Journey To Another World

Journey To Another World
#38


__ADS_3

ATTETION: CERITA INI HANYALAH FIKSI BELAKA BILA ADA KESAMAAN


NAMA DAN NAMA TEMPAT HAL ITU TIDAK DAPAT DIBUKTIKAN DIDUNIA NYATA


Disisi lain Davide meneriman Caneza menjadi patnernya dia


tidak bisa lagi membohongi dirinya bahwa dia bisa melakukan semuanya sendiri.


Nyatanya tetap sama dia membutuhkan teman seperjuangan yang seharusnya


menemaninya selalu.


“Aku sangat senang kamu memperbolehkanku untuk menjadi


patnermu! Awalnya aku sangat khawatir!”Ucap Caneza dia nampak seperti anak


kecil yang baru diberi permen.


“Memangnya apa yang perlu kamu khawatirkan?” Tanya Davide,


sebenarnya dia penasaran dengan apa yang terjadi antara kekasihnya dan wanita


yang berada didepan matanya ini.


“Ah, itu hanyalah kesalah pahaman antar aku dan Kak


Citrinia, oh ya aku akan memanggilmu KAKAK mulai sekarang. Tidak boleh menolak


karna aku memaksa!”


Dwvide tidak membalas dengan perkataan tapi kulit antara


alisnya berkerut dan pikirannya mulai bercabang, tapi dia mengerti bila


Citrinia tidak ingin memberitahu, lebih baik dia mendengar masalahnya nanti


dari pada harus mendengar dari orang ketiga.


“Oh ya aku penasaran dengan satu hal, kenapa manusia biasa


seperti mu bisa menguasai sihir?” Tanya Davide, rasa penasaran Davide lebih


tinggi dari yang bisa diperkirakan.

__ADS_1


“Ah, sebenarnya setiap orang memiliki aura dan mana ada yang


mananya terbatas dan tidak terbatas ada juga aura yang kuat dan tidak kuat. Aku


memiliki keduanya mana dan aura yang kuat menjadikan aku bisa menggunakan sihir


tidak banyak orang yang bisa melakukanya karena setiap generasi dibumi kekuatannya


akan terus memudar sampai tersisa 0 dan hanya menjadi manusia biasa. FYI Ben


yang berada di dekat kak Citrinia juga sama seperti ku hanya saja dia menguasai


Plant and soil dan water serta wind sedangkan aku wind dan fire saja”


“Penjelasanmu sangat panjang ya... baiklah aku akan mencoba


untuk mengertinya. Sekarang pulanglah aku juga ingin beristirahat” Ucap Davide


dan dia langsung saja pergi tanpa meninggalkan apapun lagi.


London, Inggris


“Aaaaaa, jadi mana dan auramu sangat kuat rupanya. Baiklah


apa yang kamu tunggu?” Ucap Citrinia yang juga baru saja mendengar cerita


“Apa yang saya tunggu?” Balas dan tanya Ben


“Heemm, kamu harus segera berlatih agar bisa sampai tahap


pelatihan 5 akhir agar aku tidak perlu lagi capek capek menggunakan kekuatan


dan kamu bisa menggunakan teleportasi! Sama sama menguntungkan bukan?” Ucap


Citrinia sambil mengedipkan salah satu matanya dan tersenyum lebar, Ben hanya


bisa pasrah dan membayangkan saat masa pelatihan dan dilihat oleh Citrinia.


Bangkok, Thailand


Davide POV


Daerah kami kedatangan monster untuk kesekian kalinya, namun

__ADS_1


kali ini monster itu tidak menghancurkan apapun dan hanya duduk dengan diam


dipusat kota. Saat aku mendatanginya bersama Caneza, monster itu malah senang


dan ingin berkomunikasi dengan kami.


“Kumohon tolong basmi aku, aku tidak kuat lagi harus hidup


seperti ini. Lagi pula aku sudah mati” Ucap monster itu, aku tau dia tidak


berbohong dan dia tulus ingin mati. Aku tau itu aneh, tapi aku langsung saja


menggunakan dihir dan membasmi monster itu dari hadapanku.


Saat dia sudah dibasmi, Caneza menemukan serpihan kristal


kecil. Aku mengambilnya dan melihatnya, sekilas lalu memperhatikan lebih dalam.


Aku merasakan energi yang tidak stabil namun juga kuat.


Aku membuka alat komunikasi sihir dan langsung terhubung


dengan Citrinia. “Hai, aku ingin bertanya” \ “Davide? Tentu ada apa?” \ “Hah,


aku menemukan monster yang ingin mati ditanganku. Saat sudah membinasahkannya


aku menemukan... kristal yang memiliki kekuatan besar namun tidak stabil” \ “Benarkah?


Tunggu dulu kamu bilang monster baik?” \ “Ya, sama seperti monster yang kemarin


kita kalahkan itu” \ “Aku juga bertemu dengan monster seperti itu” \ “Benarkah?


Baguslah kalau begitu, kamu ada liat kristal gak?” \ “Aku tidak memperhatikanya,


aku akan cari saat sudah menemukanya akan aku hubungi” \”Baik byebye” |


 “Jadi apa asumsimu


mengenai kristal itu?” Tanya Caneza kepadaku, aku hanya membalas dengan


mengankat pundak dan alis memberitahukan ‘entahlah’


Begitu banyak hal yang terjadi setelah Citrinia kembali ke

__ADS_1


Crystal World dengan tubuh Deolinda. Kini aku hanya berharap agar dunia bumi


dan Crystal World kembali kekadaan semula.


__ADS_2