Journey To Another World

Journey To Another World
#32


__ADS_3

Keesokan harinya Citrinia dan Davide bangun pagi-pagi sekali


untuk membicarakan tentang banyak hal. Sebelumnya mereka sarapan bersama dan


kini mereka juga memasak sarapan bersama, waktu memasak dibumbui oleh canda


tawa, dapur menjadi berantakan karna ulah mereka. Bukan hanya itu saja sarapan


juga jadi lebih lama dari biasanya karna mereka makan sambil bercanda.


“Waktu yang dihabiskan untuk sarapan lebih banyak dari yang


aku kiira” Ujar Citrinia sambil melihat kearah jam tangan di tangan kirinya.


“Em, itu benar aku sudah selesai membereskan piring kotor” Ujar Davide sambil


mengeringkan tangannya setelah mencuci piring bekas.


Citrinia dan Davide pergi keruang tengah dimana mereka


mencari infromasi, sekarang sudah ada beberapa hal yang mereka temukan tentang sihir


hitam. Sekarang hanya perlu menguatkan gagasan mereka tentang sihir hitam.


“Apa kamu mau hari ini pergi ke Arietes Mons lag?” Tanya


Citrinia kepada Davide.


“Iya, pastinya mereka mengetahui sesuatu tentang sihir


hitam, atau tentang semua hal buruk yang terjadi” Balas Davide.


“Jadi kamu mau kembali kesana? Yang benar? Kamu yakin, aku


ingat kemarin kamu berdiri dengan kaki dan tangan yang bergetar” Ujar Citrinia


dengan nada mengejek, atau memang dia ingin mengejek Davide.


“Hey, ayolah....” Sebelum Davide selesai berbicara terdengar


alarm tanda darurat atau penyerangan dari monster, dan itu adalah ulah dari


Arietes Mons. “Bukannya kita udah buat perjanjian untuk dia tidak menyerang


sementara waktu!? Ini bahkan kurang dari 24 jam sebelum kejadian itu!” Ujar


Davide yang segera mengambil mantel miliknya dan milik kekasihnya itu dan


langsung pergi ketempat kejadian.


“Berhenti!” Teriak Citrinia yang membuat pergerakan Arietes


Mons berhenti. Monster yang berada didepan Citrinia sangatlah besar dan


Citrinia hanya seperti seeokor semut bagi Arietes Mons.


“Bukankah kita sudah buat kesepakatan untuk tidak menyerang


apapun selama aku mencoba untuk meneliti?” Tanya Citrinia sambil melihat


situasi, ternyata ada beberapa orang disana yang terluka cukup parah. Citrinia


melihat learah Davide memberi kode, dan Davide langsung tahu dan pergi


menyelamatkan orang-orang itu.


“Apa kamu pikir, aku akan diam saja saat melihat para


manusia itu berusaha mencelakai anakku!? Mereka ingin melakukan percobaan


terhadapnya!” Marah Arietes Mons, matanya berubah menjadi merah mirip dengan


fire crystal.


“Tenanglah dulu, apa anakmu terluka? Aku bisa mengobatinya


dengan kekuatanku dan untuk para manusia itu biar aku yang urus”


“Kamu kira aku akan percaya menyerahkan manusia ke manusia


lainnya? TIDAK AKAN!”


“Apa kamu mengikari janji kita kemarin, itu saja belum


sampai 24 jam setelah kita berbincan!”


“Hah, aku tidak akan mengikari janji, aku serahkan semuanya


pada kalian”


Citrinia mengagguk, dan melihat anak dari Arietes Mons itu


sekarat. Dia langsung berlari menghampiri anak rusa itu. “Masih sangat kecil


rupannya, tenanglah aku akan mengobatimu” Ucap Citrinia, ia mengulurkan


tangannya dan menggunakan sihir penyembuh. Luka-luka di tubuh rusa kecil itu


sembuh dengan ajaib.


“Dav bagaimana keadaan disana?” Tanya Citrinia kepada Davide


yang menangani para manusia yang membuat onar. “Mereka sudah sadar, kamu mau

__ADS_1


meengintrogasinya? Sudah boleh kok” Balas Davide dengan tawa, “Kamu memang yang


paling mengenaliku Dav” Ucap Citrinia dengan senyum manis lalu dia berjalan


menuju kearah Davide berada.


“OK , jadi kenapa kalian kemari? Siapa yang mengirim kalian?


JAWAB DENGAN JUJUR” Tanya Citrinia yang baru saja sampai, dan dia duduk didekat


Davide. Namun para manusia itu hanya diam saja dan tidak berkutik apapun.


“Untuk apa kita memberi tahu hal penting pada anak kecil


yang berpihak di monster yang menghancurkan dunia!” Ucap salah satu dari mereka


dengan nada yang terama kesal.


“Kami bukan bocah biasa loh, kami punya kekuatan yang kalian


tidak punya” ucap Citrinia dengan senyum manis serta mematikan.


“Dan kami tidak memihak kepada monster atau kepada manusia”


Tambah Davide.


Citrinia melihat-lihat orang-orang itu serta kendaraan yang


mereka bawa. “Pemerintah rupanya” Guman Citrinia, yang ternyata terdengar oleh


orang-orang itu. “Itu  benar, kami dari


pemerintahan lebih baik kamu diam dan berada dipihak kami bila tidak mau ada


masalah” ucap salah satu dari orang-orang itu.


Citrinia mengambil HandPhone dari sakunya dan melakuakan


panggilan suara dengan seseorang.


 ~ “Hey kak, kamu


masih disana?” Sapaan unik dari seorang yang bernama Citrinia.


~ “Hmm, setelah setahun gak bisa dihubungi kayak gitu kamu


nyapa orang?” Ujar orang yang berada disebrang sana


~ “Gak sampe setahun juga, oh ya pemerintahan ngirim orang


untuk melakukan tes dengan para monster?”


~ “Bagaimana kamu bisa tahu? Itu bagianku kenapa?”


~ “HENTIKAN”


~ “Mereka hanya membuat masalah, jadi hentikan biar aku dan


orang-orang ku yang mengurusnya. Pemerintah dapat membantu saat diperlukan


saja”


~ “Hah? Gimana ?”


~ “HENTIKAN SAJA”


Sabungan diputus oleh Citrinia tanpa mendengar balasan dari


orang yang dia telefon. Arietes Mons sudah kembali ke wujudnya sebagai rusa


yyang tenang dan kalem. Anak dari Arietes Mons juga sudah bisa berdiri lagi.


Citrinia berjalan kearah rusa-rusa itu, dan dia mennarik


nafas panjang untuk memberitahukan semuanya mengenai orang-orang yang


menyelakai anak dari Arietes Mons. ~ setelah diberitahukan mereka hanya diam saja


dan mengagguk perlahan.


“Kami juga menemukan cara untuk menarik kembali sihir hitam”  Ujar Citrinia kepada koloni rusa itu.


“Benarkah, berarti kamu sudah bisa mengembalikan semuanya


kembali normal”


“Itu benar, tapi kami tetap harus melakukan uji coba


lanjutan. Kami mohon kalian bersabar, dan bila mereka datang lagi, biar kami


yang menanganinya”


“Hemm, aku mohon untuk tidak menambah beban agar kami lebih


cepat bisa membantu kalian, dan aku ingin bertanya pada kalian” Ujar Davide,


setelah menangani orang-orang dari pemerintahan.


“Silahkan tanya apapun aku akan menjawab bila aku memang


bisa menjawabnya”


Keadaan menjadi sunyi untuk beberapa detik dan Davide mulai

__ADS_1


berbicara, “Kalian pasti mengetahui sesuatu tentang monster lain bukan? Dan


kalian pasti tau tentang sihir hitam yang menyelimuti bumi saat ini. Tolong


beritahu kami apa saja yang kalian tahu agar kami dapat membantu kalian” Ucap


Davide dengan nada yang serius.


“Kamu benar, kami memang mengetahui sesuatu.” Rusa itu


berhenti berbicara untuk sesaat dan dia kembali berbicara.


 “Semua yang terjadi


dibumi adalah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dan serakah.  Manusia yang melakukannya dan manusia yang


menanggungya, serta manusia yang bisa mengembalikannya kekeadaan semula.”


“Apa Luc tidak campur tangan didalam semua ini? Bukankah dia


yang menciptakan semua ini?” Tanya Citrinia, dia teringat denga tingkah laku


dari Luc.


“Tidak, manusia di bumi lah yang menciptakan semuanya. Semua


yang terkontaminasi sudah memiliki sihir hitam dan kelakuan dari Luc


membangkitkan sihir hitam tersebut”


“Jadi maksudmu adalah, kalian semua sudah mempunyai sihir


hitam ditubuh kalian dan Luc mengaktifkannya?” Ucap Davide memastikan infromasi


dari rusa, dan rusa tersebut membalas dengan anggukan.


“Terimakasih untuk infonya, kami akan berusaha untuk


melakukan yang terbaik” Ujar Citrinia, dia bersiap untuk kembali namun


rusa-rusa itu menahannya.


“Tunggu, aku harus memberitahukanmu hal ini” Ucap rusa itu.


Citrinia menghentikan langkahnya dan berbalik lalu menunggu apa yang akan


diucapkan oleh rusa tersebut.


“Hitam adalah kebalikan dari cahaya, cahaya bisa lebih kuat


dari kegelapan ataupun sebaliknya. Juga lebih baik kalian berpencar, bumi sudah


semakin kacau” Ujar rusa itu, lalu dia dan koloninya membalikan badan dan


berjalan pergi. Begitu juga dengan Citrinia dan Davide yang segera kembali


kebasecamp.


Dalam hitungan setik mereka telah sampai di basecamp atau


rumah Citrinia.


“Dav, aku memikirkan perkataan rusa itu” Citrinia membuka


obrolan dengan raut wajah khawatir.


“Aku juga, setelah kita menyelesaikan Arietes Mons kita


harus berpencar, tidak mungkin kita terus bersama untuk melawan para mons itu”


Balas Davide.


Citrinia menatap mata Davide lekat—lekat, mata biru itu


memantulkan wajah Citrinia yang begitu cemas. Davide memeluk serta membelai


kepala Citrinia dengan hangat serta lembut. “Tidak usah cemas” 3 kata yang


diucapkan Davide, walau itu bermaksud positive tapi 3 kata itu sanggup membuat


hati serta perasaan Citrinia terkoyak, Citrinia berusaha menahan air mata yang


hampir jatuh namun dia membalikan suasana dengan mengubah topik obrolan.


“Rusa itu bilang kegelapan dan Cahaya. Apa kamu tahu


maksudnya” Ujar Citrinia yang mengubah topik pembicaraan.


“sihir hitam dan ke-5 kekuatan, mereka saling bertolak


belakang. Tapi kita juga sudah menggunakan kekuatan dari 5 benda pusaka serta


five forces”


Mereka kembali kekeadaan sunyi dan larut dalam isi pikiran


masing-masing. “Apa ada kekuatan baru yang kita tidak tahu?” Tanya Citrinia


yang menghancurkan suasana hening itu. Davide menatap Citrinia lalu dia


menjawan “Itu aku tidak tahu, tapi seharusnya hal seperti itu mulai di crystal


world dan bukan di bumi”

__ADS_1


Karena hari sudah menjadi gelap, petualangan hari ini


berakhir dan petualangan barus sedang menunggu.


__ADS_2