Journey To Another World

Journey To Another World
#27


__ADS_3

#27-JELLY MONS


Keesokan harinya Citrinia dan Davide sudah siap untuk pergi,


hari ini setidaknya mereka dapat mengamati dulu salah satu monster yang bernama


Jelly mons yang belum bermutasi. Pukul 06.30 AM, mereka sudah selesai bersiap


dan segera berangkat.


Adam dan Milanda selaku orang tua dari Citrinia sudah pergi


lebih dulu, kira-kira pukul 04.00 AM mereka sudah keluar dari rumah. Tidak lupa


Milanda menyiapkan sarapan untuk Citrinia dan Davide.


“Tempat terakhir ditemukanya Jelly-Jelly hiaju itu ada di


sebelah barat kota. Butuh waktu lama kesana, sayangnya tidak bisa menggunakan


portal haha” Kata Citrinia sambil berlalu menaiki mobil diikuti oleh Davide.


“Akan lebih cepat kalau kita menggunakan portal, tapi dunia ini


tidak dapat menyanggupinya atau apa?” Tanya Davide kepada Citrinia, dia


penasaran mengapa sihir portal tidak bisa digunakan dibumi.


“Ah soal itu, karna penyebaran sihir dibumi tidaklah stabil


sehingga portal tidak bisa digunakan. Pengecualian untuk Kegelapan, kekuatan


itu muncul dari hati manusia dan pengecualian juga untuk sihir kristal”


“Hati manusia, manusia bisa lebih menyeramkan dari hantu”


“Ya, dulu aku juga seperti itu, tidak peduli dengan urusan


orang lain dan egois, selalu saja bertindak kasar dan sesuka hati, menghukum


orang yang tidak bersalah, dan masih banyak lagi padahal itu aku lakukan dari


umurku 15 tahun sampai 19 tahun”


“Aku sangat tidak menduga itu, kenapa kamu melakukanya? Jangan


bilang kurang kasih sayang, tante Milan sangat menyayangi-mu kok”


Mendengar perkataan Davide membuat Citrinia teringat akan


masa lalunya, dimana tidak ada satupun orang yang mempedulikanya, bahkan kedua


orang tuanya. Saat sakit hanya memberi kabar lewat pelayan dan tidak mau


memberi kabar dengan menghubungi Citrinia secara langsung, dengan alasan mereka


sibuk. Intinya Citrinia menjadi anak yang kurang kasih saya layaknya korban


broken home.


“Kurang kasih sayang, itu jawabanya ceritanya sangat panjang


aku malas menceritakanya”


“Seriusan kurang kasih sayang? Selama di Crystal World aku


sudah mengenalmu dari kamu ada dikandungan dan kedua orang tuamu sangat


menyayangimu”


“Em aku ingat itu, tapi saat umurku menginjak 8 tahun kedua


orang tuaku sudah menguasai dunia pembisnis. Sehingga aku diberikan kepada pelayan,


sampai umur dimana aku memberontak. Ah aku ingat diberi hukuman yang berat”


“Kita memiliki masa lalu yang mirip, saat umurku menginjak 9


tahun saat itu kamu pergi. Aku tidak memiliki teman lagi karna Luc juga pergi


menghilang begitu saja. Tidak bisa bertemu kakak Putera Mahkota, serta ayahanda


dan ibunda bila tidak dipanggil”


“Lalu kerjaanmu apa, aku kira pangeran akan selalu sibuk”


“Aku sibuk kok, Rina jangan salah sangka. Tugasku semakin


banyak, aku harus belajar semua buku yang ada diperpustakaan, melatih Five

__ADS_1


Forces, berlatih kekuatan fisik, dan tata krama”


“Huaaa, hidupmu 100^ lebih suram dariku, aku jadi ingin tahu


apa rutinitasmu”


“Rutinitas, setelah bangun langsung siap-siap serta sarapan,


istirahat sebentar sambil membaca buku atau menulis tugas yang belum


diselesaikan, lalu keperpustakaan belajar lagi, setelah itu makan siang,


belajar lagi, latihan Five Forces sekalian fisik, lalu belajar tata krama,


belajar diperpustakaan sampai jam 11 malam, lalu pergi kekamar dan membaca buku


yang belum diselesaikan sampai jam 1 malam lalu tidur”


“Apa tidak ada perubahan rutinitas? Seperti itu terus setiap


hari”


Mendengar pertanyaan Citrinia, membuat kulit diantara alis Davide


mengkerut. Davide sedang mengingat-ngingat masa lalunya untuk menjawab


pertanyaan Citrinia.


“Ya, tidak pernah berubah”


“Parah sekali, sepertinya kamu bukan manusia tapi robot!”


Mereka berlanjut dengan obrolan yang membuat masing-masing


tertawa lepas, sampai tidak terasa sudah sampai di wilayah barat sebelah kota.


Citrinia melihat sekeliling kota, dan tidak menemukan satu orangpun


dikota tersebut. “Ayo, dari sekarang kita kurangi kontak” Kata Citrinia yang mengingat


bahwa Jelly Mons, menyerang sesuatu yang bergerak cepat, lebih kecil dari


mereka dan mengeluarkan suara yang nyaring.


Citrinia dan Davide mengelilingi kota yang sudah menjadi


kota mati, semakin dalam mereka masuk kedalam kota semakin rusak dan tidak berbentuk.


suara tersebut.


Dengan bersembunyi dibalik mobil yang sudah rusak dan


terbalik, mereka mengamatinya secara dekat. Citrinia memberi kode dengan


isyarat tangan ‘Coba gunakan kekuatanmu buat sedikit keributan disebrang sana’.


Davide menggunakan kekuatan Wind, untuk menghancurkan


beberapa jendela gedung disebrang mereka. Hasilnya adalah Jelly Mons mengikuti


asal suara tersebut. “Pasti ada alasan mengapa dia muncul disini” bisik Citrinia


kepada Davide.


Citrinia mengibaskan tanganya dan membuat beberapa benda


yang hancur bergerak dan terbang kesana-kemari. Hasilnya juga sama Jelly Mons


mengikuti pergerakan benda tersebut dan menghancurkanya.


Mereka terus memperhatikan Jelly mons itu, sampai mereka


melihat tubuh dari Jelly mons membuat reaksi yang aneh sangat aneh. Tubuhnya


bergoyang-goyang dan membuat suara yang aneh dan menyeramkan, lalu tubuhnya


mencair menjadi air masuk kedalam saluran pembuangan.


“Woah, tidak ada catatan seperti itu.” Kata Davide sambil


berjalan menuju saluran pembuangan dan sedikit mengintip. Sedangkan Citrinia


berjalan melihat apakah ada bekas dari Jelly Mons.


“Davide, kemarilah dan coba ambil sempel ini” Citrinia


menemukan sedikit bekas dari Jelly Mons yang berwarna hijau dan dengan bau yang


cukup menyengat. Davide segera melihat sempel itu dan megeluarkan beberapa alat

__ADS_1


seperti tabung percobaan dan lain-lain, serta tidak lupa menggunakan sarung


tangan.


“Sudah, lebih baik kita kembali untuk menelitinya” kata


Davide sambil membereskan barang-barangnya. Citrinia megangguk menjawab perkataan


Davide, lalu mereka kembalai ketempat mereka memarkirkan mobil.


Saat matahari sudah mau terbenam mereka baru saja sampai di


rumah Citrinia. Tidak ada istirahat, atau apapun itu, Citrinia dan Davide langsung


memasuki ruangan untuk penelitian dibawah tanah, yang baru-baru ini dibuat


menggunakan sihir.


Davide lebih banyak mengambil alih dalam penelitian, karena


dia lebih unggul soal biologi dibandingkan Citrinia.


“Aneh, dia hampir mirip dengan limbah, kamu tau seperti


bakterinya dan lain-lain” Ucap Davide setelah melihat mikroskop.


“Limbah? Bising, pergerakan muncul dikota yang padat”


“Menurutmu dia dari apa terbuatnya?”


“Monster bisa timbul dari hati gelap manusia serta hal buruk


yang dilakukan manusia”


“Sesuai perkataanmu, itu menunjukan bahwa monster kali ini


adalah tumbal balik perbuatan manusia”


“Dari kerusakan yang diciptakan, polusi suara, lalu polusi


air dan yang lainya. Berati dia adalah bentuk tumbal balik apa yang terjadi


dikota”


“bisa kita simpulkan seperti itu, dan sekarang biar aku


membereskan mahluk ini, dia tadi masih sempat menggeliat. SUNGGUH MENJIJIKAN!”


Mereka selesai tepat sebelum makan malam tiba, dan orang tua


Citrinia sudah pulang dari perjalananya. Mereka makan malam bersama namun


seperti kemarin, tidak ada yang berbicara. Milanda yang kesal dengan rasa


canggung ini mulai angkat bicara.


“Citrinia, Davide apa yang kalian sudah temukan dari penyelidikan


hari ini”


“Kami menemukan bahwa Jelly Monster terbuat dari tindakan


jahat para manusia selama ini”


“Ma, aku curiga bahwa semua monster terbuat dari kegelapan


yang ada dihati manusia dan apa yang terjadi”


“Kalian benar, kami hanya menemukan apa penyebabnya saja


selama ini, semua karna ulah manusia. Kalian akan menyelidiki kelemahanya saja


dan bertarung haha”


“Oke, kami akan lakukan. Oh ya apa yang mama dan papa


temukan?”


“Tidak ada yang sepesial, hanya berkas sampah” dia adalah


Adam, ayah dari Citrinia yang akhirnya angkat bicara. “Ini waktunya makan


malam,  bukan untuk mengobrol. Makanlah dengan


tenang” Adam tidak menyukai alur pembicaraan kali ini, sudah kesekian kalinya


bila satu keluarga tersebut makan malam bersama dan mengobrol pastinya Adam


akan selalu menghentikan pembicaraan itu.

__ADS_1


Suasana makan malam kembali menjadi sunyi sampai selesai


makan malam.


__ADS_2