Luc datang kepekarangan


taman. “Ya, aku lelah karna belum menemukan Blue Crystal, bagaimana denganmu?”


Dan pada akhirnya disiang itu kami hanya berbasa-basi, kira-kira pukul 12.30 Luc


harus pergi mengerjakan pekerjaannya lagi.


“Kalau


begitu aku harus pergi sekarang, maaf tidak bisa membantumu” Ucapnya sambil


berlalu pergi dan aku hanya melambaikan tangan saja. Anehnya saat Luc pergi aku


merasakan gelombang kekuatan yang tidak stabil dan disusul dengan gelombang


kecil kekuatan Blue Crystal. Namun, saat aku melihat kesekeliling sama sekali


tidak ada orang juga tempat yang aneh, hanya ada taman juga air mancur.


Aku


mendatangi air mancur tersebut, saat menyentuhnya ada rasa yang aneh, kekuatan


gelap dan Blue Crystal secara bersamaan. Sayangnya itu hanya sesaat saja dan


selanjutnya aku sama sekali tidak merasakan kekuatan apapun. “Apa ada ruang


rahasia, atau jalan menuju suatu tempat yang dihubungkan oleh air mancur ini?”


Gumanku disusul dengan otak yang terus berjalan.


Aku mencoba


menggunakan kekuatanku untuk menemukan apa yang aneh dari air terjun tersebut.


Sayangnya ak tidak bisa melakukanya, bukan karna kekuatanku yang lemah. Namun,


sepertinya ini disegel oleh sihir yang tidak biasa. Aku terpikir untuk

__ADS_1


menghubungi Davide dengan gelang yang diberikanya.


Aku


menuliskan pesan dan mengirimnya kepada Davide, untuk cepat ketempat aku berada


dan membantuku. Dia membalasnya dengan cepat, dan berisi ‘ok’ ya hanya kata ok


saja yang dia ketik. Setelah aku menunggu beberapa waktu Davide akhirnya datang


namun kali ini dia bersama putera Mahkota Caara. “Kamu datang bersama Kak Len


maksudku Putera Mahkota?” Tanyaku yang penasaran mengapa dia harus datang


bersama dengan Putera Mahkota.


“Putera


Mahkota memaksakan diri untuk ikut bersamaku. Putera Mahkota berjanji untuk


bisa membantu kita” Jawab santai Davide, walau  masih menggunakan kosa kata ‘Putera Mahkota’ dengan cara bicaranya yang


santai kepada Putera Mahkota. Aku tahu hubungan mereka sudah dekat, padahal


belum ½ hari aku meninggalkan mereka. Apa memang seperti ini pertemanan atara


“Jadi kamu


bilang di air mancur ini kamu merasakan sesuatu hal yang aneh?” tanya Putera


Mahkota padaku, aku hany membalas dengan anggukan ringan. Dia mendekati air mancur


tersebut dan mencoba untuk memecahkan segel penghalang. “Aneh, segelnya sangat


unik, karna orang harus memiliki kekuatan khusus, anehnya dia tidak bisa


menghalangi kekuatan yang dikeluarkan” Ucap Putera Mahkota dengan raut wajah


yang aneh.


“Kalau begitu,


yang membuat segel ini adalah orang kuat namun belum terlalu kuat” Kata-kata


yang hanya dibalik-balik oleh Davide tapi memiliki arti yang cukup mendalam.


“Ngomong-ngomong, apa hanya aku yang merasakan aura gelap? Aku curiga bahwa

__ADS_1


‘dia’ lah yang membuat segel ini, dan diliat dari penampakan segel tersebut.


Kekuatan Fire Crystal” Aku memang nampak seperti orang yang asal bicara. Tapi


sepertinya memang begitu karna aku tidak tahu mengapa kata-kata tersebut keluar


dari mulut Deolinda ini.


“Sepertinya


benar begitu. Aku tidak merasakan kekuatan Fire Crystal setelah Blue Crystal


menghilang” balas Putera Mahkota. Aku hampir saja lupa kalau dia adalah


keluarga tenebris, sehingga bisa merasakan kekuatan Fire Crystal. “Tidak. Itu


ditak mungkin, ‘dia’ tidak dikaruniai kekuatan untuk mengendalikan benda


pusaka” Davide angkat suara, ternyata hanya Luc saja dikeluarga kerajaan yang


tidak bisa mengendalikan kekuatan benda pusaka kerajaan sendiri.


“Bila memang


benar perkataan Davide, siapa yang menguasai benda puska tersebut? Raja?


Atau.... orang luar?” Aku bertanya-tanya, dan masih banyak hal dengan tanda


tanya ada diotakku. “Lauren! Itu pasti Lauren yang menggunakan kekuatan Fire


Crystal!” aku tidak tahu ambisi dari mana yang datang untuk Putera Mahkota. Dan


keyakinannya bila Laurenlah yang menggunakan kekuatan dari Fire Crystal. “Dari


mana Kakak bisa mengetahui Lauren yang menguasainya?” Aku berusaha untuk


meyakinkan diri bila memang benar Laurenlah yang melakukanya namun mengapa?


“Itu karna


dia selalu membenci trabem yang mengusirnya, dan menganggap dirinya adalah tenebris.


Entah mengapa, dia bisa menguasai kekuatan tenebris, padahal dulu aku hanya


mengubah lambarng yang ada didahinya. Dan terakhir kalinya kita berbincang dia


berkata bahwa dia akan menjadi tenebris terkuat dan tenebris terkuat bila dia

__ADS_1


bisa menguasai Fire Crystal”


__ADS_2