Journey To Another World

Journey To Another World
#6


__ADS_3

Eugh! Dimana ini? Apa aku masih hidup......ah tubuh


Deolinda, tapi ini dimana? “Permisi, apa ada orang disini?” kataku dengan suara


yang sedikit keras. “kau sudah sadar? Baguslah, tunggu aku akan mengambilkan


minum untukmu, apa kau buth yang lain?” pria yang tidak kuketahui muncul,


sepertinya dia yang menolongku. “terimakasih” sangat susah untuk berkata


terimakasih, ternyata aku sama sekali tidak pernah mengatakan trimakasih,


sangat tidak berhati.


Lelaki itu pergi, dan kembali lagi dengan membawa segelas


air dan obat. “biar aku gunakan sihirku” ucapnya, tangannya menjulur dan bisa


dilihat cahaya biru yang terang namun lembut. “terimakasih, kalau boleh tau ini


dimana?” \ “Pulau Lao, pualu terpencil negri Kanelt” \ “hah!? Dan kamu


siapa?” \ “....sendirinya?\ ‘benar, Deolinda ini sama sekali tidak terkenal’


“Deolinda, hey aku sudah memberi tahu namaku sekarang kamu siapa?” \


“.........Davide, kau beristirahatlah dulu”


Raja pasti mengkhawatirkan ku, harus cari cara untuk pergi.


Tapi Davide, sepertinya pernah dengar deh, dan rupanya seperti bagsawan, sekali


lihat pasti banyak yang mengira dia adalah bangsawaan, atau darah biru?


Efek dari obatnya membuatku mengantuk dan aku terlelap. Aku


terbangun entah jam berapa, aku berdiri dan mencari dapur untuk mengambil air,


tengorokan ku sangat kering. “apa yang kau lakukan!”, Davide telah kembali,


bila dilihat dia dari pasar. “tenggorokan ku kering” ucapku sambil memegang


leher yang merasa tidak nyaman. “duduklah aku akan mengambil air” ucapnya lalu


berlalu pergi.


Davide, dia mirip aku yang dulu. Apa Sam khawatir dengankku?


Pikirku yang semakin lama juga semakin bercabang, baru saja berjalan sedikit


tapi kenapa rasanya lelah sekali? “nih minumlah” Tanpa aku sadari Davide sudah


berada didepanku dengan segelas air. “terimakasih” aku sudah bertekat agar


lebih sering menghargai orang lain dan lebih sering berterimakasih.


“bila ada yang mau ditanyakan silahkan” \ “kapan kamu


menyelamatkan ku? Dan dimana?” \ “di pinggir pantai, 10/9 hari yang lalu” \


“butuh apa untuk ke negri Kristal?” \ “negri Kristal? Kalau kamu bisa


menggunakan sihir.... portal? Dan kalau tidak, bisa beli tiket kapal” \


“berapa harga tiket kapal?” \ “seingatku untuk harga kelas bawah 3 gold.


Menengah 5 gold dan kelas atas 8 gold” \  “mahal banget ya, gimana kalo aku kerja buat kamu dan kamu bayar aku?”


\ “kalo gitu, dipotong tempat tinggal, makan, kebutuhan sehari-hari kamu hanya


bisa 200 koin per minggu”


200 koin atau setara 1 perak, berarti aku harus disini

__ADS_1


selama 3 ½ bulan atau 4 bulan! “tapi kamu kan tuan putri, jadi aku sudah


mengirim surat untuk raja” Ternyata Davide telah mengetahui hal tersebut,


beruntunglah aku malas bekerja dengan orang seperti ini! Tidak! Kau harus


berubah Citrinia! Sekali lagi efek dari obat yang diberika Davide aku mulai


mengantuk, dan aku kembali kekamar sebelumnya, lalu tertidur.


Saat aku tertidur aku mulai bermimpi, aku berada ditempat


yang entah tempat apa itu, dan aku melihat sebuah cahaya terang dari sisiku,


dan aku melihat seseorang yang mirip dengan Deolinda.


“Apa kamu Deolinda?” tanyaku yang kebingungan saat itu dan


mencoba melihat situasi. “Ya, Citrinia, kamu sedang dalam tubuhku, aku yang


menarikmu kesini. Sebenarnya bukan menarik sih tapi menyelamatkan” ucapnya, ternyata


Deolinda sangat cantik.


“menyelamatkan? Maksudmu adalah?” \ “ingatkan kamu mati


sebelumnya, kalau aku gak narik kamu kesini, kamu bener-bener udah mati, dan


sedang dialam baka” \ “sekarang aku mengerti, apa itu alasan aku hidup


ditubuhmu?” \ “bukan itu saja, aku memilihmu untuk menggantikanku hidup, dan


membalas dendam juga menyelamatkan nyawamu” \ “balas dendam terhadap Luc?


Nyawaku?” \ “ya balas dendam padanya, aku akan memberitahumu alasanya tapi


untuk nyawamu itu, aku masih belum bisa memberitahukanya padamu” \ “Baiklah”


“aku bukanlah anak tertua dari ayah dan ibu ku, namun ada


malam terdapat penyerangan dikastel kakakku, saat aku berada disana memang


terdapat bekas pemberontakan, seperti kursdi yang terbalik, dan masih banyak


lagi, dayang menumakan sebuah surat berisi kata-kata terakhir kakakku isinya


berupa


Deolinda, maaf kakak


tidak bisa menemanimu sampai akhir, kakak sudah menduga akan terjadi hal ini,


dan kakak akan tiada, dan kakak akan memberi gelar PUTRA MAHKOTA ini kepadamu,


dan setelah malam ini kamu adalah seorang PUTRI MAHKOTA , yang giat yah


belajarnya, kakak gak ninggalin kamu kok, karna kakak selalu dihati kamu, dan


kakak berpesan sama kamu, jangan deket atau akrab, lebih baik bila kamu


menjauhinya, dia adalah...


Belum selesai dia menulisnya, dan mereka datang, aku


mengamuk dan tidak bisa mengendalikan emosi saat itu dan kekuatan ku tak


terkendali, aku hampir membunuh seluruh orang, untung saja Sam datang, dan dia


menenagkanku, sejak saat itu kekuatan ku disegel, dan aku tidak bisa membuka


segel tersebut, malahan aku jadi lemah, dan Luc yang sengaja membuatku


terjatuh,dia punya rencana, tapi aku malah mati. “

__ADS_1


“jadi, rencana Luc adalah menyelamatkanmu lalu melamarmu?


Sebagai bentuk hadiah dia juga akan menjadi putra mahkota” \ “kamu benar, dan


dia yang menyelamatkanmu adalah Davide, dia adalah putra kedua dari negri


Kanaelt” \ “hmmmm, sudah kuduga dia adalah bangsawan” \ “ada masalah besar


sekarang, pusaka negrinya telah dicuri” \ “misi pertamaku?” dan Deolinda hanya


membalas dengan senyuman dan anggukan perlahan lalu dia menjelaskan beberapa


hal lagi, seperti benda-benda pusaka dan lain-lain. Lalu aku terbangun.


“sudah bangun? Baguslah aku tidak usah repot membangunkan


mu” ternyata Davide sudah berada di depanku. “hmm, ngomong-ngomong terimakasih


atas pertolngan anda YANG MULIA DAVIDE dari negri KANAELT” ya ada beberapa kata


yang aku tekankan padanya. “kau rupanya sudah ingat yah” balasnya dengan senyum


seringainya, “hey, bisa bantu aku latihan gak?” \ “latihan apa TUAN PUTRI” \


“latihan menggunakan sihir atau kekuatan dan semacamnya” \ “bukankah


seharusnya ada guru pribadi yah?” \ “hmm, aku tidak pernah diajarkan sihir dan


bela diri” \ “baiklah, bagaimana bisa aku menolak seseorang seperti TUAN PUTRI


bahkan kekuatan yang begitu GLAMOR”


 Dan pada akhirnya,


aku berlatih bersamanya, aku berlatih menggunakan sihir-sihir dasar juga seni


bela diri. Saat belajar seni bela diri denganya, Davide nampak terkejut dengan


kemampuanku, aku menawarkan untuk belajar seni bela diri karna kukira akan beda


dengan dibumi, ternyata sama saja, hey aku Citrinia sudah dari kecil menguasai


seni bela diri!


Pada suatu hari saat kita sedang beristirahat Davide


tiba-tiba bertanya padaku. “Hey, bukankah kau belajar dari buku sajakan? Apa


ada kata bumi disana?” dia bertanya tentang bumi, tempat tinggalku. “ya, ada.


Kenapa kamu bertanya tentang ini?” tanyaku balik. “aku? Aku ingin kesana, ada


seseorang yang sangat penting bagiku, haish, sayangnya tidak bisa kesana,


sangat sakral untuk orang biasa, untuk pergi kesana, aku iri dengan Elected”


ini pertama kalinya aku mendengar dia berbicara panjang lebar.


“Elected? Apa itu?” Elected  terdengar familiar, padahal aku baru saja


mendengar hal tersebut. “Elected adalah keluarga terpilih, atau orang terpilih,


mereka yang bertugas untuk mengendalikan seluruh keseimbangan kekuatan sihir di


Crystal World dan bumi, suatu hari hampir seluruh orang Elected terbunuh, dan


orang yang terpenting bagiku, harus menjalankan tugasnya dan pergi ke bumi, apa


kau tahu? Kau adalah seorang Elected, Deolinda” aku merasa iba padanya,


seseorang yang penting baginya harus pergi, tapi entah mengapa aku sakit hati.


“benarkah? Aku tak menyangka hal tersebut, aku turut bersedih dengan ceritamu”

__ADS_1


aku berusaha untuk menghiburnya, tapi Davide malah tertawa dengan sangat lebar


dan berkata “aku tidak butuh rasa simpati mu”


__ADS_2