
Setelah sampai di kastel utama, raja dan ratu menyambutku
dengan hangat, mereka memeluk-ku, sambil menangis. Jujur saja hatiku tersayat,
aku berharap bukan aku disini namun Deolindalah yang menerima segala
kehangatan. Namun aku? Aku seharusnya yang mendapat sikap dingin dari kedua orang tuaku, dan aku
seharusnya tahu bahwa aku adalah seorang Elected. Tidak! Aku tidak boleh
menggerutu seharusnya aku berterimakasih pada Deolinda karna semua yang telah
dia berikan kepada ku, semuanya. Sehhinga aku bisa merasakan apa artinya
keluarga, dan teman.
“ayah, ibu, ada yang harus aku bicarakan dengan kalian, ini
soal Luc dan...... kak Zayth” setelah aku berkata seperti itu, nampak wajah
terkejut mereka yang tidak bisa ditutupi dan sebentar seluruh ruangan menjadi
sunyi. Bahkan dayang dan penjaga seluruhnya menjadi diam seribu bahasa. “ Ayah,
ibu, sepertinya kita tidak bisa berbicara disini, Sam juga harus ikut” Raja
menghela nafas panjang. Lalu menuntun kami pergi keruangan kerjanya.
“Sekarang kamu bisa bicara bukan? Deolinda” Tanya Sang Raja.
Aku mulai mengumpulkan keberanian dan menceritakan hal yang sama seperti yang
aku beri tahu kepada Sam. Setelah selesai menceritakan tentang kejadian lalu,
aku mulai berbicara tentang hilangnya BLUE CRYSTAL. Dan untuk kesekian kalinya
orang tua dari Deolinda nampak terkejut. “Nak, apa kau yakin tentang apa yang
baru saja kamu bicarakan?” Tanya Sang Ratu, dia sedikit ragu untuk
mempercayaiku. Aku hanya bisa mengangguk dan berkata ya, untuk ketidak yakinan
Ratu.
“Ayah, aku akan pergi, aku akan pergi untuk melawan Luc” Sam
mengajukan diri untuk ikut serta digaris depan melawan Luc. “Tidak itu
berbahaya, Ayah biar aku saja yang melawanya digaris depan!” lebih baik aku
yang melawan Luc digaris depan dan Sam tetap menjaga diNegri Kristal, menjaga
__ADS_1
The Strongest Heirloom.
“Deolinda, ini bukan main-main nak” Raja juga meragukan
diriku, aku tidak tahu harus meyakinkan mereka seperti apa. “Ayah, segel ku
sudah terbuka, sekarang aku sudah ada di tahap 5 awal pelatihan, saat aku
melawan Luc pasti aku tidak sendiri, dan Davide juga pasti diiukut sertakan
bukan?” Raja mengehela nafas panjang, Ratu nampaksangat khawatir, namun mereka
tidak percaya saat aku berkata mencapai tahap 5 awal.
“Benar, ayah kakak sudah mencapai tahap 5 awal pelatihan,
ini saatnya dia menjalankan tugas sebagai elected” Benar yang dikatakan Sam,
aku Citrinia sebagai elected, harus menjalankan tugasku. “Ibu tetap khawatir
dengan kondisi tubuhmu, Baginda mengapa kita tidak memanggil mereka?” Ratu
bertanya pada Raja, mereka yang Ratu maksud sepertinya adalah keluargaku.
“Mereka disana juga sedang kesusahan, apa kau tahu keponakanku telah tiada?
Milanda dan Adam pasti sedang kesusahan, jangan menambah beban mereka” Aku
aku berusaha mencerna semuanya. “Apa!? Kak Citrinia saja belum mengingat kita,
namun dia sudah tiada! Ayah, apa disana juga terjadi ketidak seimbangan?”
Ternyata Sam sudah mengenaliku sebagai Citrinia.
“Sam benar, disana sedang banyak kejadian aneh dan ketidak
seimbangan glasir. Sepertinya kita hanya bisa berharap padamu Deolinda” Aku
masih tidak mengerti hubungan apa antar aku dengan Raja, yang kutahu sekarang
adalah, aku adalah keponakan sang raja. Aku harus bertanya kepada Deolinda
setelah ini.
“Aku akan pergi melawan Luc digaris depan, aku harap ayah
dan ibu tidak terlalu khawatir denganku, dan Sam, aku percaya kamu bisa menjaga
Negri kita, menjaga ayah-ibu, rakyat dan tentunya The Strongestt Heirloom” Aku
menempuk pundak Sam, memberinya rasa percaya diri, namun tanggung jawab yang
__ADS_1
bergitu besar harus ku serahkan padanya.
Namun aku harus membalas dendam, dan melaksanakan misi. “Baik kak, aku akan
melakukannya dengan baik, kau percaya saja padaku. Tapi kenapa kakak tidak
menguasai kekuatan pusaka kita?” Mungkin banyak yang berfikir demikian. “Tidak
bisa, kekuatan benda pusaka adalah saling berambung dan memiliki pola, bila
menguasai dengan asal, bisa-bisa aku mati” Entah bagaimana aku mengetahui hal
tersebut dan bisa mengatakanya dengan lancar. “Benar apa yang dibicarakan
kakakmu Sam” Ternyata benar apa yang kubicarakan, apa ini karna aku elected?
Namun dengan perkataan Sam, bahwa aku belum mengingatnya, apakah aku amnesia?
Aku disuruh untuk beristirahat dan menyiapka diri untuk
petualangan yang sesungguhnya. Namun malam ini aku sama sekali tidak bisa
menutup mata. Aku teringat perkataan tetang papa dan mama, tentang aku adalah
keponakan sang Raja dan sepupu dari Sam. Susah untuk-ku mencerna semuanya, lalu
apakah aku dan Davide dulunya saling kenal? Kenapa kau tiba-tiba terpikirkan
dirinya!?
Kira-kira pukul 02,00 AM aku baru bisa tertidur, setelah
memikirkan semuanya. Seperti apa aku melupakan sesuatu tentang keluargaku?
Namun aku ingat sanak keluarga sudah tidak ada, hanya terisisa ‘paman’ palsu
diperusahaan waktu itu. Apakah aku pernah kesini sewaktu kecil? Tidak, aku
selalu sibuk dengan belajar, pertemuan dengan anak-anak lain seusia ku sewaktu
kecil, lalu belajar lagi. Dan tidak pernah liburan, bila liburan aku hanya ada
divila dan tidur.
Bagaimana bisa aku seorang elected sungguhan? Apa benar yang
dikatakan Davide waktu itu? Lalu masih banyak lagi. Ini sudah menjadi kebiasaan
merenungkan sesuatu yang tak ku mengerti sampai aku mengerti, namun kali ini
tidak seperti itu karna aku sudah megantuk dan kelelahan.
__ADS_1