Journey To Another World

Journey To Another World
#37


__ADS_3

Attetion!: Cerita ini hanya fiksi belaka bila ada kesamaan


nama dan nama tempat hanya kebetulan belaka!


(Cerita ini hanya cerita fiksi, bila ada kesamaan nama dan


nama tempat, hal itu tidak bisa dibuktikan didunia nyata!)


London, Inggris


Setelah menutup panggilan suara dengan Davide, Citrinia


langsung menghembuskan nafas panjang. “Caneza..... Aku tidak tahu harus percaya


atau tidak dengannya!” Guman Citrinia, Ben yang melihat itu berjalan menuju


Citrinia “Nona, Tuan Davide pasti bisa menjaga hatinya” Entah itu bujukan,


penyemangat atau sindiran.


“Hah, Caneza adalah wanita yang baik tapi juga kejam.


Pertama kalinya aku mendapat teman tapi diambil olehnya”


“Teman apa first love~?” Goda Ben, sepertinya dia tidak tahu


siapa sebenarnya cinta pertama nonanya itu.


“hemm, apa itu termasuk first love? Ben, bukannya Davide


first love aku ya?”


“Ish, itu beda kan anda lagi hilang ingatan, jadi Davide


tidak terhitung sebagai First Love!”


“Iyakah? Bukannya aku hanya tidak mengingat dia? Bukan


berati dia gak ada dihatiku kan?”


“APA? Apa anda beneran Citrinia? Kenapa tiba-tiba peduli


soal cinta?”


“Siapa bilang aku tidak peduli?”


“Sikap anda, yang dingin dan gak berperasaan di umur 19


tahun”


“Bukan tidak peduli tapi tidak tahu arti cinta yang


sebenarnya”


Citrinia  berdiri dan


pergi meninggalkan Ben. Pikirannya menumpuk dan hanya ingin beristirahat untuk


hari ini. Namun, seperti biasa setiap dia ingin beristirahat selalu saja ada


panggilan untuknya melakukan petualangan baru.


Kini panggilan tersebut berbunyi karena monster misterius


yang hanya meninggalkan jejak kaki menampakan dirinya. Langsung saja Citrinia


dan Ben bergegas pergi menuju tempat kejadian. Sesaat kemudian mereka sampai di

__ADS_1


mana monster itu berada, dapat dilihat monster yang sangat besar tingginya saja


hampir melewati tinggi menara pencakar langit!


Monster itu sudah dikelilingi oleh helikopter tentara


angkatan udara dan tank dari tentara juga. “Kenapa monster itu tetap


diam,bukannya dia bisa saja menghancurkan helikopter?” guman Citrinia “Hemm,


mungkin dia takut terluka?” Balas Ben, Citrinia hanya bisa menatap heran Ben


temannya itu.


Saat Citrinia masih memperhatikan monster itu, tiba tiba


saja ada sinar terang dari monster tersebut dan dia menghilang begitu saja dari


pandangan mereka. “Apa-apaan ini!? Monster sebesar itu menghilang begitu saja?”


Ucap Ben yang terkejut, para tentara juga langsung berpencar mencari kemana


monster itu menghilang, kecuali Citrinia yang diam membantu matanya memang


kosong tapi pikirannya dipenuhi banyak hal.


Seketika Citrinia berlari menuju tempat dimana monster itu


terkahir kali dilihat, dia membungkukan badannya dan mencari sesuatu, ya dia


mencari monster itu. “Emm, nona apa yang anda lakukan?”  Tanya Ben yang kebingungan melihat tingkah


Citrinia. “Apa lagi selain mencari monster itu, hannya ada 2 kemungkinan dia


bisa teleprotasi atau mengecilkan tubuhnya!” Ucap Citrinia.


Ben mengerti apa yang dimaksud oleh Citrinia dia juga segera


mereka.


Citrinia menghentikan langkahnya dan berkata “Disini rupanya


sibesar?” Ucapnya setelah melihat monster besar dalam ukuran kecil. Anehnya


monster itu seperti menangis, Citrinia memirinngkan kepalanya dan monster itu


menundukan kepalanya. Saat Citrinia menjulurkan tangannya monster itu malah


ketakutan bahkan saat Citrinia  menyentuh


monster itu, dengan suara kecil monster itu berteriak “AAAAAAKH, aku minta maaf


jangan lukai aku kumohon”


“Ha? Kamu baik? Waw, tapi tetap saja mau tidak mau aku harus


menghancurkanmu monster kecil!”


“Aku tau itu, dan lebih baik bila aku  cepat hilang dari sini”


“Ya benar, lagi pula kamu bukanlah sesuatu yang nyata


disini”


“Tapi aku takut hiks hiks huaaa”


“Hei jangan mengangis, takut apanya? Saat aku membacakan mantra

__ADS_1


untuk menghilangkanmu semuanya selesai tidak ada rasa sakit”


“Tapi...”


“Keluarlah agar aku bisa menghancurkanmu, oh ya harus dalam


ukuran asli loh”


Monster itu tidak menanggapi Citrinia selama beberapa saat,


tapi tiba-tiba dia berkata “Baiklah, kamu lebih baik pergi dari sini aku akan


menjadi besar!” Ucap monster itu, “ok aku tunggu” Balas Citrinia, Citrinia


pergi meninggalkan tempat itu serta memanggil Ben juga memberi tahu para


tentara  untuk tidak berada didekat sana.


Dalam sekejap mata monster yang tiba tiba menghilang begitu


saja, berada didepan mata mereka lagi. “Aku sudah siap” Ucap monster itu, tapi


kali ini suaranya menggeledar “CKCK aku lebih suka suara manismu saat tubuhmu


kecil, baiklah ini tidak akan sakit” ucap Citrinia “Emm, para tentara bisa


permisi bila tidak mau mati? Oh ya kamu mau pakai apa? Wind, fire, water?”


Lanjut Citrinia.


“Water itu kelemahanku” Balas monster itu, Citrinia


mengangguk dia mengayunkan tangannya dan munculah The Strongest Heirloom bersama


Blue Crystal. Dengan tambahan mantra dan ayunan tangan terbentuklah lingkaran


sihir, dan setelah membacakan mantra kedua munculan gelora air dari tanah.


Sesaat kemudian monster itu lenyap kini dia benar benar lenyap.


“Baiklah tugasku dan Ben disini selesai sampai jumpa!” Ucap


Citrinia lalu dia dan Ben menghilang begitu saja seperti tertiup angin.


Termyata mereka kembali kekediaman mereka, Citrinia


menghempaskan badannya ke sofa dan menghela nafas panjang sangat nampa bahwa


dia kelelahan. “Nona, saya ingin tahu tadi anda membawa saya menjauh karna tau


dia akan membesar? Atau anda menemukanya lalu meminta dia membesar?” Tanya Ben


yang penasaran dengan apa yang terjadi.


Citrinia membenarkan posisi duduknya lalu mulai bercerita


tentang apa yang terjadi sebenarnya. “Kenapa anda percaya dengan perkataan


monster? Bagaimana bila dia menipu anda dan kabur?” Tanya Ben lagi, Citrinia


menatap wajah Ben lalu mengankat salah satu alisnya “Kekuatan kegelapanku


meningkat, jadi aku tahu bila ada yang berniat jahat atau tidak benar” Balas


Citrinia, Ben hanya meanggapi dengan wajah terkejut karena Citrinia menjadi


lebih kuat dalam waktu yang singkat.

__ADS_1


CERITA INI HANYALAH FIKSI BELAKA BILA ADA KESAMAAN NAMA DAN


NAMA TEMPAT HAL ITU TIDAK DAPAT DIBUKTIKAN DIDUNIA NYATA.


__ADS_2