
Setelah kejadian hari itu, Pangeran Lenxo dicabut
kebangsawanannya. Sehingga Kak Lenxo kembali ke Keluarga tenebris. Aku dan
Davide diusir dari Negri Caara, lagi pual tidak ada alasan bagi kami untuk
tetap berada di Negri Caara. Kami meninggalkan Caara menggunakan portal dan
kembali ke Negri Kanaelt.
Hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk
sampai di Negri Kanaelt. Dan kami disambut oleh Pangeran Lence. “Kalian sudah
pulang rupanya, pasti melelahkan untuk menghadapi mereka. Beristirahatlah.
Deolinda, kamu sudah menguasainya bukan?” Sambut Pangeran Lence didepan istana.
“Benar Yang Mulia, saya akan menyerahkanya lagi pada Anda” Sepertinya tidak
sopan untuk mengambil Pusaka milik negara lain dan menguasainya. “TIDAK, aku
yakin akan terjadi hal lain setelah ini. Negri Kristal, Kanaelt, Keyna dan
Negri Valaiva sudah mempercayai kalian agar menjadi Heroes” Di bumi Heroes
adalah pahlawan namun di Crystal World artinya lebih kepada pahlawan saat
malapetaka.
“Apa akan terjadi malapetaka?” Tanya Davide pada
kakanya, dapat dilihat bahwa Davide tidak percaya akan terjadi malapetaka.
Pangeran Lence mengehela nafas panjang, “Aku juga tidak ingin ini terjadi,
sayangnya 10 peramal telah melihat masa depan. Dan malapetakan akan segera
terjadi” 10 peramal dari 4 Negri telah
berkumpul, selama lebih dari 2 abad, ramalan yang diberikan oleh keturunan 10
peramal selalu benar dan tepat. Dan aku tahu siapa penyebabnya, Luc.
“Kemungkinan malapetaka akan terjadi, tapi bagaimana
bila kita mencegah malapetaka tersebut?” Aku berbicara seakan-akan itu adalah
hal yang mudah, terdapat 3 pusaka yang harus dijaga. Dan kini tidak ada yang
tau Luc berada dimana dan apa rencananya. “Itu bukanlah sesuatu hal yang mudah.
__ADS_1
Dalangnya saja tidak tahu ada dimana” ada seseorang yang berbicara, dia adalah
penasehat keluarga kanaelt.
“Dalangnya ingin untuk menguasai ke-5 benda pusaka,
dan mendatangkan malapetaka. Apa kita tidak bisa mencoba untuk melindungi benda
pusaka? Dan lebih gampangnya lagi bila kita mengumpulkan benda pusaka disatu
tempat dan ke-4 negri akan menjaganya” Aku mengangkat pendapatku, dan aku tahu
presentase untuk melakukanya sangatlah sulit. “Putri Deolinda, bukankah kamu
sudah menguasai Blue Crystal? Apa kamu tahu bila diruangan pusaka terdapat
ukiran dan lukisan yang berubah-ubah seiring waktu? Hal itu menadakan ramalan
sebuah kejadian masa depan namun selama lebih dari 2 abad tidak ada yang bisa
mengartikanya....” maksud dari penasehat adalah, aku harus mencoba untuk
memecahkan ramalan kuno yang belum pernah ada seorang yang bisa memecahkanya.
“Aku akan mencobanya, bila diperbolehkan” setelah
melihat penasehat aku menengok kearah Pangeran Lence untuk mendapat izin. “Bawa
mulut Pangeran Lence. “Deolinda apa kamu yakin soal ini? 1 abad yang lalu raja
terdahulu mencobanya dan ia mati..” Davide sangat mengkhawatirkanku bahkan
pergelangan tanganku saja dipegang dengan begitu kuat. “Aku akan berusaha
semampuku dan tidak akan memaksakan diri!” aku mencoba untuk menenangkan
kekhawatiran Davide, setelah Davide tenang. Barulah kami pergi keruang pusaka
tersebut.
Setelah sampai didepan pintu megah ruang pusaka dan
terbukalah pintu tersebut. Aku memasuki ruangan pusaka, dan memang seluruh
ukiran berubah menjadi lebih memusingkan untuk dilihat. Aku berjalan kearah
altar Blue Crystal, membacakan mantra yang entah bagaimana aku ketahui.
Terlihat aksara kuno dan aksara sihir bergerak mengelilingi diriku, lingkaran
dan pola sihir terbentuk diruang pusaka. Tidak dapat dipungkiri kekuatan ku
__ADS_1
terkuras lebih dari ½ nya.
Setelah itu munculah cahaya yang sangat terang
menunjukan layar sihir atau kita kenal diabad 21 hologram. Layar tersebut
memunculkan sebuah potongan kejadian dimasa depan. Saat kita bertempur melawan
Luc dan juga saat kita berusaha mengamankan benda pusaka, namun kita tidak
mengetahui akhirnya.
“Ku ucapkan selamat pada Yang Mulia Tuan Puteri
Deolinda dari Negri kekuasan terbesar dan terlindungi oleh Dewa Agung, Negri
cahaya matahari slalu terkaruniai, Negri Kristal. Tuan Puteri sudah berhasil
memecahkan lamaran pusaka Blue Crystal, yang semulanya tidak ada yang bisa melakukanya.
Seorang jenius telah lahir” Sebuah ucapan selamat yang pernah kudengar
dikehidupan ini. “Deolinda, kita tidak bisa istirahat ada 3 Negri yang sedang
panik akan malapetaka.” Aku mengerti apa yang dipikirkan Davide.
“Ya, aku tidak terfikirkan kita harus kemana dulu
setelah ini. Bila mereka ke Negri Keyna seperti tidak ada gunanya....” belum
saja omongan ku selesai sudah terpotong oleh penasehat. “Tidak Puteri,
kemungkinan besar mereka akan tetap pergi keNegri Keyna. Apa anda lupa jalur
untuk menguasai pusaka?” Aku bahkan sampai lupa tentang hal yang kukatakan pada
Sam dulu. “Sebuah benda pusaka memiliki hubungan yang erat dengan benda pusaka
lainya dan harus sesuai dengan jalur yang sudah ditetapkan. Dari air yang
merupakan sumber kehidupan, terdapat tanah yang ditumbuhi tumbuhan, tumbuhan
yang menghasilkan udara, dan ada hal buruk yaitu terpiculah api. Lalu berubah
menjadi yang terkuat.” Penjelasan yang kukatakan menjadi bukti bahwa target
selanjutnya adalah Negri Keyna.
“Jangan sampai Luc satu langkah didepan kita, ayo
pergi” Davide benar, tidak ada waktu untuk kita beristirahat.
__ADS_1