Journey To Another World

Journey To Another World
#48


__ADS_3

Beberapa hari kemudian banyak sekali monster yang muncul


dikota tersebut. Diantara monster-monster itu, ada yang melemah, juga ada yang


mati. Tapi, tidak sedikit monster yang kekuatannya bertambah besar.


Namun, ada satu masalah lagi, Milanda dan Adam menemukan


sesuatu yang ganjal dikutuh utara. Mereka menemukan bahwa ke-6 elemen tidaklah


seimbang, dan bertabakan, ditambah lagi elemen ke-7 yaitu kegelapan yang masih


menguasai bumi. Milanda meminta agar Citrinia, Davide, Ben dan Caneza tetap


fokus untuk menjaga bumi dari monster, dan membiarkan Milanda dan Adam yang


mengurus masalah dikutub utara.


-------------------------------------------


“Sudah 2 bulan monster terus berdatangan. Waktu yang tersisa


kurang dari 5 bulan” ujar Davide dalam sebuah rapat kecil bersama Citrinia, Ben


dan Caneza serta sebuah saluran video penghubung antar bumi dan Crystal World.


“Kekuatan kegelapan terus bertambah di Bumi, bagaimana di


Crystal World?” tanya Citrinia kepada perwakilan dari Crystal World yaitu Sam


atau Putra Mahkota dari Negri Kristal. “Kami tidak menemukan pertanda kegelapan


bertambah atau menyebar, kami berhasil melokalisasinya” balas Sam, “Hal itu


wajar karna Crystal World penuh dengan kekuatan sihir, aura, glasir dan


sebagainya sedangkan dibumi semakin menipis setiap saatnya, membuat sebuah


sihir yang tidak seharusnya menyebar dengan begitu cepat” ujar Ben.


“Tapi anehnya, dalam 2 minggu terakhir tidak ada monster


lagi yang terditeksi dalam radar. Tadi pagi, saya mengeceknya kembali dan ada


satu monster yang terditeksi dia berada di kutub utara” ujar Caneza sambil


menyerahkan laporan, semua orang membacanya dengan seksama.


“Saya menemukan bahwa monster ini memiliki kekuatan yang

__ADS_1


sangat besar, sepertinya dia juga mempunyai kristal suci yang juga sangat


besar. Tapi, hal ini belumlah pasti saya hanya melihat dari layar” lanjut


Caneza, “Dikutub utara juga ada masalah dengan bentrokan ke-7 elemen. Bila


kesana dalam waktu dekat, kekuatan kita akan melemah” ujar Citrinia, dia sadar


bila harus melawan monster ini dalam waktu dekat sama saja dengan masuk kedalam


sarang singa.


Rapat tersebut berlangsung selama lebih dari 2 jam. Mereka dipusingkan


dengan rencana kedepannya yang juga harus dengan prediksi kedepannya. Ditambah


lagi rencana- rencana itu harus selesai dalam kurung waktu kurang dari 5 bulan.


Setelah selesai rapat, mereka semua beristirahat, Ben dan Caneza


beristirahat dikamar mereka masing-masing. Sedangkan Davide dan Citrinia tetap bekerja


mencari setidaknya satu infromasi.


“Istirahatlah sebentar, nih minum jus nya” ujar Davide


kepada Citrinia, Davide tau Citrinia adalah seorang pekerja keras terkadang


waktu, ia lupa makan dan beristirahat.


“Makasih” balas Citrinia, ia menerima jus buat dari Davide


dan perlahan meminumnya. “Jadwal tidurmu jadi berantakan ya?” tanya Davide, dia


duduk tepat disebelah Citrinia. “Em, akhir-akhir ini kita pulang larut malam,


atau aku yang tidak bisa tidur” balas Citrinia. Seperti Citrinia yang susah untuk


beristirahat Davide juga mengalaminya.


Setelah kurang lebih beristirahat selama 30 menit. Davide


dan Citrinia berkeliling kota, untuk mengetahui apakah ada monster yang


bersembunyi atau tidak.


Waktu terus berjalan tidak terasa mereka sudah berkeliling


begitu lama, matahari mulai terbenam dan siap untuk digantikan oleh bulan. “Sudah

__ADS_1


mulai gelap, lebih baik kita kembali” ujar Davide dan Citrinia mengiakan perkataan


Davide.


Sesampainya dirumah, Citrinia duduk disofa besar diikuti


oleh Davide.


Ting-Ting. Terdengar suara nontifikasi dari alat komunikasi


sihir milik Citrinia, dilihat pesan dari Milanda atau ibu dari Citrinia.


Citrinia menghubungkannya dengan panggilan suara.


📞📞


“Ya ma? Ada apa?” tanya Citrina


“Kita ingin memberitahu berita baik dan  berita buruk, kamu ingin mendengar yang mana?”


balas Milanda, jawaban dari Milanda membuat Citrinia dan Davide yang


mendengarnya menjadi penasaran.


“Buruk saja dulu” balas Citrinia, dia berpikir saat


mendengar berita buruk mungkin kita akan merasa sedih atau kecewa, tapi


mendengar berita baik setelah berita buruk membuatnya berpikir, setidaknya ada


sisi baik yang ditemukan.


“Baiklah, berita buruknya adalah, 1. Keseimbangan semakin


berantakan antar 7 elemen 2. Ada 1 monster yang sangat besar dan kuat, kami


disini tidak bisa menghentikannya. Berita baiknya adalah, 1. Kami menemukan


sejenis kekuatan atau cairan yang memiliki sihir sama dengan kristal yang


kalian temukan. 2. Bumi sudah hampir bersih dari monster, tinggal monster ini


saja.”  ujar Milanda.


“Benarkah? Terimakasih atas infromasinya, itu sangat


berharga” ujar Citrinia, dia merasa lega bahwa setidaknya salah satu prediksi


mereka dalam rapat benar adanya.

__ADS_1


📞📞


__ADS_2