Journey To Another World

Journey To Another World
#46


__ADS_3

 Pada akhirnya Davide


meminta pengguna Sihir Suci untuk datang, dan memastikan apakah benar kristal


itu adalah sihir suci atau tidak. Sedangkan Citrinia tidak dapat menemukan


apapun yang berkaitan dengan sihir suci.


Keesokan harinya Putri Eklesia dari Negri Vailaiva datang ke


Bumi setelah mendengar tentang permintaan Davide. “Selamat data Putri, saya


senang anda membalas permintaan saya, dan maaf telah menggaggu waktu anda”


sambut Davide dengan badan yang sedikit dibungkukan.


“Tidak usah sungkan Pangeran Davide. Saya datang kesini


sebagai ucapan terimakasih, karena kalian telah membantu saya saat Negri


Valaiva dalam keadaan memprihantinkan” balas Putri Eklesia dengan membukuk-an


badannya. “BUkan masalah, itu adalah tanggung jawab kami. Silahkan masuk” balas


Davide, Puteri Eklesia dituntun untuk menuju ke ruang laboratium.


Setelah berada diruang laboratium, Ben menekan sebuah tombol


untuk membuka kotak kaca yang menghalangi kristal. Saat kotak kaca terbuka,


Putri Eklesia melihat sekilas dan wajahnya berubah menjadi sangat serius. Putri


Eklesia menyentuh kristal tersebut dan membacakan mantra dengan mata tertutup.


Beberapa waktu kemudian, mata Putri Eklesia terbuka. “Perkiraan Nona Citrinia


benar, Kristal ini adalah Kristal Suci” ujar Putri Eklesia sambil menatap wajah


Citrinia.

__ADS_1


“Apa? Itu sangat aneh, aku sudah mencari diberbagai sumber


tentang keadaan ini namun tidak menemukan hasil apapun, bisakah Anda jelaskan?”


balas Citrinia, dia sangat penasaran tentang apa yang terjadi.


“Saya tidak tahu pasti, tapi jika benar beberapa waktu lalu


adalah 1 tahun rencana Luc dijalankan dan Nona Citrinia masuk kedalam tubuh


Putri Deolinda, itu adalah penyebab utamanya. Kekuatan kegelapan menjadi kuat


karena mulainya Luc dalam rencannya, begitu juga kekuatan suci yang menghidupkan


dan membawa Nona Citrinia ke Crystal Worl, kekuatan Suci menjadi kuat.” Jelas


Putri Eklesia, membuat semua orang terkejut begitu juga dengan Citrinia dia


tidak menyangka bahwa pemikirannya menjadi kenyataan.


“Jika memang seperti itu, apakah saat akhir dari rencana


Suci akan menjadi lebih kuat lagi?” tanya Davide.


“Kemungkinan besar itulah yang akan terjadi. Rencana Luc


berakhir dalam kurung waktu 8 bulan, berarti waktu yang tersisa sebelum


kegelapan menjadi semakin kuat, adalah 7 bulan” balas Putri Eklesia, dari


perkataanya mengatakan bahwa kekuatan yang meningkat setelah hari akhir rencana


Luc, tidak akan terbayangkan peningkatanya. “Intinya, sebelum kekuatan


kegelapan semakin kuat, bencana ini harus diselesaikan. Tapi, maaf saya tidak


bisa membantu secara langsung” lanjut Putri Eklesia.


“Tidak apa-apa Putri, kedatangan Anda hari ini sudah banyak

__ADS_1


membantu” balas Citrinia, “Ah, saya senang bila begitu. Tapi maaf saya tidak


bisa berlama-lama disini, saya harus kembali ke Crystal World” ujar Putri


Eklesia, karena setelah Crystal World berhasil keluar dari kekacauan


malapetaka, banyak hal yang menjadi berantakan. Sehingga Crystal World sedang dalam


tahap perbaikan dan pengembangan. Hal tersebut membuat para bangsawan dan


keluarga kerajaan kewalahan.


Dalam sekejap Puteri Eklesia menghilang seperti terbawa


angin dan kembali ke Crystal World.


“Ternyata dugaan Nona benar, aku minta maaf karna tidak


mempercayai anda” ujar Ben, dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Benar,


saya juga minta maaf karna tidak mempercayai Anda” ujar Caneza, ia menundukan


kepalanya “Aku minta maaf....” dan dari Davide, perkataan Davide belum selesai namun


sudah dipotong oleh Citrinia.


“Untuk apa kalian minta maaf? Memang hal ini adalah hal yang


tidak masuk akal. Setidaknya sekarang kita sudah tau jawaban yang pasti bukan?


Nah, Ayo kembali kepekerjaan masing-masing, kita hanya punya waktu kurang dari


7 bulan” ujar Critinia, dia sudah berubah pada awalnya Citrinia pasti akan


menjaili atau memberi hukuman berat kepada seseorang yang membuatnya kesal atau


kesusahan. Sekarang sudah tidak seperti dulu, Citrinia berubah menjadi wanita


yang lebih baik dia juga menjadi sabar, dan menghargai orang lain.

__ADS_1


__ADS_2