Journey To Another World

Journey To Another World
#47


__ADS_3

Beberapa hari kemudian banyak sekali monster yang berhasil


beradaptasi dengan iklim sekitar. Menurut hasil penelitian dan pengamatan,


beradaptasi kekuatan mereka masih melemah, namun setelah beberapa waktu mereka


akan cukup kuat degan memanfaatkan sumber daya yang ada.


“Rina, bagaimana dengan papa dan mama? Apa yang sebenarnya


mereka tangani?” tanya Davide kepada Citrinia, dia menanyakan tentang kedua


orangtua dari Citrinia. “Papa, mama? Sejak kapan kamu memanggil mereka seperti


itu? Mereka baik, mereka sedang menangani dibagian kutub utara katanya kekuatan


glasir dan spirit serta lainnya sangat tidak stabil disana” balas Citrinia, dia


tidak tahu sejak kapan Davide memanggil kedua orang tunanya dengan sebutan ‘papa’


dan ‘mama’.


“Oh OK, kamu tidak tahu kalau mereka memintaku untuk


memanggilnya seperti itu?” balas Davide, balasan dari Davide sangat membuat


Citrinia terkejut, dia tidak menyangkan akan terjadi hal seperti itu. “Waw,


mereka teramat menyukaimu. Ben saja tidak diperbolehkan untuk memanggil dengan


sebutan seperti itu” balas Citrinia, Ben memang lebih dekat dengan keluarga


Citrinia tapi dari dulu Ben tidak diperbolehkan untuk memanggil dengan sebutan ‘papa’


atau ‘mama’.


Citrinia dan Davide yang baru saja sampai dari melawan monster,


rencannya mereka akan beristirahat sebentar lalu kembali menulusuri kota untuk


membasmi para monster. Namun, rencana itu gagal karena sirene merah yang


berbunyi menandakan bahwa ada monster yang menyerang.


“Oh ayolah, sepertinya kita tidak bisa beristirahat untuk


sementara waktu. Rina ayo!” ujar Davide yang baru saja duduk disofa. “Yaya, ayo”


balas Citrinia, mereka segera mengatur letak portal yang akan dituju dan


langsung saja memasuki portal tersebut.


Sesampainya ditempat kejadian, kota yang sudah hancur dan


terbenkalai menjadi lebih hancur lagi. “Monster ini sangatlah besar” ujar


Citrinia yang melihat tinggi monster yang lebih dari bangunan pencakar langit


tertinggi dikota tersebut dan badan yang sangat besar. “Baiklah, mari kita


lihat segel fire? Water? Wind? Plant and soil?” guman Davide, dia harus mencari


tahu kelemahan dari monster agar mudah untuk mengalahkannya.


“Bila diliat dari karateristiknya, dia berasal dari wilayah


gurun. Kemungkinan kelemahannya adalah air atau tanaman” ujar Citrinia yang dengan


cepat menganalisis karateristik yang dimiliki monster tersebut. Davide mencoba


untuk menyerang menggunakan sihir Water dan Plant and Soil.


Air yang mengenai tanaman dan tanah membuat mereka tumbuh


dengan cepat, sehingga dalam sekejap monster itu sudah dikekang oleh tumbuhan


menjalar dan air dimana-mana. Citrinia juga membantu agar air dan tumbuhan itu


semakin kuat. “Monster itu melemah, Davide segera buat segel!” ujar Citrinia,


karena keahlian seorang Five Forces salah satunya adalah pembuat lingkaran


sihir. Segel juga merupakan lingkaran sihir yang mengekang apapun itu, agar tidak


menggila dan dapat dikontrol.


Sesaat kemudia lingkaran sihir sudah selesai dibuat, dan

__ADS_1


benar kelemahanya adalah air serta tumbuhan. Karena pengalaman saat harus


membuka segel dan menyerang sangatlah buruk, mereka menemukan cara baru. Davide


membuat lingkaran sihir yang hanya bisa diakses oleh Citrinia, Ben dan Caneza. Sehingga


saat membacakan mantra dan terhubung dengan segel, kekuatan sihir akan ditrasferkan


kepada lingkaran sihir membuat segel menjadi kuat dan menyakitkan.


Sihir yang digunakan cukup untuk menghancurkan monster dan


tidak akan merusak kristal yang berada ditubuh mereka. Hanya beberapa monster


yang mempunyai kristal ditubuhnya, namun monster yang lain tidak memilikinya.


Ada beberapa kemungkinan saat monster memiliki kristal


ditubuh mereka. 1. Tubuh mereka akan berkali-kali semakin kuat 2. Mereka akan


melemah 3. Mereka akan mati begitu saja, dan satu lagi yang sangat jarang


ditemukan kekuatan kegelapan yang berada ditubuh para monster dapat


menghancurkan kristal ditubuhnya.


Bila kekuatan suci masih terlalu lemah dan kecil akan dengan


mudahnya dikuasi oleh kekuatan kegelapan dan bisa dihancurkan kapanpun. Tapi, kekuatan


suci dari kirstal kebanyakan sudah berkembang dan tidak dapat dihancurkan


dengan mudah.


Kristal Suci itu ternyata memiliki nama yaitu Sanctus


Crystal, yang berarti kristal yang memiliki kekuatan suci. Kejadian serupa


pernah terjadi saat malapetaka yang terjadi lebih dari 1000 tahun lalu, sebuah


kristal yang memiliki kekuatan suci berada ditubuh dan benda yang kekuatan


kegelapannya sangat besar.


Beberapa hari kemudian banyak sekali monster yang berhasil


beradaptasi dengan iklim sekitar. Menurut hasil penelitian dan pengamatan,


beradaptasi kekuatan mereka masih melemah, namun setelah beberapa waktu mereka


akan cukup kuat degan memanfaatkan sumber daya yang ada.


“Rina, bagaimana dengan papa dan mama? Apa yang sebenarnya


mereka tangani?” tanya Davide kepada Citrinia, dia menanyakan tentang kedua


orangtua dari Citrinia. “Papa, mama? Sejak kapan kamu memanggil mereka seperti


itu? Mereka baik, mereka sedang menangani dibagian kutub utara katanya kekuatan


glasir dan spirit serta lainnya sangat tidak stabil disana” balas Citrinia, dia


tidak tahu sejak kapan Davide memanggil kedua orang tunanya dengan sebutan ‘papa’


dan ‘mama’.


“Oh OK, kamu tidak tahu kalau mereka memintaku untuk


memanggilnya seperti itu?” balas Davide, balasan dari Davide sangat membuat


Citrinia terkejut, dia tidak menyangkan akan terjadi hal seperti itu. “Waw,


mereka teramat menyukaimu. Ben saja tidak diperbolehkan untuk memanggil dengan


sebutan seperti itu” balas Citrinia, Ben memang lebih dekat dengan keluarga


Citrinia tapi dari dulu Ben tidak diperbolehkan untuk memanggil dengan sebutan ‘papa’


atau ‘mama’.


Citrinia dan Davide yang baru saja sampai dari melawan monster,


rencannya mereka akan beristirahat sebentar lalu kembali menulusuri kota untuk


membasmi para monster. Namun, rencana itu gagal karena sirene merah yang


berbunyi menandakan bahwa ada monster yang menyerang.

__ADS_1


“Oh ayolah, sepertinya kita tidak bisa beristirahat untuk


sementara waktu. Rina ayo!” ujar Davide yang baru saja duduk disofa. “Yaya, ayo”


balas Citrinia, mereka segera mengatur letak portal yang akan dituju dan


langsung saja memasuki portal tersebut.


Sesampainya ditempat kejadian, kota yang sudah hancur dan


terbenkalai menjadi lebih hancur lagi. “Monster ini sangatlah besar” ujar


Citrinia yang melihat tinggi monster yang lebih dari bangunan pencakar langit


tertinggi dikota tersebut dan badan yang sangat besar. “Baiklah, mari kita


lihat segel fire? Water? Wind? Plant and soil?” guman Davide, dia harus mencari


tahu kelemahan dari monster agar mudah untuk mengalahkannya.


“Bila diliat dari karateristiknya, dia berasal dari wilayah


gurun. Kemungkinan kelemahannya adalah air atau tanaman” ujar Citrinia yang dengan


cepat menganalisis karateristik yang dimiliki monster tersebut. Davide mencoba


untuk menyerang menggunakan sihir Water dan Plant and Soil.


Air yang mengenai tanaman dan tanah membuat mereka tumbuh


dengan cepat, sehingga dalam sekejap monster itu sudah dikekang oleh tumbuhan


menjalar dan air dimana-mana. Citrinia juga membantu agar air dan tumbuhan itu


semakin kuat. “Monster itu melemah, Davide segera buat segel!” ujar Citrinia,


karena keahlian seorang Five Forces salah satunya adalah pembuat lingkaran


sihir. Segel juga merupakan lingkaran sihir yang mengekang apapun itu, agar tidak


menggila dan dapat dikontrol.


Sesaat kemudia lingkaran sihir sudah selesai dibuat, dan


benar kelemahanya adalah air serta tumbuhan. Karena pengalaman saat harus


membuka segel dan menyerang sangatlah buruk, mereka menemukan cara baru. Davide


membuat lingkaran sihir yang hanya bisa diakses oleh Citrinia, Ben dan Caneza. Sehingga


saat membacakan mantra dan terhubung dengan segel, kekuatan sihir akan ditrasferkan


kepada lingkaran sihir membuat segel menjadi kuat dan menyakitkan.


Sihir yang digunakan cukup untuk menghancurkan monster dan


tidak akan merusak kristal yang berada ditubuh mereka. Hanya beberapa monster


yang mempunyai kristal ditubuhnya, namun monster yang lain tidak memilikinya.


Ada beberapa kemungkinan saat monster memiliki kristal


ditubuh mereka. 1. Tubuh mereka akan berkali-kali semakin kuat 2. Mereka akan


melemah 3. Mereka akan mati begitu saja, dan satu lagi yang sangat jarang


ditemukan kekuatan kegelapan yang berada ditubuh para monster dapat


menghancurkan kristal ditubuhnya.


Bila kekuatan suci masih terlalu lemah dan kecil akan dengan


mudahnya dikuasi oleh kekuatan kegelapan dan bisa dihancurkan kapanpun. Tapi, kekuatan


suci dari kirstal kebanyakan sudah berkembang dan tidak dapat dihancurkan


dengan mudah.


Kristal Suci itu ternyata memiliki nama yaitu Sanctus


Crystal, yang berarti kristal yang memiliki kekuatan suci. Kejadian serupa


pernah terjadi saat malapetaka yang terjadi lebih dari 1000 tahun lalu, sebuah


kristal yang memiliki kekuatan suci berada ditubuh dan benda yang kekuatan


kegelapannya sangat besar.

__ADS_1


__ADS_2