
Keesokan harinya Citrinia dan Davide bangun pagi-pagi sekali
untuk membicarakan tentang banyak hal. Sebelumnya mereka sarapan bersama dan
kini mereka juga memasak sarapan bersama, waktu memasak dibumbui oleh canda
tawa, dapur menjadi berantakan karna ulah mereka. Bukan hanya itu saja sarapan
juga jadi lebih lama dari biasanya karna mereka makan sambil bercanda.
“Waktu yang dihabiskan untuk sarapan lebih banyak dari yang
aku kiira” Ujar Citrinia sambil melihat kearah jam tangan di tangan kirinya.
“Em, itu benar aku sudah selesai membereskan piring kotor” Ujar Davide sambil
mengeringkan tangannya setelah mencuci piring bekas.
Citrinia dan Davide pergi keruang tengah dimana mereka
mencari infromasi, sekarang sudah ada beberapa hal yang mereka temukan tentang sihir
hitam. Sekarang hanya perlu menguatkan gagasan mereka tentang sihir hitam.
“Apa kamu mau hari ini pergi ke Arietes Mons lag?” Tanya
Citrinia kepada Davide.
“Iya, pastinya mereka mengetahui sesuatu tentang sihir
hitam, atau tentang semua hal buruk yang terjadi” Balas Davide.
“Jadi kamu mau kembali kesana? Yang benar? Kamu yakin, aku
ingat kemarin kamu berdiri dengan kaki dan tangan yang bergetar” Ujar Citrinia
dengan nada mengejek, atau memang dia ingin mengejek Davide.
“Hey, ayolah....” Sebelum Davide selesai berbicara terdengar
alarm tanda darurat atau penyerangan dari monster, dan itu adalah ulah dari
Arietes Mons. “Bukannya kita udah buat perjanjian untuk dia tidak menyerang
sementara waktu!? Ini bahkan kurang dari 24 jam sebelum kejadian itu!” Ujar
Davide yang segera mengambil mantel miliknya dan milik kekasihnya itu dan
langsung pergi ketempat kejadian.
“Berhenti!” Teriak Citrinia yang membuat pergerakan Arietes
Mons berhenti. Monster yang berada didepan Citrinia sangatlah besar dan
Citrinia hanya seperti seeokor semut bagi Arietes Mons.
“Bukankah kita sudah buat kesepakatan untuk tidak menyerang
apapun selama aku mencoba untuk meneliti?” Tanya Citrinia sambil melihat
situasi, ternyata ada beberapa orang disana yang terluka cukup parah. Citrinia
melihat learah Davide memberi kode, dan Davide langsung tahu dan pergi
menyelamatkan orang-orang itu.
“Apa kamu pikir, aku akan diam saja saat melihat para
manusia itu berusaha mencelakai anakku!? Mereka ingin melakukan percobaan
terhadapnya!” Marah Arietes Mons, matanya berubah menjadi merah mirip dengan
fire crystal.
“Tenanglah dulu, apa anakmu terluka? Aku bisa mengobatinya
dengan kekuatanku dan untuk para manusia itu biar aku yang urus”
“Kamu kira aku akan percaya menyerahkan manusia ke manusia
lainnya? TIDAK AKAN!”
“Apa kamu mengikari janji kita kemarin, itu saja belum
sampai 24 jam setelah kita berbincan!”
“Hah, aku tidak akan mengikari janji, aku serahkan semuanya
pada kalian”
Citrinia mengagguk, dan melihat anak dari Arietes Mons itu
sekarat. Dia langsung berlari menghampiri anak rusa itu. “Masih sangat kecil
rupannya, tenanglah aku akan mengobatimu” Ucap Citrinia, ia mengulurkan
tangannya dan menggunakan sihir penyembuh. Luka-luka di tubuh rusa kecil itu
sembuh dengan ajaib.
“Dav bagaimana keadaan disana?” Tanya Citrinia kepada Davide
yang menangani para manusia yang membuat onar. “Mereka sudah sadar, kamu mau
__ADS_1
meengintrogasinya? Sudah boleh kok” Balas Davide dengan tawa, “Kamu memang yang
paling mengenaliku Dav” Ucap Citrinia dengan senyum manis lalu dia berjalan
menuju kearah Davide berada.
“OK , jadi kenapa kalian kemari? Siapa yang mengirim kalian?
JAWAB DENGAN JUJUR” Tanya Citrinia yang baru saja sampai, dan dia duduk didekat
Davide. Namun para manusia itu hanya diam saja dan tidak berkutik apapun.
“Untuk apa kita memberi tahu hal penting pada anak kecil
yang berpihak di monster yang menghancurkan dunia!” Ucap salah satu dari mereka
dengan nada yang terama kesal.
“Kami bukan bocah biasa loh, kami punya kekuatan yang kalian
tidak punya” ucap Citrinia dengan senyum manis serta mematikan.
“Dan kami tidak memihak kepada monster atau kepada manusia”
Tambah Davide.
Citrinia melihat-lihat orang-orang itu serta kendaraan yang
mereka bawa. “Pemerintah rupanya” Guman Citrinia, yang ternyata terdengar oleh
orang-orang itu. “Itu benar, kami dari
pemerintahan lebih baik kamu diam dan berada dipihak kami bila tidak mau ada
masalah” ucap salah satu dari orang-orang itu.
Citrinia mengambil HandPhone dari sakunya dan melakuakan
panggilan suara dengan seseorang.
~ “Hey kak, kamu
masih disana?” Sapaan unik dari seorang yang bernama Citrinia.
~ “Hmm, setelah setahun gak bisa dihubungi kayak gitu kamu
nyapa orang?” Ujar orang yang berada disebrang sana
~ “Gak sampe setahun juga, oh ya pemerintahan ngirim orang
untuk melakukan tes dengan para monster?”
~ “Bagaimana kamu bisa tahu? Itu bagianku kenapa?”
~ “HENTIKAN”
~ “Mereka hanya membuat masalah, jadi hentikan biar aku dan
orang-orang ku yang mengurusnya. Pemerintah dapat membantu saat diperlukan
saja”
~ “Hah? Gimana ?”
~ “HENTIKAN SAJA”
Sabungan diputus oleh Citrinia tanpa mendengar balasan dari
orang yang dia telefon. Arietes Mons sudah kembali ke wujudnya sebagai rusa
yyang tenang dan kalem. Anak dari Arietes Mons juga sudah bisa berdiri lagi.
Citrinia berjalan kearah rusa-rusa itu, dan dia mennarik
nafas panjang untuk memberitahukan semuanya mengenai orang-orang yang
menyelakai anak dari Arietes Mons. ~ setelah diberitahukan mereka hanya diam saja
dan mengagguk perlahan.
“Kami juga menemukan cara untuk menarik kembali sihir hitam” Ujar Citrinia kepada koloni rusa itu.
“Benarkah, berarti kamu sudah bisa mengembalikan semuanya
kembali normal”
“Itu benar, tapi kami tetap harus melakukan uji coba
lanjutan. Kami mohon kalian bersabar, dan bila mereka datang lagi, biar kami
yang menanganinya”
“Hemm, aku mohon untuk tidak menambah beban agar kami lebih
cepat bisa membantu kalian, dan aku ingin bertanya pada kalian” Ujar Davide,
setelah menangani orang-orang dari pemerintahan.
“Silahkan tanya apapun aku akan menjawab bila aku memang
bisa menjawabnya”
Keadaan menjadi sunyi untuk beberapa detik dan Davide mulai
__ADS_1
berbicara, “Kalian pasti mengetahui sesuatu tentang monster lain bukan? Dan
kalian pasti tau tentang sihir hitam yang menyelimuti bumi saat ini. Tolong
beritahu kami apa saja yang kalian tahu agar kami dapat membantu kalian” Ucap
Davide dengan nada yang serius.
“Kamu benar, kami memang mengetahui sesuatu.” Rusa itu
berhenti berbicara untuk sesaat dan dia kembali berbicara.
“Semua yang terjadi
dibumi adalah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dan serakah. Manusia yang melakukannya dan manusia yang
menanggungya, serta manusia yang bisa mengembalikannya kekeadaan semula.”
“Apa Luc tidak campur tangan didalam semua ini? Bukankah dia
yang menciptakan semua ini?” Tanya Citrinia, dia teringat denga tingkah laku
dari Luc.
“Tidak, manusia di bumi lah yang menciptakan semuanya. Semua
yang terkontaminasi sudah memiliki sihir hitam dan kelakuan dari Luc
membangkitkan sihir hitam tersebut”
“Jadi maksudmu adalah, kalian semua sudah mempunyai sihir
hitam ditubuh kalian dan Luc mengaktifkannya?” Ucap Davide memastikan infromasi
dari rusa, dan rusa tersebut membalas dengan anggukan.
“Terimakasih untuk infonya, kami akan berusaha untuk
melakukan yang terbaik” Ujar Citrinia, dia bersiap untuk kembali namun
rusa-rusa itu menahannya.
“Tunggu, aku harus memberitahukanmu hal ini” Ucap rusa itu.
Citrinia menghentikan langkahnya dan berbalik lalu menunggu apa yang akan
diucapkan oleh rusa tersebut.
“Hitam adalah kebalikan dari cahaya, cahaya bisa lebih kuat
dari kegelapan ataupun sebaliknya. Juga lebih baik kalian berpencar, bumi sudah
semakin kacau” Ujar rusa itu, lalu dia dan koloninya membalikan badan dan
berjalan pergi. Begitu juga dengan Citrinia dan Davide yang segera kembali
kebasecamp.
Dalam hitungan setik mereka telah sampai di basecamp atau
rumah Citrinia.
“Dav, aku memikirkan perkataan rusa itu” Citrinia membuka
obrolan dengan raut wajah khawatir.
“Aku juga, setelah kita menyelesaikan Arietes Mons kita
harus berpencar, tidak mungkin kita terus bersama untuk melawan para mons itu”
Balas Davide.
Citrinia menatap mata Davide lekat—lekat, mata biru itu
memantulkan wajah Citrinia yang begitu cemas. Davide memeluk serta membelai
kepala Citrinia dengan hangat serta lembut. “Tidak usah cemas” 3 kata yang
diucapkan Davide, walau itu bermaksud positive tapi 3 kata itu sanggup membuat
hati serta perasaan Citrinia terkoyak, Citrinia berusaha menahan air mata yang
hampir jatuh namun dia membalikan suasana dengan mengubah topik obrolan.
“Rusa itu bilang kegelapan dan Cahaya. Apa kamu tahu
maksudnya” Ujar Citrinia yang mengubah topik pembicaraan.
“sihir hitam dan ke-5 kekuatan, mereka saling bertolak
belakang. Tapi kita juga sudah menggunakan kekuatan dari 5 benda pusaka serta
five forces”
Mereka kembali kekeadaan sunyi dan larut dalam isi pikiran
masing-masing. “Apa ada kekuatan baru yang kita tidak tahu?” Tanya Citrinia
yang menghancurkan suasana hening itu. Davide menatap Citrinia lalu dia
menjawan “Itu aku tidak tahu, tapi seharusnya hal seperti itu mulai di crystal
world dan bukan di bumi”
__ADS_1
Karena hari sudah menjadi gelap, petualangan hari ini
berakhir dan petualangan barus sedang menunggu.